
^^^Kemudian dia menoel nole hidung ku, Membuyarkan lamunan ku.^^^
..." Sayang, Kamu kok diam? " ...
tanyanya.
" Mas, Kalau Nay boleh tau. Mamah suka makan apa? "
^^^balas ku sambil membalikan badan berhadapan dengan nya. ^^^
..." Sayang, Kamu mau masak buat Mama? "...
Aku mengganguk sambil tersenyum.
Sementara Mas Arfan dengan wajah kaget sontak tidak percaya, bahwa aku akan memasak untuk mama Ayu.
..." Mama itu sukanya Soto Sapi sama Sate " ...
balas Mas Arfan.
...Drrt.... Drrt.... Drrt..... ...
^^^Suara dering handphone dari Mas Arfan berbunyi.^^^
..." Sayang, sebentar aku ada panggilan " ...
lantas ia mengangkat panggilan tersebut, Sementara aku menunggu mas Arfan yang sedang berbicara dengan seseorang di sembrang sana.
^^^sementara dengan ku, Aku Duduk di tepian kasur sambil mencium beberapa buket bunga mawar biru yang ada diatas kasur. ^^^
Setelah itu.
..." Sayang, Aku harus ke Rumah Sakit sekarang " ...
^^^ucap Mas Arfan yang menghampiri ku. ^^^
..." Bukannya Kamu masih cuti Mas? " ...
jawab ku yang heran, karena mendadak sekali.
" Iya sayang, Tapi aku beberapa urusan dengan kepala Kepala Rumah Sakit mengenai tugas Dinas kemarin "
^^^jelasnya. ^^^
" Baik, tunggu sebentar. Aku akan menyiapkan baju untuk kamu mas "
^^^" Enggak usah sayang, Aku pakai baju ini aja. Maaf sayang tapi kali ini aku buru buru " ^^^
ucap nya sambil mencium kening ku.
..." Aku Pamit ya sayang " ...
kemudian bergegas membuka pintu yang tadinya sudah dia kunci. Kemudian kembali.
" Sayang, kamu gak papa kan kalau aku tinggal sendirian "
^^^tanya nya.^^^
..." Enggak papa mas " ...
balas ku diakhir senyum, lalu Mas Arfan menghilang detik itu juga.
^^^Setelah kepergian Mas Arfan. ^^^
aku memutuskan untuk pergi ke dapur ingin membuatkan Sop Sapi dan juga sate untuk Mama Ayu.
^^^Aku menutup pintu kamar kemudian menuruni anak tangga untuk menuju dapur. ^^^
Setibanya aku di dapur aku melihat Mbok Jum seorang ART yang sedang membersihkan dapur.
..." Mbok, Boleh saya bantu? " ...
tanya ku yang menghampirinya.
" Walah non, ndak usah. Nanti Den Arfan Marah sama Si Mbok "
balasnya dengan lembut.
" Enggak papa Mbok, InsyaAllah Mas Arfan enggak bakalan Marah kalau saya bantu Mbok. Kan niat saya bantuin mbok "
^^^timpal ku diakhir senyum. ^^^
" Tapi sek toh non, Non Nayla kok kedapur bukannya sekarang harus istirahat dikamar, pasti Non capek "
^^^kata Mbok Jum sambil mengeringkan piring yang basah. ^^^
" Saya enggak capek kok Non, Lagian saya lagi pegen buat Soto Sapi untuk Mama Ayu "
..." Apa bahan bahan nya ada Mbok? "...
^^^Tanya ku pada mbok Jum.^^^
__ADS_1
" Ada Kok Non, semua bahan masakan ada di dalam kulkas "
^^^jawab Mbok Jum sambil menunjuk ke arah kulkas yang ada di pojok dapur. ^^^
..." Kalau gitu biar saya saja yang ambil, Mbok "...
" Non Nayla Istirahat saya, Biar Si Mbok yang masakin Buat nyonya "
^^^ucap Mbok Jum yang tidak mengizinkan ku memasak. ^^^
" Tidak apa apa, Mbok. Lebih baik mbok Jum istirahat saja atau makan siang dulu. Biar saya yang masak "
^^^ucap ku sambil mengusap pundak Mbok Jum. ^^^
^^^" Yasudah kalau gitu, tapi kalau ada apa apa atau perlu apa apa tolong panggil Mbok ya Non " kata Mbok Jum. ^^^
..." Iya Mbok " ...
jawab ku diakhir senyum.
Setelah Mbok Jum pergi meninggalkan dapur, untuk membuang sampah.
^^^Aku mulai untuk menyiapkan segala peralatan serta bahan masakan yang akan diperlukan untuk mebuat Sop Sapi dan juga sate, Sudah ada beberapa daging dari kulkas yang mulai aku bersihkan.^^^
...' Semoga aja, setelah mencicipi masakan ku. Setidaknya Mamah Ayu bakal suka dan semoga saja bisa sedikit menerima ku '...
Setelah 1 setengah jam memasak didapur .
^^^Soto Sapi Dan juga sate yang aku buat telah selesai, Siap untuk dihidangkan.^^^
Aku sengaja membuat banyak Soto Sapi serta sate agar semua orang yang ada dirumah ini bisa mencicipinya.
^^^Perlahan aku menaruh soto kedalam mangkuk berwarna putih dan juga sate yang sudah di lumuri oleh bumbu kecap.^^^
Kemudian aku membawa menuju meja makan. Aku melihat Nabila yang kebetulan sedang menuruni anak tangga.
^^^Lantas aku memanggilnya. ^^^
..." Abil "...
..." Iya Kak Nay, Ada Apa? " ...
tanyanya
" Aku barusan bikin soto sapi sama sate. Kamu mau cobain sedikit, yuk"
^^^Tawar ku yang mengajaknya untuk menuju meja makan.^^^
^^^jawaban nya terlihat menggantung. ^^^
..." Tapi maaf kak Nay, Cobainnya entaran aja ya. Abil mau pergi keluar ada janji sama temen " ...
^^^ucap nya yang merasa bersalah. ^^^
" Ia enggak apa apa Nabil, Tapi Omah, Papa dan Mama kemana, Bil? "
^^^" Kalau Omah lagi tidur dikamar, sepertinya Omah kecapekan setelah resepsi kemarin, Papa udah dari tadi langsung ke kantor kalau Mama ada di kamar kak "^^^
" Kak Nay, langsung aja ke kamar Mamah "
^^^detik selanjutnya Abil berkata.^^^
" Kalau gitu Abil Pamit dulu kak. Assalamualaikum "
^^^pamitnya sambil menyalimi tangan ku. ^^^
..." Waalaikumsalam, Hati hati ya Bil " ...
balas ku.
Kemudian aku memutuskan untuk pergi ke kamar mama Ayu, sejujurnya aku takut untuk menggangu Mama Ayu yang sedang beristirahat dikamar.
^^^Ketika sampai di depan pintu kamar Mama Ayu, ku beranikan diri untuk mengetuk pintu kamar Mama Ayu.^^^
Namun berselang tidak beberapa detik kemudian pintu kamar itu terbuka dan memperlihatkan Mama Ayu yang ingin keluar, sontak membuat ku kaget.
^^^karena pasalnya mamah Ayu tidak mengenakan Hijab sehinggan memperlihatkan rambut sebahu. ^^^
..." Ma, kenapa dilepas hijabnya? " ...
tanya ku pada Mama Ayu, pertama kali aku melihat mama Ayu melepas hijabnya.
..." Apa urusannya sama kamu !! "...
" Kamu dateng kesini cuman mau tanya kenapa mama Lepas Hijab? Dasar menantu tidak tau sopan santun "
^^^Jawabnya dengan yang begitu tajam. ^^^
" Maafin Nay Ma, Nay tadi kaget. Karena pertama kali liat Mama lepas Hijab "
^^^jawab ku di akhir senyum sambil menundukan kepala ku. ^^^
__ADS_1
" Please ya Nayla, Jangan panik enggak jelas. Lagian mama lepas hijab hanya dirumah saja "
^^^jawabnya ketus. ^^^
..." Iya Ma, Maafin Nay "...
" Oh iya Ma, Nay tadi barusan masakin Sop Sapi untuk Mama. Kata Mas Arfan Mama suka sama Sop Sapi "
..." Cobain dikit ya, Ma " ...
Ajak ku pada Mama Ayu. Seketika Mama ayu berdiam diri, membuat ku berfikir.
^^^' Apa ada yang salah ? '^^^
..." Ini masih hangat kok Ma, yuk Ma "...
^^^Kini aku memberanikan diri ku untuk meraih tangan Mama Ayu, mengajak nya agar bisa mencicipi masakan yang ku buat. ^^^
..." Jangan sentuh saya " ...
jawab Mama Ayu yang menepis tangan ku.
..." Maaf Ma " ...
Ucap ku.
Detik selanjutnya, Mama Ayu berjalan keluar menuju meja makan dengan aku yang mengikutinya dari belakang.
^^^Sesampainya dimeja makan, Mama Ayu langsung duduk di kursi.^^^
Lalu aku memindahkan kembali Sop Sapi kedalam mangkuk yang berukuran lebih kecil.
..." Silahkan di makan Ma, cobain dulu " ...
ucap ku berdiri disamping nya.
..." Ini Tidak enak !! " ...
ucap Mama Ayu.
..." Tidak enak, Ma ? " ...
beo ku pada Mama ayu. Membuat ku bigung.
^^^' Kalau tidak enak kenapa Mama sampai nambah 2 mangkuk kecil? ' ^^^
aku mendapatkan senyum kecil dari wajah Mama ayu.
" Kamu bikin Soto ini supaya Mama luluh gitu samakamu terus menerima mu sebagai menantu disini !! "
^^^ketus nya pada ku. ^^^
" Enggak Ma, Nay hanya ingin menyenangkan Mama saja. Nay senang jika Mam juga senang " Kata ku diakhir senyuman.
" Denger baik baik Nayla, Sampai kapan pun Mama enggak akan suka sama kamu.
Camkan itu ! "
^^^sambil menyunggingkan bibirnya. ^^^
Kemudian Mama Ayu melanjutkan makan Soto buatan ku. Lagi lagi membuat ku tersenyum.
^^^' Tidak masalah jika Mama, belum bisa menerima ku, setidaknya dia menyikai Sop Buatan ku ' ^^^
" Sotonya enak ya Ma? Mama mau nambah lagi? "
^^^tawar ku diakhir senyum. ^^^
..." Tidak " ...
Tolak Mama Ayu meninggalkan ku tampa dengan ego yang begitu besar tanpa mengucapkan satu kalimat apa pun.
" Ma, Makasih udah mau makan soto buatan, Nay "
^^^Ucap ku pada Mama Ayu berjalan meninggalkan ku sendirian. ^^^
Namun berhenti sebentar, menoleh ke arah ku dan berkata.
" Saya akan semakin membenci mu, jika kamu dan Arfan sampai tidak bisa memberikan kami keturunan ! "
" Ma, InsyaAllah. Nay dan Mas Arfan memiliki anak. Kami sedang berikhtiar, Ma "
^^^jelas ku pada Mama Ayu, Setenang mungkin.^^^
Mendengar perkataan Mama Ayu mengenai sebuah penerus untuk keluarga ini, Membuat ku merasa semakin takut jika aku sampai tidak bisa hamil dan memberikan keturunan untuk Mas Arfan.
💊 Definisi mertua berhati demon
Hay.. jangan lupa untuk kasih Like kamu disemua halaman.
Terimakasih 😻
__ADS_1