Romansa Islami

Romansa Islami
[ Halaman - 29 ]


__ADS_3

^^^Allah akan mencemburui hambanya,^^^


^^^Apabila hambanya berharap lebih selain berharap kepada – Nya.^^^


Kerena berharap kepada Allah, tidak akan pernah mengecewakan umatnya.


📖📖📖


Seperti biasa aku mengajar mengaji anak anak di sore hari, walau lutut ku masih terasa nyeri jika di bawa berjalan akan tetapi aku tidak ingin absen mengajar, aku melihat tukang kebun di Villa dokter Arfan sore itu mengantarkan sepeda biru ku yang sudah di perbaiki.


Seperti biasa anak anak meminta ku untuk membacakan cerita setelah selesai mengajar ngaji. Lantas seperti biasa aku menceritakan mereka mengenai kisah teladan kesabaran Rasullullah.


“ Di kisahkan, setiap kali Nabi Salallahualaihi Wassalam melintas di depan rumah seorang wanita tua. Nabi selalu di ludahi oleh wanita tua itu, Suatu hari. Nabi Salallahualaihi Wassalam melewati rumah wanita tua itu, Beliau tidak bertemu dengan nya, Karena beliau penasaran, beliau bertanya kepada seorang tetangga dari wanita tua itu. Justru seorang tetangga itu merasa heran ketika Nabi Salallahualaihi Wassalam bertanya, mengapa ia menanyakan kabar tentang wanita tua itu yang telah berlaku buruk kepadanya “


“ Setelah itu Nabi Salallahualaihi Wassalam mendapatkan jawaban bahwa wanitatua yang selalu meludahinya sedang jatuh sakit. Bukannya merasa gembira justru beliau memutuskan untuk mejenguk wanita tua itu. Wanita tua itu begitu tidak menyangka jika Nabi Salallahualaihi Wassalam mau menjenguknya padahal perilakunya selama ini kepada Nabi begitu tidak sopan “


“ Ketika wanita tua itu sadar bahwa manusia yang datang menjenguknya adalah orang yang selalu dia ludahi tiap kali melewati rumahnya, wanita tua itu pun menangis di dalam hati merasa malu atas sikap nya, Justru dia adalah orang pertama yang menjenguk nya “


“ Sambil menitihkan air mata haru dan bahagia. Wanita tua itu lantas bertanya. Wahai Muhammad, mengapa engkau datang menjenguk ku padahal tiap kali aku selalu meludahi mu? “

__ADS_1


Nabi Salallahualaihi Wassalam menjawab.


“ Aku yakin, bahwa engkau meludahi ku karena engkau belum tahu tentang kebenaran ku. Jika engkau telah mengetahuinya, Aku yakin engkau tidak akan melakukannya “


Mendengar jawaban bijak dari Nabi Salallahualaihi Wassalam wanita tua itu menangis sejadi jadinya, dadanya begitu sesak, tenggorokannya terasa tersekat. Lalu penuh dengan kesadaran, Ia berkata.


“ Wahai Muhammad. Mulai saat ini aku bersikeras untuk untuk mengikuti agama mu “


^^^Lantas wanita tua itu mengikrarkan dua kalimat syahadat.^^^


“ Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah “


Aku pun mengakhiri cerita ku dengan meneteskan air mata.


Tiba tiba saja seorang anak laki laki yang berusia 8 tahun bernama Adi mengangkat tangan kanan nya kemudian bertanya pada ku.


“ Teh, berarti kalau ada orang yang jahat sama kita, kita tidak boleh membalas ke jahatannya, Apa kita harus sabar ? ”


^^^Tanya Adi.^^^

__ADS_1


“ Iya Adi, ketika orang lain berniat jahat kepada mu maka jangan gantian balas kejahatan nya melainkan kita harus sabar dan doakan saja kebaikan untuk orang menjahati kita, seperti yang di contohkan Rasullullah di cerita tadi. Orang sabar itu disayang Allah “


^^^Balas ku di akhir senyuman.^^^


“ Tapi Teh, kalau kita sudah berdoa kepada Allah tapi enggak juga Allah kabulin doa kita, Apa kita juga harus sabar ? “


^^^Tanya seorang anak perempuan yang berumur 9 tahun namanya Anisa.^^^


“ Anak Anak dengerin Teteh ya, Jangan pernah menyerah, jika doa doa kita belum di jawab. Jika kita semua mampu bersabar Allah bisa memberikan lebih dari apa yang kalian minta “


^^^Jawab ku. Detik selanjutnya aku kembali berbicara.^^^


“ Berhubung ini sudah sore. Kita sambung besok lagi ya belajar mengajinya anak anak “


...“ Siap Teh Nay “ ...


Seru mereka yang serempak memecah barisan dengan mengucap salam sembari menyalami pucuk tangan ku.


Lalu berlarian ke luar halaman masijd untuk kembali pulang ke rumahnya masing masing.

__ADS_1


__ADS_2