RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 68


__ADS_3

Semua orang bertepuk tangan dan teman - teman lainnya memberiku selamat karena aku berhasil masuk ke semifinal untuk single .


"Selamat ya Rin ...kamu hebat " ucap kak Vera


"Makasih kak ...kakak juga " ucapku


"Tapi aku kan sudah gugur ...kakak doain kamu menang dan dapat juara " ucap kak Vera


"Makasih ya kak ... dan maafkan aku kalau ganda putri gugur gak masuk semi final ... aku merasa bersalah " ucapku sedih


"Lhoo bukan salah kamu Rin ... kita kan Tim ... kamu tadi sudah hebat ...tapi aku yang pakai acara kakiku harus terkilir jadi gak bs bermain dengan baik ... akhirnya kamu main sendiri melawan mereka berdua " ucap kak Vera


"Aku tetap merasa bersalah kak ... andai saja aku bisa bermain lebih baik ...mungkin kita gak kalah " ucapku lirih


"Sudahlah ...jangan salahkan dirimu sendiri ...yang terpenting single dan ganda campuran kamu harus bermain dengan baik " ucap kak Vera seraya merangkul ku


"Iyya kak ...aku kan berusaha sekuat tenagaku " ucapku Lirih


" Jangan sedih lagi ya ... senyum dong "


Aku pun tersenyum kan Vera pun tersenyum.


"Nah kalau senyum kan cantik ... oh ya Malam ini aku pulang ya Rin ...karena udah seminggu aku gak kuliah " ucap kak Vera


"Yaacchhh ... kak Vera tinggalin aku dong" ucapku sedih


"Kan ada Verdy yang selalu nemanin kamu " goda kak Vera dengan mengedipkan sebelah matanya


"Kak ...dia itu udah ada pacar ...teman kuliahnya " ucapku pelan


"Kan janur kuning belum melengkung Rin ...masih ada kesempatan" ucap kak Vera semakin membuatku tersipu


"Nggak ahh kak ...takut... " ucapku


Hahahah...hahahah


"Kamu tetap semangat ya Rin ... aku tetap dukung kamu Rin" ucap Kak Vera


"Makasih kak ...eh dukung apa ini ??" tanyaku


"Dukung jadi pemenang lomba dan juga pemenang hatinya Verdy juga boleh " ucap kak Vera


"Haaaah ??? kakak ini " ucapku lirih


"Hahahah ....wajahmu merah ...artinya kamu emang suka ya sama dia " tanya kak Vera


"Suka sama siapa??" tanya kak Verdy yang tiba - tiba telah berada di antara aku dan kak Vera.


Aku dan kak Vera terkejut .Kak Vera tersenyum jahil .


"Karin lagi suka sama orang ...tapi dia takut kalau dia bertepuk sebelah tangan" ucap kak Vera


"Ooh ya... siapa Rin ???" tanya kak Verdy menatapku


"Tau ahh kak Vera itu ngomongnya ngacoo mulu dari tadi " ucapku lirih


"Hehehe ...oh ya selamat ya buat kalian berdua ...karena Tim Ganda campuran juga masuk Final " ucap kak Vera tersenyum melirikku yang salah tingkah.

__ADS_1


"Makasih ya Vera ..." ucap Verdy


"Sama - sama ...oh ya Aku permisi dulu ya ...mau pesan tiket Bus dulu ...karena malam ini aku balik duluan " ucap kak Vera


"Lhoo ...sepi dong kalau kamu balik" ucap kak Verdy


"Kan kalian bisa lebih asyik " ucap kak Vera menggoda kami


"Kaaaakk " ucapku


"Hehehehe ....byeee " ujar kak Vera seraya berlalu


Kak Verdy menggeleng - geleng dan tersenyum melihat kak Vera .


"Dia lucu " ucap kak Verdy


"Hehehe ...iyya kak "


"Eh selamat ya Rin kamu masuk Semi Final ..." ucap kak Verdy


"Kakak juga selamat ...semoga kita bisa menang ya kak ...meski aku gak yakin sih bisa menang" ucapku lirih


"Kamu harus yakin Rin ... kamu pasti bisa " ucap kak Verdy mencoba menyemangatiku


"Makasih kak " ucapku


Ponselku berdering dan ku cek panggilan dari Mami .Aku tersenyum .


"Kak ...aku angkat dulu ya telefon dari Mami " ucapku


Aku pun bergegas berjalan keluar dari gedung . Karena di gedung berisik oleh suara teriakan para penonton mendukung tim mereka .


"Halo Mam ..." ucapku setelah berada diluar gedung


"Halo nak ...kok lama angkat telefon dari mami ???... kamu baik - baik saja kan ?? " tanya Mami dengan nada khawatir


"Aku baik - baik saja Mam ... aku tadi lagi di dalam gedung ...baru selesai bertanding " ucapku lirih


"Lalu gimana ??? kamu menang atau kalah???" tanya Mami


"Aku menang Mam ... single masuk Semifinal dan ganda campuranku juga ...tapi ganda putri gugur mam " ucapku


"Piiii ....papiiii....karin Menang masuk semi final " teriak mami memanggil papi


Aku hanya tersenyum menggeleng2 .


"Aduhh papimu gak tau kemana ini ... dia pasti senang kalau tau kamu menang nak " ucap Mami


"Iyya Mam ... mungkin papi lagi di taman samping rumah " ucapku lirih


"Mungkin ...biarlah nanti mami yang kasih tau dan biar nanti papi telefon kamu ..." ucap mami


"Iyya Mam ... makasih ya Mam" ucapku lirih


"Ohh yaa ... kamu itu bermain di tiga tim ??? hebat kamu nak " tanya Mami lirih


"Iyya tapi yang lolos ke semi final cuman dua tim saja Mam"

__ADS_1


"Gak apa sayang ...tetap semangaat ya ...kamu pasti bisa menang " ucap mami lirih


"Makasih mam ...oh yaa nanti kita lanjut ya Mam ...aku mau masuk kedalam gedung lagi " ucapku lirih


"Iyya nak ...mami minta maaf tidak bisa menemani kamu bertanding nak " ucap wanita yang tengah melahirkan ku itu .


"Tidak apa - apa Mi ... Karin sayang Mami " ucapku lirih dan mengakhiri percakapan kami di telefon .


Aku menekan tombol merah dan memasukan ponsel ke kantong tas . Aku mendengar seseorang memanggilku.


"Karin "


Aku berbalik dan mencari arah suara yang tengah memanggilku . Aku terkejut melihat sosok pria berkaos kuning berkerah dan memakai celana jeans tengah duduk di atas motor yang terparkir.


"Kak Andi ????" ucapku terkejut


Pria itu tersenyum dan melambai ke arahku. Aku pun bingung dan tak percaya jika kak Andi datang ketempat ini.Aku berjalan ke tempat parkiran.


"Karin ... " panggil kak Andi


"Kakak ada disini ??? tanyaku


"Aku merindukan pacarku ...jadi aku ijin 3 hari tidak dinas " ucap kak Andi


"Tapi kak ... kok tau aku disini "


"Hemm bukannya gedung olah raga cuman satu ini aja ... kamu pasti bertanding disini dong " ucap kak Andi lirih


"Hemmm gitu "


"Ya udah ...yuk ikut aku " ucap kak Andi


"Aku masih pakai baju olahraga kak " ucapku lirih


"Gak apa ...kita cuman ngobrol saja kok sambil makan atau minum - minum jus" ucap kak Andi


"Tapi ... aku " ucapku ragu


"Kenapa Rin ... kamu takut aku apa - apain ? " tanya kak Andi


"Bukan ...bukan itu kak ...aku takut nanti di cari pelatih ...di cari sama Tim " ucapku lirih


"Kamu chat aja pelatih mu Rin ...kalau kamu itu lagi pergi sama pacarmu jalan - jalan " ucap kak Andi tersenyum


Aku hanya tersenyum mendengar ucapan kak Andi . Aku bingung dengan situasi saat ini . Kak Bram aja sudah membuatku pusing kini kak Andi pun datang kemari mencari ku.


"Ayo Rin ...naik ... kamu nanti kirim chat di jalan aja " ucap kak Andi seraya memberiku helm . Aku menerimanya .


"Makasih kak " ucapku seraya naik ke boncengan motor kak Andi.


Kak Andi pun menyalakan mesin motornya dan kami pun meninggalkan halaman gedung olahraga .Entah kemana kak Andi membawaku pergi .Aku cuman berharap tidak ada kekacauan nantinya.


NB.


#Mohon kritik dan saran


#Mohon like , koment dan vote

__ADS_1


__ADS_2