Romansa Islami

Romansa Islami
[ Halaman - 43 ]


__ADS_3

Sesungguhnya Allah mengutus. Mu untuk kaum laki laki dan kaum perempuan.


Kami beriman dan akan mengikuti semua ajaran Mu ya – Rasulullah.


Kami sebagai kaum perempuan merasa segala sesuatu hal terbatas, hanya bisa duduk di rumah menjadi sebuah objek untuk menyalurkan hasrat keinginan laki laki dan mengandung anak anak mereka.


Sebaliknya. Laki laki dapat berkumpul, shalat berjamaah, mendatangi jenazah, berjihad dan sebagainya.


Bila mereka pernah berjihad lalu kami hanya tinggal di rumah, Memelihara anak anak dan harta mereka. Wahai Rasulullah apakah kami mendapatkan bagian dari pahala mereka ? “


^^^Aku masih tetap setia memperhatikan raut wajah Abah yang masih bersemangat bercerita. Dan aku tersenyum melihatnya. Abah masih melanjutkan ceritanya.^^^


“ Rasulullah takjub, Mendengar pertanyaan yang begitu kritis dari kaum perempuan yang diwakili oleh Asma " .


^^^Beliau kemudian menoleh pada para sahabat sambil berkata.^^^


“ Apakah kalian pernah mendengar perkataan perempuan yang ku wakili bahwa pergaulannya sangat baik terhadap suaminya, berusaha mendapatkan keridaan dari suaminya serta mengikuti jejaknya yang baik akan mengimbangi pahala yang di dapat kaum lelaki.


Pahala perempuan yang berada di rumah sama besarnya dengan pahala lelaki yang berjuang diluar rumah. Itulah pahala bagi kaum perempuan yang taat dan patuh pada suami mereka, maka pergilah kau sekarang dan beritahukan seluruh perempuan perempuan yang kau wakili tentag ini “

__ADS_1


^^^Mendengar jawaban Rasulullah yang luar biasa itu membuat Asma berkali kali bertahlil dan bertakbir sebab ia merasa puas dan amat amat gembira atas kabar dari Rasulullah.^^^


^^^“ Apa kamu tahu, Hikmah dari cerita yang tadi Abah ceritakan ke kamu ? “ ^^^


...Tanya Abah yang di akhiri dengan bertanya....


...“ MasyaAllah Abah “...


“ Cerita yang barusan Abah ceritakan pada, Nay itu sangat lah luar biasa. Hiknah yang Nay dapat adalah, Bagaimana kita semestinya sebagai seorang istri yang baik berlaku pada suami kita, Jika memang kita para wanita yang menginginkan surga – Nya. Sangat dianjurkan untuk kita seorang wanita apalagi itu istri untuk menjadi istri yang taat dan selalu mengharapkan ridho dari suami dalam segala hal kebaikan “


...Jawab ku pada Abah diakhir senyuman....


^^^Ujar Abah yang tersenyum.^^^


Aku dan Abah begitu menikmati sore di tambah lagi mendengarkan cerita yang barusan Abah sampaikan.


...“ Assalamualaikum “ ...


^^^Ucap seseorang yang tiba tiba dari arah belakang.^^^

__ADS_1


Sontak aku dan Abah langsung menoleh ke belakang, yang nyatanya itu adalah A Hisyam.


...“ Waalaikumussalam “...


Ucap ku bersama Abah, melihat A Hisyam yang datang menghampiri aku dan Abah. A Hisyam yang duduk disampingku dengan jarak yang sudah dipastikan tidak dekat.


“ Tadi A Hisyam denger dari warga kalau kamu pingsan di sungai, Apa benar Nay ? “


^^^Tanya A Hisyam.^^^


“ Ia Nay mah hanya kelelahan saja A, ditambah lagi tekan darah Nay rendah, Jadi weh pingsan “ jawab ku pada A Hisyam.


...“ Apa kamu sudah minum obat ? “ ...


Aku belum sempat menjawab pertanya dari A Hisyam. Tiba tiba Caca yang mucul memanggil nama ku, sontak membuat kami semua melihat ke arahnya.


Ternyata selain Caca ada Nabila dan Dokter Arfan yang datang berkunjung. Mereka segera menghampiri aku, Abah dan A Hisyam.


^^^.^^^

__ADS_1


__ADS_2