RINDU AKAN KEBAHAGIAAN

RINDU AKAN KEBAHAGIAAN
BAB 39


__ADS_3

Music terdengar lembut melantunkan lagu selamat ulang tahun dari salah satu group band ternama . Semua mata sahabat dan tamu menuju kearahku . Senyuman tersungging di bibir mereka seraya bertepuk tangan. Aku membalas senyum mereka satu persatu.


Aku duduk di kursi yang memang telah disiapkan untukku . Di hadapanku ada kue tart yang diletakkan di atas meja . Kanan kiriku terdapat hiasan dari janur dan buah - buahan .Sangat indah dipandang mata.


Teman - teman yang hadir mendatangiku satu persatu. Mereka menyalamiku . Mereka memberikanku ucapan selamat dan juga kado .


Malam ini bak seorang Ratu mereka bergantian meminta berfoto bersamaku .Acara pun segera di mulai .Nita bernyanyi lagu selamat ulang tahun diikuti oleh teman - teman yang lain dan bertepuk tangan. Suasana nampak meriah.


Tiba di saat acara memotong kue .Teman - teman bersorak bertanya potongan kue pertama ingin aku berikan untuk siapa . Karena potongan pertama untuk orang spesial.


Aku tersenyum . Aku memotong kue dan memberikan kepada kedua orang tuaku.Aku bergantian menyuapi Papi dan Mami .


"Selamat ulang tahun yaa anak Papi ... sehat selalu dan sukses " ucap papi seraya mencium keningku


"Makasih Papi " ucapku memeluknya


"Mami berharap kamu selalu bahagia nak " ucap Mami mencium kedua pipiku


"Makasih ya Mami " ucapku memeluknya


Kemudian para tamu di persilahkan makan dan menikmati hidangan yang tersedia. Aku kembali duduk dikursi . Nita mendekati ku dan mengulurkan segelas orange jus.


"Rin minum???" tanyanya


"Makasih Nit " ucapku seraya meraih gelas dari tangannya dan meneguknya hingga tandas.


Nita tersenyum menatapku.Dia mengambil kembali gelas yang telah kosong dari tanganku.


"Kamu kok ngeliatin aku begitu Nit ???" tanyaku


"Kamu kayaknya kehausan banget ya" jawab Nita

__ADS_1


"Hehehe .... iya ..." ucapku seraya meraih tissu dan mengelap perlahan keringat didahiku.


"Kamu juga lapar gak ??" tanya Nita


"Hemm ...kamu aja makan duluan ...aku nanti nanti aja Nit ... aku masih kenyang " ucapku


"kamu butuh sesuatu gak ??" tanya Nita tersenyum


"Aku butuh kipas angin Nit ... bisa gak kamu tolong ambilkan di dalam " ucapku seraya mengelap keringat di dahiku.


"Bisa dong ... bentar yaa " ucap Nita seraya masuk ke dalam.


Tidak lama Nita keluar seraya membawa kipas angin.Dia mencolokkan kabel nya.


"Huuuuhhhh .....Rasanya sejuk ..." ucapku


"Ya sudah ...aku tinggal kamu makan dulu yaa " ucap Nita


Aku mengangguk lirih . Nita pun berjalan kearah teman - teman lain .Aku melihat Papi dan Mami tengah sibuk menyambut para tamu . Mereka juga mengundang banyak rekan kerja dan kenalannya.


Mereka adalah Kak Andi dan kak Rifki . Mereka seorang Polis* . Aku mengenal mereka karena langganan catering Mami. Mungkin Mami yang mengundang mereka.


Aku berdiri dan menyambut tangan mereka yang ingin menjabat tanganku .Mereka memberikan ku bingkisan .


"Selamat Ulang tahun ya adek " ucap kak Andi


"Terima kasih ya kak " ucapku tersenyum


"Maaf ya kami terlambat ... maklum tadi kami piket ..." ucap kak Rifki


"Tidak apa - apa kak ... "ucapku tersenyum seraya meletakkan kado di meja yang telah berjejer banyak kado - kado.

__ADS_1


"Waah ... adek Karin sudah dewasa nich ...udah 17 tahun ....pasti sudah ada pacar dong " Goda kak Rifki


"Belum kak " ucapku tersipu malu


Mami tiba - tiba datang di tengah- tengah obrolan kami.


"Lhoo kok tamunya kok berdiri aja ....kenapa gak disuruh makan sih Rin ...." ucap Mami tersenyum


"Ayoo kak silahkan makan dulu " ucapku


"Ehh iyya Mi ... kami baru datang kok" ucap kak Rifki menjabat tangan Mami disusul kak Andi.


"Ohhh ..ya sudah ayoo kalian makan dulu " Ajak Mami


"Tapi gak di potong gaji kan Mi ???" tanya kak Rifki tersenyum


"Hahaha .... kamu ya selalu saja bisa bercanda ....ya nggaklah Nak ...kan ini pesta ulangtahun anak gadis Mami ....kami cuman minta doanya yaa " ucap Mami


"Semoga adek Karin sehat dan bahagia selalu Mi " ucap Kak Rifki


"Aamiin ...doain juga cepat dapat jodoh yaa " ucap Mami


"Iihh Mami apaan sih ....kan aku mau sekolah dulu yang tinggi" ucapku cemberut


Hahaha ....hahaha Mami dan kak Rifki tertawa .Kak Andi hanya tersenyum dan menatapku .


"Ayoo ahh ....kalian makan dulu " ajak Mami lagi


Mereka pun berjalan ke arah meja tempat makanan tertata .Kak Andi berjalan seraya terus menatap ke arahku.Aku menganggukkan kepalaku dan tersenyum ....dia pun tersenyum.


NB

__ADS_1


# Mohon kritik dan saran


# Mohon Like , vote dan koment


__ADS_2