Romansa Islami

Romansa Islami
[ Halaman - 48 ]


__ADS_3

..." Enggak kok kak gak lama "...


" tadi sih rencana Abil sma Kak Nay mau pasang tenda di depan puskesmas, Soalnya lama banget tau. Janjian jam berapa kakak baru keluar setelah tahun hijriah "


^^^oceh nya yang tidak berhenti membuat ku tertawa sementara dokter Arfan hanya tersenyum.^^^


..." Ah elah lebay loe dek "...


Sambil tertawa meledek Abil, Aku hanya mampu tersenyum melihat tingkah keduanya.


" Oh iya Mbak Nay, Nabil tadi bilang ada hal yang mau di bahas, Ada sesuatu yang penting sampai Mbak Nayla yang mendatangi saya disni? "


^^^tanya dokter Arfan.^^^


Entah kenapa seketika suasana berubah menjadi dingin dan canggung, untuk duluan memulai percakapan.


^^^Padahal sudah dari malam hari aku ingin membicarakan ini pada Dokter Arfan^^^


Sejenak Aku menghela nafas Lalu berbicara.


" Apa benar jika sebelum nya, Dokter Arfan sudah di jodohkan dengan wanita lain? Dan itu pilihan Mama dokter? "


Nabil ataupun dokter Arfan sontak kaget

__ADS_1


Tidak menyangka jika aku akan bertanya hal seperti ini. Seketika mereka berdua hanya diam.


" Maafkan saya jika saya bertanya soal itu, saya hanya ingin mendengar kejujuran dari Dokter Arfan "


^^^ujar ku.^^^


..." Mba Nay, tahu masalah ini dari Nabil ya? "...


Tanya nya pada ku, dan aku hanya mengangguk.


Sementara Dokter Arfan sedang menatap tajam ke arah Nabil yang pada saat itu ikut terdiam. Sejenak ia menggambil nafas dan kemudian.


" Apa yang dikatakan Nabil itu Benar adanya, Maaf jika sebelumnya saya tidak membicarakan ini terlebih dahulu pada Mbak Nay, Karna buat saya ini tidak begitu penting sampai harus memberitahu pada Mbak Nay. Itu semua keinginan Mama yang ingin menjodohkan saya dengan anak sahabat mama, dia seorang model tapi dengar ! Saya sama sekali tidak suka apalagi menerima perjodohan itu "


" Lantas Dokter membatalkan perjodohan itu? " tanya ku dengan ragu.


" Ya, Saya membatalkan perjodohan itu. Saya telah memilih wanita pilihan saya. Seorang wanita yang cantik bukan hanya cantik wajah melainkan ahklaknya yang begitu cantik sehingga saya jatuh cinta padanya, saat pertama kali kita bertemu di puskesmas ini , lalu kedua mata kita yang tidak sengaja saling menatap yaitu kamu Mbak Nayla. Pujaan hati saya "


...Deg........


Penjelasan yang di paparkan oleh Dokter Arfan kali ini membuat jatung ku berhenti seperkian detik, membuat ku tersipu malu.


Sementara Nabila yang berada di antara aku dan Dokter Arfan mulai gerah.

__ADS_1


^^^" Hello.... heey bisa liat gak disini masih ada orang "^^^


" Please deh ya kak, dilarang gombalin anak orang terlebih di depan jomblo yang fisabililah seperti aku, bisa bisa aku juga ikutan meleleh "


^^^Ujar Nabil dengan menyungging bibir beserta alis nya, membuat aku semakin tersenyum malu dan Dokter Arfan yang mencubit kedua pipi adik perempuan nya yang terlihat menggemaskan.^^^


Detik selanjutnya.


..." Dokter Arfan "...


panggil ku. Dan lelaki itu menoleh memberikan senyuman termanisnya.


" Emmm.... Soal A Hisyam yang pergi tanpa pamit kemarin? Dan sikap nya yang hari ini. Sejujurnya A Hisyam mencintai saya "


jelas ku dengan gamblang. Sontak membuat Nabila dam Dokter Arfan yang mendengar penjelasan dari ku ikut kaget.


" Lantas bagaimana dengan Mbak Nayla? Apa Mbak mencintai mas Hisyam? "


^^^Tanya Dokter Arfan.^^^


" Tidak dok, saya hanya menyanyangi nya sebagai seorang adik ke kakak tidak lebih dari itu "


^^^Jelas ku.^^^

__ADS_1


__ADS_2