
Sandra merasa kesal,seperti tidak dianggap ada.
" Lihat saja camerku lambat laun Kamu pasti menerimaku, " senyum lebar sandra berikan.
Berbalik lalu melangkah keluar dari pekarangan rumah Reyhan.
Kring....kring... hp Raya berbunyi.
" Halo ma, ada apa? tanya Raya dari hp
" Mantu Mama pulang ya Nak,tidak baik lama lama berantam, " pinta Bu Linda lirih.
" Iya, Ma besok Raya pulang, " beritahu Raya pada bu Linda.
Semenjak Raya menikah dengan Reyhan,Bu linda sangat menyayangi Raya. Bu Linda yang melihat anaknya baru pulang, memanggil Reyhan untuk duduk.
" Ada apa, Bun? " tanya Reyhan dengan wajah kusutnya.
" Ada hubungan apa kamu sama Sandra, " ketus Bu Linda dengan tatapan tajamnya.
Sementara Reyhan yang melihat ibunya sedang marah walau dari tatapan, hanya bisa menunduk.
" Reyhan tidak ada hubungan apa - apa bu," sahut reyhan dengan mengusap mukanya.
" Reyhan, kalau kamu tidak mau jujur sama Bunda,jangan nyesal kalau nanti Bunda akan suruh Raya tinggalin kamu, " ketus Bu linda .
" Benar Bu,Sandra itu teman Reyhan dan tak ada hubungan lain, " Reyhan pun mengacak acak rambutnya secara kasar.
" Reyhan..., Bunda dan ayahmu, tak punya niat untuk tambah mantu,dan jangan coba- coba kau punya niat untuk nikah kedua kali," ketus bu Linda.
Pak satrio yang baru sampai,melanjutkan perkataan istrinya.
" Kalau kau coba nikah kedua kali,papa cabut kamu dari daftar surat warisan dan keluar dari Kk," ketus Pak satrio meninggalkan Reyhan di ruang tamu.
Reyhan tidak pernah lagi perduli dengan penampilannya,Rambut yang sudah panjang,kumis dan jenggot tidak pernah di cukur.
Malam pun tiba Reyhan masih tetap merindukan istrinya Raya.
Di sisi lain Rocky datang menghampiri Sandra.
" Gue peringati loe Sand,jangan pernah sekali pun kamu menggangu kehidupan Reyhan dan Raya, ketus Rocky yang memberi tahu Sandra.
__ADS_1
" Kalau gue enggak mau dengar perkataan loe gimana, " tangan Sandra mulai menyentuh Rocky dari wajah, bahu dan dadanya.
Rocky merasa jijik dengan sifat sandra,dari dulu dirinya tak pernah menyukai Sandra
Entah kenapa Reyhan bisa berteman dengan Sandra .
Sampai malam Reyhan tidak keluar dari kamarnya.Sudah sebulan Reyhan mencari Raya. Ia sudah seperti orang gila yang mencari Raya kemana pun.
Bu Linda sengaja tidak memberitahu Reyhan tentang kepulangan Raya. Bu Linda menyuruh Raya menunggunya di cafe Z.
" Pah, Bunda keluar arisan nanti ya, " izin Bu Linda sewaktu mengantar suaminya berangkat kerja.
Reyhan keluar dari kamarnya dengan wajah yang masih kusut,sebulan lebih Raya pergi, ia merasa ada yang kurang didalam hidupnya.
" Gimana kabarmu nak, apa hatimu sudah tenang? " melihat mimik wajah mantunya sudah dapat ditebak,Kalau Raya masih menyimpan rasa kecewa.
"Nak kamu jangan pernah mau memyerah kepada hama, hama itu harus di basmi, " ucap bu Linda.
" Sekarang, ayo kita ke salon, " ajak Bu Linda menarik tangan Raya.
Raya yang tangannya ditarik jadi bingung. Hanya bisa mengikuti langkah Mertuanya.
Sampai di salon Bu Linda menyuruh karyawan salon, membuat Raya menjadi cantik dan seksi.
Tangan Inka mulai bekerja,perlahan sampi hasil nya terlihat memuaskan.
Raya berdiri di depan cermin dan tersenyum.
Lalu Bu Linda dan Raya pun pulang ke rumah.
" Mah, Raya belum mau masuk kamar kak Reyhan, " Mata Raya pun seketika berkaca kaca.
Bu Linda pun menganggukkan tanda setuju.
Siang hari pas Reyhan pulang ia tak sengaja melihat kamar tamu terbuka. Betapa terkejutnya Reyhan,orang yang dirindukan ada di kamar tamu.
Reyhan langsung masuk kekamar tamu,dan mengkunci pintu kamar.Raya yang sedang tertidur,pun terkejut karena dirinya ada yang memeluk dari belakang.
Reyhan pun mencium leher Raya dan memeluknya dengan erat.
" Sayang jangan pernah tinggalkan Mas lagi, " pinta Reyhan tetap memeluk Raya.
__ADS_1
" Mas lepaskan! bukankah cintamu sudah kembali,kenapa tidak dengannya saja kamu melepas rindu mas! " jerit Raya yang berusaha lepas dari pelukan reyhan.
" Wanita itu temanku sayang ,aku tak punya perasaan apa pun padanya, " ujar Reyhan dan memutar keduo bola matanya.
" Aku tak percaya, "ketus Raya
" Mas berani bersumpah Sayang, " sahut Reyhan terus mengecup leher Raya.
Tok...tok...tok.. bunyi ketukan pintu rumah
" Ya, anda cari siapa? " tanya asisten rumah tangga Reyhan.
" Reyhannya ada bu,Saya tunangannya," ucap Sandra.
Bi ijah pun memanggil Reyhan. " Tuan ada yang datang cari Tuan,beritahu bi ijah dan berlalu pergi ke dapur.
Raya yang masih marah, menatap Reyhan tajam, Ia sengaja mengikuti Reyhan ke ruang tamu.
" Sayanggg, " panggil Sandra dengan berjalan ke arah Reyhan.
Tapi langkah Sandra harus terhenti,melihat seorang wanita berpakaian seksi ada di belakang Reyhan.
" Hei wanita sialan siapa kamu, jangan dekati Reyhan! " bentak Sandra pada Raya.
Raya yang sudah geram sedari awal, Ia pun memeluk Reyhan dengan tangan Raya yang merayap di badan,wajah Reyhan. Raya pun mengecup bibir suaminya di depan Sandra.
Sandra yang tidak terima, ingin menjambak rambut Raya, tapi tangannya di tahan Reyhan.
" Sandra baik kamu pergi dari rumah saya, dan perlu kamu ketahui, wanita sialan yang kamu katakan ini adalah istri saya, " ucap Reyhan dengan mantap.
Sandra pergi dari rumah Reyhan,dan berhenti di pintu rumah Reyhan, " Aku akan merebut Reyhan dari tangan mu. "
Bu Linda yang dari tadi sudah melihat,langsung turun. Menuju Raya dan Reyhan.
" Wah mantu mama memang jempol," ucap bu Linda bahagia.
" Tapi Mah hamanya kok bandel ya, " sahut Raya sambil duduk di sofa depan
" Entahlah,.... Rey kamu dapat teman seperti itu dari mana? tanya Bu Linda yang melihat ke arah anak semata wayangnya.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya ya teman teman .
Makasih sebelumnya.