Romansa Islami

Romansa Islami
[ Halaman - 49 ]


__ADS_3

..." Alhamdulillah kalau gitu Mbak "...


^^^jawab Dokter Arfan dengan senyum manis yang ia miliki.^^^


" Dokter Arfan, Soal perkataan A Hisyam mengenai zina mata. Sebenarnya saya merasa tersindir oleh ucapan A Hisyam dan sampai sekarang saya memikirkan perkataan dari A Hisyam "


aku menjeda karna takut menyakiti perasaan Dokter Arfan.


^^^Detik selanjutnya aku melanjutkan ucapan yang sempat tertunda^^^


..." Saya takut jika, Allah marah pada saya "...


Mendengar seluruh penjelasan dari ku , dokter Arfan menghembuskan nafas dengan berat, sedangkan aku hanya bisa tertunduk menyesali perbuatan ku dengan Nabila yang hanya bisa diam pada saat itu.


" Saya tahu bahwasannya memandang mata seseorang yang bukan mahram nya itu bisa dikatakan zina mata "


...Ibnul Qayim [ Rahimahullah ]...


Berkata. Bahwa pandangan mata yang haram akan melahirkan sebuah lintasan fikiran. Lintasan fikiran tersebut akan menghasilkan sebuah fikiran atau ide, Lalu sebuah fikiran baru akan menciptakan sebuah *****, Kemudian ***** melahirkan *****, Setelah itu ***** akan menghasilkan kehendak atau kemauan hingga keinginan itu menjadi kuat hingga terwujud lah sebuah tekad kuat dan biasanya setelah ada tekad serta di bantu dengan kemauan yang kuat menghasilkan sebuah ( Zina ).


^^^" Dokter Arfan sendiri tahu bahwa hijab dari laki laki adalah menjaga pandangan nya!^^^


^^^Ketika dua mata saling bertemu maka itu dikatakan zina, sebab tidak menjaga pandangan nya "^^^

__ADS_1


Jelasku dengan tertunduk.


^^^ [ Muttafaq'allahi ]^^^


Dokter Arfan begitu juga Nabila hanya tertunduk mendengarkan ku yang sedari tadi menjelaskan mengenai zina.


^^^Sementara aku yang tertunduk dengan mengigit bibir bawah yang mulai tidak menahan air mata kini mulai tumpah.^^^


" Dokter Arfan, Izinkan saya untuk bertanya kembali berbicara " pinta ku.


..." Silahkan Mba " jawabnya....


Sejenak aku menghela nafas, dan berkata.


Ucap ku sembari menekan setiap kata.


Dengan cepat dokter Arfan membuang pandangan nyaa ke arah lain begitu juga Nabila yang semakin diam.


" Maafkan saya, jika perkataan saya ini membuat Dokter Arfan merasa sedih. Saya hanya ingin menghindar dari segala larangan Allah, seperti hal nya zina mata ataupun yang lainnya "


^^^jelas ku yang masih tertunduk menahan air mata yang sebentar lagi akan tumpah.^^^


Aku menjeda setiap ucapan yang ingin ku sampaikan kepada Dokter Arfan. Karna tidak ingin membuatnya bersedih.

__ADS_1


^^^Detik selanjut nya aku melanjutkan perkataan ku.^^^


" Pada dasarnya seseorang yang berniat untuk menikah, sepatutnya untuk segera menikah tampa harus menunggu apa lagi menunda nya. Baik dengan cara bertunangan. Untuk menghindari sesuatu yang dilarang oleh agama, seperti berkhalwat ( Berdua duan ), berpegang pegangan tandan serta perbuatan yang lain. yang dilarang oleh agama "


..." Mbak Nay "...


Panggil dokter Arfan, sejenak aku melihat mendongak ke arah dokter arfan kemudian kembali menundukan wajah.


"Besok Kita Urus Tanggal Pernikahan Kita. Lusa besok kita ke KUA untuk Memajukan hari pernikahan kita "


^^^Tegas nya, sontak membuat ku dan Nabila kaget bukan main.^^^


..." Apa dok? Be...... Besok dok? "...


Ucap ku yang semakin tidak percaya.


" Iya besok lusa, saya akan membuktikan cinta saya ke kamu Nayla dengan mengucapkan Ijap Qabul yangbdi saksikan oleh Allah dan para malaikat, serta kedua orang tua kamu dan warga desa yang lain nya "


^^^Ucapnya yang penuh ketegasan serta penekanan di setiap kata.^^^


Aku meneteskan air mata yang sedari tadi sudah ku tahan, kini lolos berjatuhan di setiap sela pipi ku.


^^^Aku terharu mendengar penjelasan dari dokter Arfan namun dengan cepat aku menghapus air mata ku.^^^

__ADS_1


__ADS_2