Romansa Islami

Romansa Islami
[ Halaman - 66 ]


__ADS_3

^^^Pukul 04.00 Sore dini hari.^^^


Aku telah memasuki area masjid, sambil menggoes sepeda ku. Aku begitu semangat untuk kembali mengajari anak anak mengaji. Dokter Arfan telah memberikan izinnya agar aku bisa kembali mengajar.


...Aku merasa dunia ku telah kembali walau hanya sesaat. Namun bagiku itu tidak masalah yang terpenting aku telah kembali....


Ketika ingin melangkah memasuki pintu utama masjid. Aku melihat A Hisyam yang sedang memberikan ilmu agama kepada anak anak, Lalu aku memilih untuk segera bergabung bersama mereka.


Sebelum itu seorang anak laki laki berteriak dan berhasil membuat semua orang yang ada disana mengalihkan pandangan, mereka semua fokus menatap kehadiran ku.


...“ Assalammualaikum “ ...


^^^Sapa ku kepada mereka semua. Seketika semua anak berlarian.^^^


...“ Waalaikumsalam “ ...


^^^sorak mereka.^^^


...“ Teh..... teteh Nay “ ...


Teriak semua anak yang berlarian menghampiri ku, Lalu mereka semua memeluk diri ku bersamaan dengan aku yang membalas pelukan hangat dari mereka.


...“ Teteh ngajar lagi ? “ ...


sorak mereka menatap wajah ku.


^^^Dengan A Hisyam yang juga ikut berjalan mendatangi ku.^^^


...“ Loh Nay, Kamu kembali mengajar ? ”...


^^^“ Memangnya Arfan mengizinkan mu untuk mengajar anak anak ngaji ? “ ^^^


tanya A Hisyam.


...“ Alhamdullilah A, untuk sementara waktu dokter Arfan mengizinkan ku mengajar, kemungkinan jika sudah di Jakarta, Nay enggak bakalam bisa mengajar lagi, A “ ...


Jawab ku diakhiri senyum.


^^^“ Yasudah kalau gitu Nay. kita bagi dua kelompok, Kamu ngajari anak anak perempuan dan Aa ngajari anak laki laki “ ^^^


Jelas A Hisyam, anak anak yang sedari tadi sudah memeluk ku kini perlahan melepaskan pelukan dari ku.


Sekarang aku dan A Hisyam sudah membagi dua kelompok. Kini aku akan mengajari anak anak perempuan berjumlah sepuluh orang sementara A Hisyam mengajari anak laki laki berjumlah tujuh orang.

__ADS_1


^^^Seperti biasa aku akan mempermbaiki tajwid mereka saat membaca Al – Quran dilanjutkan dengan setoran ayat.^^^


Aku memperhatikan satu persatu serta menyimak setiap bacaan yang mereka baca, Kini mereka telah memiliki banyak kemajuan bahkan mereka mengingat setiap ayat beserta arti yang tertulis di Al – Quran.


...‘ MasyaAllah, begitu bahagia untuk orang tua yang memiliki anak anak sepintar mereka ‘ ...


Lirih ku dalam hati.


Sore ini berjalan seperti biasa, setelah mereka selesai menyetor ayat aku akan memberikan cerita sebuah kepada mereka .


^^^Namun kali ini A Hisyam yang akan membawa cerita penuh hikmah kepada kami. ^^^


...“ Kali ini sebelum kita semua pulang Aa, Bakalan kasih satu cerita untuk kalian “...


^^^“ Apa ada yang tahu kali ini kisah apa yang akan Aa ceritakan ? “ ^^^


ucap A Hisyam sambil bertanya kepada mereka.


...Anak anak yang tidak tahu dengan cerita yang akan diceritakan oleh A Hisyam hanya menggeleng gelengkan kepalanya. Sementara aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka....


“ Aa akan menceritakan kisah yang berjudul


...' SEDEKAH UNTUK PENCURI ‘ “...


^^^tanya A Hisyam dengan semangat.^^^


Awalnya mereka bigung dengan kisah yang akan A Hisyam ceritakan, Namun mereka tetap ingin mendengarkan kisah tersebut, Aku mulai menyapu setiap wajah lucu dari mereka.


...“ Mau.... A. Ceritakan kisah itu pada kami “ ...


^^^Desak mereka yang mulai antusias.^^^


Lantas A Hisyam mulai bercerita. Sementara aku dan seluruh anak anak yang ada disana menyimak dengan seksama tampa bersuara.


^^^“ Dahulu kala Ada seorang laki laki dari kalangan Bani Israel yang gemar sekali bersedekah. Dia sangat menyukai ersedekah secara diam diam dan tidak terang terangan, Pada suatu malam. Wanita tersebut keluar dan ia berniat untuk bersedekah kepada orang yang pertama kali ia temui di jalan “^^^


“ Laki laki itu keluar kemudian dia bertemu dengan seorang perempuan di sebuah jalan. Dia pun memberikan nya kepada perempuan yang ia temui, setelah memberi sedekah. Laki laki itu memutuskan untuk kembali kerumahnya. Pagi harinya semua orang sedang berbicara. Mengenai malam tadi. Ada seseorang yang telah memberikan sedekah kepada seorang pezina. Laki laki yang sedari telah mendengarkan perbincangan mereka, mulai merasa sedih. Pasalnya perempuan yang telah dia beri sedekah tidak lain adalah seorang pezina ‘ MasyaAllah ‘ laki laki itu merasa pilu “


^^^Sejenak aku memperhatikan anak anak yang masih fokus memperhatikan A Hisyam. Begitupun dengan ku yang kembali menyimak cerita dari A Hisyam.^^^


“ Namun, Laki laki itu berniat untuk memberikan sedekah kedua kalinya pada wanita yang diceritakan banyak orang. Dia memuji Allah ‘ Ya, Allah segala puji bagi – Mu atas sedekah yang kuberikan kepada seorang pezina’ ujarnya. Dan laki laki kembali bersedekah “


“ Dimalam berikutnya. Dia kembali keluar dari rumah dan dia bertemu dengan seorang pria, Dia pun memberikan sedekah kepada pria itu. Seperti biasa, Orang orang akan berkata bahwa semalam, seorang pria kaya raya. ‘ Ya, Allah ternyata pria yang semalam ku temui, dia adalah seorang yang kaya raya ‘. Laki laki itu semakin bersedih karena memberikan sedekahnya ke tangan orang kaya yang dia temui “

__ADS_1


...“ MasyaAllah “ ...


Ucap ku bersama anak anak.


^^^“ A, A Hisyam. Apa laki laki terus memberi sedekah atau tidak ? “ ^^^


tanya gadis yang berumur 10 tahun, bernama Cherry.


...“ Masih mau dilanjutin ? “ ...


^^^Tanya A Hisyam sambil tertawa, berhasil membuat kami semua penasaran.^^^


...“ Lanjut..... A “ ...


Ucap kami serempak.


^^^Lantas A Hisyam melanjutkan kembali.^^^


“ Di malam ketiga. Laki laki itu kembali untuk keluar dan dia bertemu dengan seorang pria, seperti biasa dia akan memberikan sedekahnya kemudian kembali kerumah. Keesokan pagi orang orang akan bercerita. Betapa kagetnya laki laki tersebut mendengar cerita dari salah seorang yang mengatakan bahwa semalam seorang pencuri di beri sedekah. Laki laki itu kembali berkata. ‘ Ya, Allah. Ternyata pria semalam yang menerima sedekah dari ku adakah seorang pencuri ‘ “


^^^“ Laki laki itu bersedih, karena sedekah yang dia berikan kepada seorang pencuri. Namun, dai tetap memuji Allah dan dia sangat berkeinginan untuk bersedekah lagi. Dia berkata ‘ Ya, Allah segal puji untuk – Mu. Atas mereka yang menerika sedekah dari ku yang tidak lain dia seorang pezina, seorang kaya raya dan seorang pencuri ' “^^^


“ Tampa Laki laki itu tahu. Allah mengirimkan utusannya dan dia berkata kepada laki laki tersebut. Bahwa sedekah mu diterima. Janganlah kau bersedih dan berputus asa. Sesungguhnya Allah terlah menerima sedekah dari seorang hamba dengan tangan kanan – Nya, Menempatkan sedekah itu pada kedudukan yang paling tinggi disisi Allah. Kemudian Allah akan menumbuhkan benih benih sedekah itu seperti halnya salah satu dari kalian yang merawat kuda betinanya “


...“ Menurut kalian. Apa hikmah dari kisah yang barusan A Hisyam ceritakan ? “ ...


tanya A Hisyam.


^^^Semua anak yang mendengar cerita, mereka saling pandang. Lalu menggelengkan kepalanya, seraya tidak tahu dari apa yang dipertanyakan A Hisyam.^^^


Kemudia A Hisyam menjelaskan nya kepada kami.


“ Hikmanya iyalah. Bagi seorang Pezina, ia akan terhindar dari perbuatan zina dengan memberikannya sebuah sedekah. Seorang kaya raya, barangkali dia akan bisa mengambil pelajaran dari sana. Agar dia menyedekahkan sebagian harta yang telah Allah limpahkan kepadanya untuk orang yang lebih membutuhkan. Dan untuk seorang pencuri, Barangkali saja dia akan terhindar dari perbuatan mencuri, sebab ia menerima sedekah. Jelas A Hisyam sembari tersenyum.


“ MasyaAllah. Sungguh penuh hikmah dari kisah yang diceriakan A Hisyam kepada kita semua. Mari kita meneladani anjuran bersedekah tampa pamrih.


^^^Bahkan jika kita merasa salah sasaran. Allah akan tetap memberikan hikmah yang luar biasa kepada kita “ ^^^


Ucapku yang kembali menjelaskan kepada semua anak anak.


“ Nabi Muhammad telah bersabda, Mengenai tujuh orang yang akan Allah naungi dalam naungan – Nya pada hari taklain tidak ada naungan kecuali naungan – Nya “


Seseorang yang bersedekah dengan tangan kanan yang memberi sedangkan dia menyembunyikan tangan kirinya di belakang, Dan sama sekali tidak mengetahui apa yang di sedekah oleh tangan kanan nya. Sungguh itu sangat baik.

__ADS_1


...[ HR. Bukhari_Muslim ]...


__ADS_2