
Raya pun mengikuti saran dari Ibunya,"Bu Raya naik duluan ya," pamit Raya pada kedua orang tuanya,dan berjalan masuk kedalam kamar.
Ceklek bunyi suara pintu kamar Raya,masuk kedalam kamarnya dan melihat suasana tidak ada yang berubah,semua masih pada tempatnya.Bersih sudah pasti karena Bibi minah rajin membersihkan kamar Raya.
Tapi ada sateu kotak di atas tempat tidur,Raya langsung membukanya.
"Apa isinya ya penasaran diri ku?"Tanya Raya dalam hati membuka kotak kado tersebut.
Mata Raya melotot sempurna.Baju gamis yang sangat cantik.Raya langsung mencuba memakainya,nyaman,lembut,"aku suka besok aku akan coba,"pikir Raya dalam hati.
Raya mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur,tapi tak ada satu pun yang muat di badannya.Raya keluar dan berjalan menuju kamar Bu siti.Ceklek Raya membuka pintu,dan berjalan menuju lemari pakaian Bu siti.
"Akhirnya ada juga yang cocok,"ucap raya sembari memegang daster Bu siti.
Bu siti yang baru ingin masuk kamar,terkejut melihat putri semata wayangnya ada dikamarnya dan membuka lemarinya.
Melihat anaknya mengambil sebuah daster,sang ibu pun hanya bisa menggelengkan kepala.
Raya pun keluar dengan daster Ibunya yang sudah di kenakan.
__ADS_1
"Pinjam ya Bu,soalnya bajuku yang tinggal tidak ada yang muat," ucap Raya dengan malu malu meong.
"Iya nggak apa-apa, oh ya bu makasih buat kadonya cantik aku suka,"ucap Raya yang sudah masuk kembali ke kamarnya.
"Akhirnya aku bisa tidur dengan tenang,"ucap Raya yang sudah naik keatas kasurnya.
Reyhan yang masih berada di bawah bersama Pak Gordon mertuanya.
"Nak,Rey Bapa mau ucapin Terima kasih,karena mau menjaga Raya dengan baik,"sahut Pak Gordon pada menantunya.
Reyhan menoleh ke arah Pak Gordon mertuanya,"Itu sudah tanggung jawab saya Pak,sebagai suaminya,"sahut Reyhan dengan sopan.
Sepeninggalan Reyhan,Ayah Raya sedang melamun memikirkan anak semata wayangnya.
"Ayah lagi mikirin apa,"ucap Bu siti pada suaminya yang dilihat sudah duduk sendiri.
"Raya,bu,"menarik nafas dan menghembuskannya ke langit langit rumah mereka.
"Ayah tidak lihat dia kelihat gembira dan lebih gemuk sekarang lagi pula Raya juga tengah mengandung cucu kita," ucap Bu Siti.
__ADS_1
"Bukan itu maksud Ayah bu,gimana nantinya kalau Raya tahu dia ternyata masih memiliki saudara kembar, Ayah takut kalau dia nanti jadi marah,bukan itu aja bu kalau nanti orang itu datang meminta Raya dari kita,"cerocos Pak Gordon pada istrinya.
"Besok Raya akan tahu semua ayah,di rumah itu Raya akan tahu siapa dirinya sebenarnya,"sahut Bu siti dengan tegas.
Flashback
Iya Pak Gordon dan Bu siti adalah tangan kanan orang tua Kandung Raya. Berhubung Orang tua Raya adalah seorang pegusaha terpandang di kota itu,maka paman Raya berniat menyingkirkan kedua orang tuanya dan Raya begitu juga kembarannya.
Tapi sayang di malam kejadian itu,Dady Raya selamat walau pun sempat dilarikan ke rumah sakit.Sekarang paman Raya sudah kembali dari tempat pengasingannya. Dan untuk kembaran Raya, Masih tinggal di LA bersama Dady kandung Raya.
flashback end.
"Ayah tidak usah takut,bukan kah kita sudah mendapat surat kuasa dari Pak Hedrawan,"bisik Bu Siti dengan perlahan.
Mendengar ucapan istrinya Pak Gordon dapat bernafas lega.
Bersambung...
Jangan lupa like dan komen.....
__ADS_1
Terima kasih sebelumnya....