
^^^Keesokan pagi^^^
Dihotel yang sama, tempat tidur yang sama.
^^^Kini aku sudah duduk di depan meja hias kamar bersama beberapa orang yang perias. ^^^
^^^Mereka dengan lembut mendadani wajah ku. Membubukan serta memoles wajah ku dengan sempurna. ^^^
Sampai aku mendapatkan suara yang memecah keheninggan kamar.
..." MasyaAllah, ternyata Mbak cantik juga " ...
^^^ucap perias itu menatap ku dari balik kaca. ^^^
..." Terimakasih banyak Mbak "...
^^^Ucap ku tersipu malu. ^^^
Sebuah ketukan pintu terdengar dari luar kamar, seorang gadis berlarian menghampiri ku. Dan itu adalah Nabila.
^^^" Kakak Ipar, hari ini terlihat begitu cantik. Kalau Kak Arfan lihat kakak sekarang pasti matanya gak bakal lepas dari kakak. Aku jamin itu " oceh Nabila. ^^^
" Mbak, jika sudah bisa kita bawa pengantin menuju acara resepsi. Semua tamu telah menunggunya "
^^^ujar Nabila pada Perias. ^^^
..." Sudah Mbak " ...
balas perias itu yang selesai merias wajah ku.
^^^" Kak ayo, kita keluar untuk turun kebawah "^^^
Ajak Nabil,
Sementara itu aku dilanda rasa gugup luar biasa. Berjalan keluar munuju lift untuk menuju Ballrome Hotel berbintang lima.
Ketika lift terbuka aku dan Nabila sampai di depan ruangan. Nabila menuntun ku untuk memasuki ruangan terdengar nyanyian lagu Bidadari Surga yang sempat dinyanyikan oleh Mas Arfan pada ku.
^^^Berjalan perlahan diatas karpet merah dengan Dekorasi bergaya eropa. ^^^
Seluruh tamu undanggan kini menatap kearah ku, semakin membuat tangan ku gugup.
^^^Dengan susah payah aku mengontrol perasaan ku. ^^^
Kemudian dari salah satu pintu yang berada di depan ku terlihat seorang laki laki yang tidak bukan adalah Mas Arfan didampingin Mamah Ayu.
^^^Kini aku dan Mas Arfan berjalan semakin dekat dan semakin membuat jantung ku berdebar kian menentu. ^^^
Aku melihat mas Arfan mengenakan tuxedo berwarna biru navy yang senada dengan ku, serta rambut yang kian menambah kadar ketampanan nya.
^^^ Sepasang mata ku dan mas Arfan bertemu, tatapannya mengunci ku seolah tidak ingin lepas. ^^^
Kini jarak kami hanya dua meter, Kini Mama Ayu dan Nabila menghentikan langkahnya. Sementara itu Mas Arfan menghampiri ku
^^^ membuat jarak yang ada kini menghilang. ^^^
^^^Mas Arfan menggenggam kedua tangan ku, Lalu aku menatap wajahnya sambil tersenyum. Terdengar tepuk tangan dari beberapa tamu. Alunan lagu menambah indah resepsi hari itu.^^^
^^^' Kamu adalah Bidadari Surga ku ' ^^^
Bisik Mas Arfan. Dia berkata disamping ku sambil memeluk ku, sontak membuat ku tersenyum padanya.
__ADS_1
^^^Lalu dia mengecup kening ku membuat semua orang semakin keras bertepuk tangan disaksikan oleh beberapa keluarga bahkan kolega bisnis dari Papa Mas Arfan. ^^^
Setelah mengikuti serangkaian upacara dan resepsi nikah. Kini aku dan Mas Arfan sudah berdiri diatas pelaminan, menyalami beberapa tamu yang memberikan selamat kepada ku.
Ternyata benar, begitu banyak rekan bisnis, serta beberapa pejabat negara yang di undang Papa Mas Arfan.
^^^Ucapan Nabila tempo hari benar bahkan tamu undangan yang menghadiri resepsi pernikahan ku dengan Mas Arfan sekitar tiga ribu undangan yang datang, beberapa tamu memuji ku dan Mas Arfan.^^^
Aku mulai menatap beberapa tamu undangan, mencari keberadaan keluarga ku.
^^^' Sepertinya mereka belum Hadir ' ^^^
ujar ku yang masih mencari keberadaan mereka semakin membuat ku khawatir.
..." Sayang, Kamu lagi nyari siapa? " ...
tanya Mas Arfan mengelus pinggang ku
" Aku lagi cari keluarga ku, Mas. Apa mereka belum sampai ? "
^^^tanya ku penuh dengan khawatiran. ^^^
" Mereka sudah sampai sedari tadi, sekarang Abah dan Ummi berada di meja nomor 2. Berbincang dengan Omah "
^^^jelasnya sambil menunjuk kearah meja nomor dua. ^^^
" Kenapa aku tidak menyadari kedatangan mereka "
^^^balas ku menatap wajah Mas Arfan.^^^
" Maaf sayang, Aku kira tadi kamu sudah tahu atau mungkin saja mereka sengaja memberikan mu kejutan "
..." Ehem....hem " ...
^^^suara dehaman seseorang, kontak membuat ku serta mas Arfan menoleh. ^^^
Ternyata dua orang laki laki berjas abu abu silver dan satu nya menggandeng seorang wanita cantik mengenakan hijab berwarna cokelat keemasan dengan hijab senada.
..." Selamat bro. Congratulation bro "...
Ucap dua orang laki laki yang sejenak memeluk Mas Arfan lalu melepaskannya.
..." Thanks, Vin " balas Mas Arfan....
Lalu pria yang bernama Vino itu menangkupkan dua tangan nya di depan dada.
^^^Kemudian aku membalasnya sambil menangkupkan dua tangan ku sembari tersenyum. ^^^
" Pantes aja, waktu loe dikasih tugas ke Bandung loe seneng banget. Tau taunya dapet jodoh disana. Mana cantik lagi "
^^^Oceh Vino sambil tertawa pada Mas Arfan. ^^^
" Tinggal elo, Buruan Nikah Vin. Apa lagi yang elo tunggu "
^^^timpal laki laki yang mengenakan jas senanda dengan kevin. ^^^
..." Bener banget tuh, Vin. Buruan nikah " ...
^^^timpal Mas Arfan yang semakin memojokan Vino. ^^^
" Ah elah, elo kayak gak ngerti aja. Inceran gua itu si Nabila adek loe yang cantik itu "
__ADS_1
^^^" Bantuin gitu, gimana caranya dapetin Nabila yang super jutek ke gua! " ^^^
ucap Vino.
" Vin, sorry nih. Tapi sebagai abang yang baik. Gua gak mau maksain adik gua buat suka sama elo "
^^^" Itu sih terserah Abil nya aja, mau sama elo atau enggak tapi kalo gua boleh kasih saran. Kalo elo serius, gih buruan samperin bokap gua"^^^
Ucap Arfan pada Vino.
..." Ah elah... Kalo itu gua belum siap Fan " ...
^^^seketika nyali Vino menciut. ^^^
" Ya, ampun Vin. Cemen bener. Entar kalo keduluan start Abil milik orang lain baru tau rasa lu "
^^^timpal seorang wanita memakai kebaya berwarna cokelat keemasan. ^^^
" Astaga, Dinda sadis bener lue yak. Elo mah enak di jodohin sama Antoni "
^^^Balas Vino yang mulai tidak terima jika di sudutkan. Oleh ketiga sahabatnya. ^^^
Vino belum sempat melanjutkan ucapannya seketika berhenti melihat seorang gadis cantik yang sedari tadi kami bicarakan kini tiba tiba saja menghampiri kami, yaitu Nabila.
..." Kak Nay " ...
^^^Teriak Nabila, membuat kami semua menoleh. ^^^
^^^Sebelum aku menjawab, Vini sudah terlebih dahulu menyapa Nabila. ^^^
..." Hay... Nabila " ...
sapa Vino melampaikan tangan. Namun seperti biasa Nabila tidak akan merespon Vino.
..." Kak Nay, Kak Arfan. Makan yuk, Abil laper "...
^^^Ajak Nabila yang menggandeng kedua tangan kami. ^^^
..." Abil, Kamu enggak nawarin aku ? " ...
tanya Vino.
Kemudian Nabila menoleh dengan tatapan menusuk, kami semua bisa melihat betapa dia tidak menyukai Vino.
^^^" Abil enggak ngajak Kak Vino. Abil ajak Kak Nay dan Kak Arfan " ^^^
balas Nabil sambil membuang wajahnya.
..." Ayo kak Nay "...
Nabila langsung saja menarik tangan ku untuk menjauh dari mereka semua.
..." Ta.. tapi Bil, Aku belum Izin sama Mas Arfan " ...
^^^jawab ku sambil menoleh ke arah mas Arfan melihat dia yang asik mengobrol dengan ketiga sahabat nya. ^^^
" Tenang kak Nay, Kak Arfan akan menyusul kita "
^^^timpal Nabila dengan wajah kesal akibat Vino. ^^^
Aku dan Nabil berjalan menuju meja yang sudah ada keluarga ku berserta dua adik cantik ku Caca dan Blue, Kemudian ada keluarga dari A Hisyam serta Omah Ratna duduk disana.
__ADS_1