Romansa Islami

Romansa Islami
BAB II


__ADS_3

...TAKBIR MEMBAWA KU PADA MU...


^^^*hay..... Para Reader^^^


^^^Happy Reading untuk cerita ku yang terbaru, setelah cerita yang kemarin aku cut. sekarang aku buat cerita baru. Semoga kalian menyukainya*.^^^


...PROLOG...


^^^Universitas Islami Makasar^^^


^^^Pukul 02.00 Siang dini hari.^^^


Mata pelajaran Ilmu Manajemen telah usai. Membuat ku bergegas untuk segera keluar dari kelar berlari menuju Masjid Kampus untuk mengikuti Rapat LDK


[ Lembaga Dakwah Kampus ].


..." Aku sudah sangat terlambat "...


ucap ku buru buru sambil membawa beberapa tumpuk buku dalam pelukan ku.


^^^Dengan nafas terengah engah dan waktu yang semakin tipis hingga sampailah di depan pintu Masjid, sedikit mengambil nafas.^^^


Kemudian melihat sekekiling, Membuat ku sedikit tenang.


..." Huft.... Syukurlah ternyata belum terlambat "...


bisik ku sambil duduk disalah satu anak tangga masjid yang melihat area luar Masjid masih sepi, pelepaskan kedua sepatu lalu beranjak untuk berjalan memasuki area dalam Masjid.


Kedua mata ku membawa ku pada salah satu sosok, seseorang yang dapat membuat hati ini kembali bertedak, membuat nafas kian memburu. Aku hanya berdiri mematung didepan pintu masjid.


..." MasyaAllah, Tabakara'Allah "...


Ucap ku terkejut.


Seketika jantung ku berdetak saat mendengar lantunan ayat dari surah Ar - Rahman, Lalu dia menghentikan bacaan Ayat tersebut menoleh ke arah ku. Saat itu juga sekujur tubuh ku membeku, kedua mata kami bertemu namun detik selanjutnya aku dan dia saling menundukan pandangan.


^^^' Ya, Allah ada apa dengan diri ku, kenapa aku harus bertemu dengan nya '^^^


Perlahan lahan aku menghela Nafas, Berusaha menormalkan detak jantung yang sedari tadi sudah berdetak semakin kencang.


..." Assalamualaikum "...


^^^Ucap ku memasukin masjid sambil menundukan pandangan.^^^


..." Waalaiakumsalam " Jawabnya....


^^^' Ya, Allah. Setiap kali memandang wajahnya, Hati ini sulit sekali untuk dikendalikan detak yang kian bergemuru. Aku takut jika lama lama seperti ini memandangnya, Aku bisa sakit jantung '^^^


lirih ku mengusah dada dibalik hijab yang panjang menutupi lengan ku.


Semakin dekat langkah yang ku ambil, semakin membuat hati ku tidak menentu saja. Lalu dia mendongak, kembali melihat ku. Namun kali ini aku menundukan pandangan karena merasa malu.


^^^Dan detik selanjutnya, sambil duduk dengan jarak yang tidak jauh aku memberanikan diri bertanya kepadanya.^^^


..." Kakak disini sendirian aja? "...


Tanya ku merasa bodoh, jelas jelas di dalam masjid ini hanya ada aku dan dia.


..." Seperti yang kamu lihat hanya ada kita "...


^^^Kali ini dia menjawab sambil tertawa oleh sikap konyol ku.^^^


" Hehe... Maaf Kak. Emang yang lain pada kemana kak, Kan ini sudah jamnya untuk kita rapat ? "


Tanya ku, kali ini aku benar benar merasa canggung ketika bersama nya karena aku telah lama menyimpan rasa kepadanya.


Panggil saya dia kak Khalik.


^^^Muhammad Khalik, Seorang laki laki sholeh, dengan tingkat ketampanan diatas orang awam dan juga Ketua dari LDK.^^^


Seorang Mahasiswa Berprestasi serta mendapatkan Beasiswa Kampus dan semua yang ada pada dirinya membuat ku senakin menyukainya teramat menyukai hingga tidak ada satu orang pun yang tahu jika aku menyukainya.


^^^Setelah menjawab Salam ku, dia menutup^^^


^^^Al - Quran kemudian menaruhnya didalam tas, Lalu mempersilahkan ku untuk duduk.^^^


" Yang lain belum pada dateng, kamu kayak enggak tahu jam Indonesia. Kita janjian jam berapa satu jam setelah itu baru dateng. Jarang on time "


^^^Jelas Kak Khalik memperlihatkan sederet gigi yang rapih seputih susu.^^^


Melihatnya menjawab, membuat ku sedikit tersenyum membenarkan penuturan darinya.


' Apa yang dikatakan oleh Kak Khalik itu benar, Anak Anak jarang banget untuk On time. Janjian kumpul jam 1 jam 2 belum pada dateng. Untuk saja kak Khalik sebagai ketua LDK selalu sabar ngadepin se uruh anggotanya. Padahal sudah sering kali dia mengingatkan untuk jangan terlambat ketika ada rapat '


^^^rutuk ku pada diri ku sendiri.^^^


Suasana pada saat ini begitu hening rasa canggung itu mulai datang menghampiri ku kembali. Aku hanya bisa terdiam mengetuk ngetuk sampul buku yang ada di pangkuan ku, Lalu kearah melihat jam sudah pukul 02.20 lewat 20 menit dan semua nya belum hadir.

__ADS_1


..." Manda "...


Panggil kak Khalik.


...Deg......


^^^' Ya, Allah. Baru kali ini kak Khalik manggil nama ku, Aku enggak salah pendengeran kan ?'^^^


..." Iya, Kak " jawab ku....


" Temen kamu yang satu lagi kemana, Tumben kali ini dia tidak ikut dengan mu ? "


^^^tanya kak Khalik membuat kedua alis ku saling bertauan.^^^


Merasa bigung.


..." Temen ku? Yang mana ya kak? "...


Balas ku.


..." Zahra "...


..." Kamu enggak ngasih tau dia kalau hari ini ada Rapat Rohis ? "...


tanya kak Khalik.


^^^Aku menepuk kening ku sambil berkata.^^^


..." Astagfirullah. Lupa Kak "...


..." Tadi aku kesini buru buru jadi lupa sama dia "...


balas ku, saat menujut ke Masjid aku memang tidak mengingat Zahra.


..." Kasihan kening nya kalau di tepok tepok gitu "...


^^^jawab kak Khalik sambil tertawa.^^^


Ini pertama kalinya aku melihat seorang Kak Khalik mengobrol dengan ku.


^^^' Ya, Allah kali ini hati ku benar benar merasa nyaman, ada sebuah getaran yang membuat ku nyaman berada di nya, '^^^


Membuat dua pipi mu merona merah hanya dengan nya. Saat itu seseorang memanggil nama ku membuat ku menoleh, membalikan tubuh ku pada pemilik suara yang ku kenal itu adalah Zahra.


^^^" Bener bener ya kamu Man, ninggalin aku kan tadi aku bilang untuk tunggu aku sebentar "^^^


Azzahra Anggraini, Dia sahabat yang paling ku sayangi. Aku dan Zahra sudah menjalin tali persahabatan sejak sedari SMA dan sekarang kami satu fakultas yang sama.


Fakultas Perbandingan Ilmu Agama.


" Maafkan aku Ra, Aku tadi lupa beneran lupa. Bukannya mata pelajaran mu lebih dulu selesai dari pada aku? Aku kira kamu sidah duluan ke Masjid makanya tadi dari kelas aku buru buru kesini "


^^^jelas ku pada Zahra.^^^


" Iya ia aku maafin deh lain kali jangan main tinggal gitu "


^^^balas Zahra sambil memanyunkan bibirnya.^^^


..." Eh ada Kak Khalik "...


Sapa Zahra yang baru sadar bahwa sedari tadi kak Khalik sudah melihat tingkah ceriwis Zahra.


..." Maaf Kak saya telat "...


ucap Zahra menundukan pandangan nya.


..." Iya enggak papa sudah biasa seperti ini "...


balas kak Khalik diakhir senyum. Kemudian tidak berselang lama setelah kehadiran Zahra, Seluruh anggota LDK berdatanggan memasuki Masjid. Setelah merasa semua anggota LDK sudah berkumpul maka Kak Khalik mempersingkat waktu untuk memulai Rapat dengan dia yang memimpin rapat siang itu.


Aku yang notaband sebagai Sekertaris mulai membuka buku, mencatat seluruh aspirasi dari semua anggota rapat serta penjelasan dari Kak Khalik. Rapat kali ini tidak begitu lama hanya 1 jam setengah saja, Lalu diakhiri dengan Sholat Ashar bersama kemudian mengaji.


Setelah Rapat selesai aku dan Zahra, bersiap siap merapihkan segala buku dan bersiap berjalan keluar masjid memasang kembali sepatu berwarna putih yang ku letakaan dibawah anak tangga Masjid.


^^^Ketika hendak menuju gerbang Kampus langkah kaki ku dan Zahra seketika terhenti saat seseorang kembali memanggil nama ku dari belakang, Aku dan Zahra bersama sama membalikan tubuh untuk mencari sumber suara, terlihat seorang laki laki sedang melambaikan tangan dengan senyum merkah.^^^


Ternyata kak Kevin.


..." Manda "...


Kak Kevin sebut saja begitu, Nama lengkap dari Kevin adalah Kevin Hutagalung, Laki laki berdarah Batak Sunda. Dia salah satu wakil ketua dari LDK dan juga sahabat dari Kak Khalik, kedua laki laki itu berjalan menuju, menghampiri ku dan Zahra.


Lagi lagi jantung ini kembali berdetak ketika menatap wajah Kak Khalik. Sejenak aku berusaha menormalkan detak jantung ku.


Namun dugaan ku kali ini salah, aku mengira jika Kak Khalik akan menghampiri ku, Dia malah mendahului ku, berjalan meninggalkan ku bersama Kak Kevin dan Zahra.


..." Assalamualaikum, dek Manda "...

__ADS_1


Sapa kak Kevin menghampiri ku, jarak antara aku, Zahra dan kak Kevin tidak begitu dekat.


" Waalaikumsalam Kak, Panggil Manda aja Jangan Dek "


^^^jawab ku, merasa aneh jika dipanggil adek walau kami berbeda semester.^^^


Lalu aku kembali melihat Kak Kevin yang menggaruk garuk tengkuknya merasa gatal, seperti ada yang ingin dikatakan Namun ragu untuk mengatakannya.


" Emm... Man, kira kira hari ini kamu pulang sama siapa ? "


^^^tanya kak Kevin pada ku.^^^


..." Emang kenapa Kak ? " tanya ku...


..." Aku mau ngajakin kamu pulang bareng "...


jawabnya membuat Zahra saat itu berdeham mencubit tangan ku seperti menyuruh ku untuk menerima ajakan pulang bersama Kak Kevin, dilain sisi Kaka Kevin sudah memasang wajah tersenyum.


" Maaf sebelumnya kak Kev, Manda sudah dijemput sama Papa "


^^^balas ku dengan perlahan takut jika menyakiti perasaan nya.^^^


Dan memang benar hari Papa sudah berjanji untuk menjemput ku, karena hari ini Papa Libur kerja mengingat jika Hari Sabtu semua kantor akan tutup. Hanya untuk hari ini saja karena biasanya aku akan pulang menggunakan kendaraan umum seperti angkutan atau akan di jemput oleh supir.


" Oh begitu ya, Yasudah kalau gitu kakak duluan ya "


^^^ucapnya dengan wajah sedih.^^^


..." Walaikumsalam kak "...


Jawab ku serempat bersama Zahra.


Setelah Kak Kevin pergi duluan berjalan menuju parkiran Motor, Zahra dengan cekat langsung menyenggol siku tangan ku.


" Cie.... Roman romannya Kak Kevin suka tuh sama kamu. Man "


^^^ujarnya menyedipkan kedua sebelah mata kirinya.^^^


" Iyah enggak mungkin lah, seorang Kevin Hutagalung bisa suka sama aku, Ra "


Jawab ku, tidak menanggapinya ucaoan Zahra bernada menggoda.


" Bisa aja kali, Man. Coba deh kamu perhatikan gelagat Kak Kevin, Ngajakin kamu pulanh bareng. Apa coba namanya kalo enggak suka "


^^^ujar Zahra yang kini menertawai wajah polos ku.^^^


Sambil berjalan menuju area luar Kampus, melewati beberapa parkiran sepeda motor yang berjejer di dalam area kampus.


...Tiiin..... Tiiin..... Tiiin.......


Sebuah motor Nmx yang berwarna hitam yang datang dari arah belakang, menyalip serta berhenti tepat didepan aku dan Zahra yang sedang asik mengobrol. Saat melihat seorang pengendara motor membuka helm senada dengan warna motor, Seketika saat itu juga aku ingin berlari meninggalkan tempat itu.


" Pucuk di cinta Amanda pun tiba "


^^^gombal peria tersebut.^^^


..." Pulang bareng abang, yok "...


ajak laki laki tersebut memandang diri ku dengan tatapan meggoda,


menyibakan beberapa poni yang tadinya menutupi setengah wajahnya. Benar benar membuat ku gerah jika harus berurusan dengan nya.


" wkwkwkkw..... Telat. Si Manda udah ada yang jemput "


^^^jawab Zahra dengan ketus.^^^


" Emang siapa yang udah jemput ayang Manda ? " tanya Rangga.


..." Yang jelas lebih tampan dari kamu, Rang "...


^^^Jawab Zahra yang kini berani meledek Rangga.^^^


" Sembarangan ganti nama orang, Nama ku Rangga bukan Rang "


^^^Balas nya, kesal karena aku tidak menjawab melainkan Zahra yang menjawab.^^^


" Tapi Dalam Kamus Hidup Seorang Rangga Muhammad tidak ada kata penolakan. Dan laki laki yang pantas bersanding dengan Amanda hanya Rangga seorang tidak ada yang lain "


^^^ucapnya dengan lantang dan percaya diri, sambil menatap mata ku.^^^


" Permisi Ga, aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni mu "


^^^Jawab ku yang kemudian menarik tangan Zahra untuk meninggalkan tempat itu.^^^


^^^" Perempuan yang cantik enggak cuman kamu doang "^^^


Teriak Rangga, dibalas ledekan oleh Zahra.

__ADS_1


Ini baru pengenalan saja.


__ADS_2