Romansa Islami

Romansa Islami
[ Halaman - 38 ]


__ADS_3

Kini aku sedang membonceng Nabil, sementara A Hisyam hari ini dia pulang dengan membawa Mobil. Nabil begitu antusias ketika aku mengajaknya keliling desa.


Tawa nya pecah, dia begitu gembira ketika aku mengajaknya melewati kebun teh, berkenalan dengan beberapa warga yang sedang memetik teh.


^^^Bahkan dia sering kali berkata ingin bergantian mengayuh sepeda.^^^


“ Kak boleh gantian ? Abil mau gantian mengayuh sepeda “


^^^pintanya pada ku.^^^


...“ Nanti kamu capek Abil “...


Balas ku.


...“ Enggak bakal Kak “...


Jawabnya. Dan kami sudah berganti posisi. Dan melanjutkan untuk berkeliling.


“ Kak Nay, selain kebun teh. Kak Nayla suka kemana aja ? “


^^^Tanya nya yang sudah mengayuh sepeda.^^^


...“ Sawah “...


^^^Ucap ku dengan senyuman.^^^


“ Sejuk gak kak ? apa disawah juga ada sungai nya kak ? “


Tanya nya sembari mengayuh sepeda.


“ Sawah itu sejuk pas lagi sore aja, Sungai ada tapi jaraknya lumanyan jauh dari sawah “


“ Apa kamu mau kesana ? “

__ADS_1


^^^tanya ku pada Nabila.^^^


...“ Mau banget dong kak “...


jawab Nabil dengan semangat.


“ Boleh, Tapi Biar aku aja yang ngayuh sepeda ya, Bil “ ucap ku.


“ Udah gak usah, Abil aja yang ngayuh sepedanya. Kak Nay tinggal bilang aja jalannya kemana “


^^^balas Nabil yang masih ngotot untuk mengayuh.^^^


...“ Abil, Nanti kamu capek bil “...


Ujar ku.


“ Udah Gak papa, Hitung hitung abil olahraga kak “


Karena Nabila terus saja bersikukuh ingin terus mengayuh sepedanya, lantas aku menyetujui dan aku pun memberitahukan arah jalan menujui sungai.


Butuh waktu 30 menit kami sudah sampai di sawah, aku yang menaruh sepeda di dekat pohon. Lantas aku dan Nabila berjalan kaki menuju pematang sawah untuk menuju sungai karna jalan yang dilewati hanya bisa berjalan.


Sawah yang ada di desa ini berada di dataran tinggi, sehingga saat berjalan menuju sungai kami harus turun melewati semak semak serta pohon pohon yang besar.


Sampainya disana, aku dan Nabil melihat sungai yang menggalir deras dengan air yang jernih serta anak anak yang sedang bermain disana. Membuat Nabila antusias untuk ikut bergabung dengan mereka.


...“ Subhannallah Kak Nay, Ayo kesana “...


Ajak nya sambil menarik narik tangan ku.


...“ Iya Abil, pelan pelan ini licin “...


^^^Jawab ku.^^^

__ADS_1


Kini kami telah tiba di tepian sungai. Nabil yang sedari tadi antusias langsung merentangkan kedua tangan nya, Dia begitu kelihatan sangat senang sekali ketika ada di sungai bersama anak anak yang bermain disana.


“ Kak Nay. Abil baru kali ini ngeliat sungai yang airnya jernih “


“ Parah ini sih bagus banget Kak, Apalagi suasana nya sangat sejuk banyak pepohonan “


^^^Ujarnya dengan wajah gembira.^^^


Kemudian Nabila berjalan, menuju batu berukuran besar yang berada di tengah tengah sungai kemudian dia duduk disana dengan aku yang ikut duduk disamping Nabil.


...“ Kak Nay “...


Panggil Abil yang sedang melihat ke arah ku dan seketika aku menoleh kearahnya.


...“ Kak, Abil mau tanya ? “...


“ Sewaktu Abil mengajar tadi, Kenapa ya dengan wajah A Hisyam? Kelihatan seperti cuek dan dingin sama Abil. Dia seperti manusia es “


^^^Ucap Nabil dengan nada omelan yang terus saja mengkritik A Hisyam membuat ku tertawa.^^^


...“ Kakak kok malah ketawa? “...


“ Jujur aja nih ya kak. Abil itu paling gak suka sama modelan cowok kaya A Hisyam gitu “


“ Kalo ngomong sama dia tuh cuek banget, Abil berasa lagi ngomong sama tembok tau Kak “


“ Padahal baru juga kenal, Pertama kali ketemu sama cowo kaya A Hisyam itu. Atau jangan jangan A Hisyam itu asalnya bukan dari desa ini tapi dari gurun sahara “


^^^Oceh Nabila sambil berdecak kesal. Sedangkan aku sejenak diam dan memikirkan perkataan Nabila barusan.^^^


Namun apa yang diucapkan Nabila memang benar sedari tadi. Saat mengajar di Rumah Senja hanya Nabila yang terlihat sangat heboh sambil mengajari anak anak senja mewarnai.


Nabila juga terus membahas mengenai idenya yang ingin mengajar di Rumah Senja, Namun A Hisyam hanya diam, tidak merespon apa apa sehingga membuat Nabila semakin kesal.

__ADS_1


__ADS_2