
" Apa sudah selesai biacaranya? " Tanya Nabil.
..." Sudah Bil " balas ku....
..." Terus kita pulang gitu? " ...
^^^tanyanya dengan nada frustasi. ^^^
..." Kita ke puskesmas dulu ya " jawab ku. ...
..." Cie...... Pasti mau nemui Kak Arfan ya "...
^^^Goda Abil dengan usilnya. ^^^
" Iya ada yang harus di bicarakan sama kakak kamu Bil "
...balas ku dengan wajah setenang mungkin. ...
..." Soal apa Kak Nay? Kepoh nih Abil " ...
^^^tanyanya kembali, Sementara aku hanya tersenyum^^^
Tidak membalas pertanyaan Nabila yang langsung menaiki sepeda dengan Nabil yang ikut di boncengan belakang.
..." Rahasia Abil " ...
^^^ujar ku yang membiat Nabil semakin merenggek. ^^^
" Ayolah kah Nay, Kasih tau Abil sedikit saja gak masalah kak "
^^^bujuknya. ^^^
..." Enggak mau Bil. Rahasia " ...
aku hanya tertawa melihat sikap Abil bak anak anak.
__ADS_1
..." Ish... kak Nay, Tega bener Abil mati penasaran nih " ...
^^^ujar nya. ^^^
" Kalau kamu mati penasaran, Lantas yang sedang aku bonceng ini. Apakah ini hantu? "
aku yang membalasnya dengan sedikit bercanda dan Abil tertawa melihat keisengan ku pada nya.
..." Enggak mau Pokok nya !!! "...
..." Nyebelin banget sih kak "...
Aku semakin tertawa mendengar Nabil yang kini berhasil menggerutu di belakang.
☁☁ ☁☁ ☁☁ ☁☁ ☁☁ ☁☁
^^^💉💊💊 PUSKESMAS DESA 💊💊💉^^^
suatu kebetulan, setelah aku dan Nabila sampai di puskesmas desa bertepatan dengan jam istirahat.
Jika Flasback sebelum sampai ke puskesmas, Nabila sudah menelfon Arfan untuk memberitahu bahwa Nayla mengajaknya bertemu di puskesmas desa karna ada sebuah perbincangan yang harus Nayla sampaikan.
Sambil menunggu kedatangan Dokter Arfan, Nayla sempat mengambil Handpjone yang berada dalam tas ia mengirimkan sebuah pesan teks kepada Syava yang berisi, Kalau Nayla dan Nabila sedang ada di kantin.
^^^Tidak butuh waktu lama Syava segera menghampiri Nayla dan Nabila yang ada di kantin namun sayang kali ini Syava hanya menyapa Nayla dan Nabila, Ia tidak ikut bisa makan siang bersama kedua teman nya karna sudah ada janji makan siang bersama sama teman yang lain diluar. ^^^
..." Nay, Nabil maaf aku gak bisa ikut gabung karna sudah ada janji sama temen " ...
^^^ujar nya yang sambil menyapa. ^^^
..." Yah... Gitu ya kak "...
..." Aku fikir kita bisa makan siang bareng "...
^^^ jawab Nabil dengan wajah sendu. ^^^
__ADS_1
..." Maaf ya Bil, Lain kali ya " ...
^^^bujuk Syava. ^^^
^^^" Iya tidak papa, kami juga sedang menunggu Dokter Arfan " ^^^
jawab ku, kemudian dengan jurus seribu langkah dia melangkah jauh dari aku dan Nabila.
..." Aduh.... Kemana sih Kak Arfan !!! "...
..." Lama bener " ucap Nabil yang mulai kesal. ...
Aku yang melihat wajah Nabila mulai berubah 450 °c pun, segera memasukan ponsel yang sedari tadi aku mainkan masuk ke dalam tas ku.
^^^" Kakak kalau nanti jadi Istri Kak Arfan harus sabar ya " ^^^
ucap nabil yang sedari tadi mengoceh.
..." InsyaAllah Bil " ...
^^^jawab ku sambil tersenyum. ^^^
^^^" Soalnya kakak tau sendiri kak Arfan itu jadwalnya padet dan sibuk, Abil takut kalau kak Arfan gak bisa luangi waktu buat kak Nay, apalagi kalau pulang itu gak tentu bisa pagi bisa sampai larut malam " ^^^
Adik dari dokter Arfan ini terus saja mengoceh merutuki kakak nya.
Aku hanya bisa tersenyum sambil mengusap tangan gadis itu, menenangkan nya agar tidak terus marah marah.
^^^Tapi tidak lama setelah Nabil menceritakan beliau, seseorang itu muncul dari belakang dan membuat kami terkejut bak hantu di siang hari. ^^^
..." Maaf telat, kalian udah lama nunggu disini? "...
..." Udah pada pesen makan belum ? " ...
tanya dokter Arfan sambil menarik salah sati bangku kantin yang berhadapan langsung dengan ku, tidak lain dan tidak bukan dokter Arfan duduk di samping Nabila yang otomatis langsung berhadapan dengan ku.
__ADS_1