Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Raya melahirkan 2


__ADS_3

"Ah,Kakak nggak berani ntar hidung atau wajah anak kita kenapa-kenapa," sahut Reyhan dengan wajah yang bimbang.


"Ih Kak Reyhannnnnn!" teriak Raya kesal.


Linda,Satrio dan Richads yang mendengar teriakkan Raya bergegas masuk ke ruang rawat dimana Raya dan Reyhan berada.


"Ada apa ini Rey,kamu apain menantu bunda,hmm,"ucap Linda dengan tatapan menyelidik.


"Nggak ada bunda,Reyhan nggak ngapain kok,cuma tadi raya suruh reyhan buat elus pinggangnya,"ucap Reyhan dengan polosnya.


"Ya,Bunda kirain kenapa tinggal elus gini aja pun," tangan Linda langsung mengelus pinggang menantunya.


Reyhan yang melihat langsung melarang,ia takut wajah anaknya bakal berubah.


"Bunda jangan,ntar wajah cucu bunda jadi jelek," sahut Reyhan spontan.


Linda yang mendengar ucapan anaknya langsung tertawa.Begitu juga dengan ayah dan mertua Reyhan.


"Sayang tidak akan terjadi apa-apa malah kamu akan mengurangi rasa sakit yang dialami Raya," ucap Linda dengan tenang.


Tak berapa lama dokter pun masuk mengecek keadaan Raya.


"Sebentar lagi ya bu,sudah buka 7," sahut dokter pada Reyhan dan Raya

__ADS_1


Dokter pun keluar dan menyuruh perawat untuk menyiapkan ruangan buat persalinan Raya.


Tak berapa lama Raya pun dibawa keruang persalinan. Reyhan pun ikut masuk keruang persalinan untuk menemani Raya.


"Ya sudah ya bu sudah waktu,ayo bu ambil nafasnya lalu keluarkan secara perlahan,"ucap dokter menuntun Raya.


"Tapi dok,saya seperti mau buang Air besar, nggak tahan lagi dok," ucap Raya yang langsung mengambil ancang ancang.


Benar saja hanya dalam sekali tarikan nafas raya berhasil mengeluarkan sang jabang bayi.


Reyhan langsung menangis melihat perjuangan Raya mengeluarkan buah hati mereka.Reyhan pun menangis mengingat semua sifatnya yang sering melawan pada sang Bunda.


"Selamat ya pak anaknya lelaki," sahut sang dokter.


Dan yang kedua kali ini pun raya begitu mudah mengeluarkan sang bayi dari dalam perutnya.


"Pak sekali ini anak bapak perempuan cantik seperti ibunya,ucap dokter pada Reyhan.


Dokter memberikan kedua bayi reyhan kepada perawat untuk di bersihkan. Sementara Dokter melanjutkan kembali menangani Raya.


" Bapak silahkan tunggu diluar," ucap dokter.


Reyhan keluar dari ruang persalinan disambut kedua orang tuanya dan mertuanya.

__ADS_1


"Gimana keadaan mantu bunda?" tanya Linda yang langsung menghampiri Reyhan.


"Mantu bunda sehat begitu juga dengan kedua cucu bunda," ucap reyhan dengan senyuman.


Tak lama kedua perawat keluar membawa kedua baby twins kepada Reyhan untuk di adzankan.


Reyhan pun menerima kedua bayinya serta mengadzankannya secara bergantian.


Linda yang sudah tak sabar langsung mengendong cucunya,begitu juga dengan Satria.Tak jauh dari tempat mereka berdiri Gordon,siti dan Sandy baru saja datang berjalan kearah dimana Richads,Reyhan dan kedua besannya berdiri.


Satrio langsung memberikan kesempatan kepada Richads untuk menggendong cucunya.


"Tuan dia cantik mirip dengan nyonya merly,"ucap Cordon yang melihat wajah baby yang di timang Richads.


"Seandainya Merly ada bersama kita sekarang dia pasti sangat senang," gumam Richads dengan perlahan.


Tak berapa lama kedua perawat tersebut meminta kedua baby twins untuk dibawa keruangan baby.


Raya pun sudah dipindahkan keruangan rawat,begitu juga kedua baby twins sudah berada diruangan yang sama dimana Raya berada.


"Gordon jangan sampai sulis tahu berita ini,aku mau memberikan pengawalan yang ketat kepada kedua cucuku dan anakku," ucap Richads tanpa mau dibantah.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like dan votenya. Terima kasih......!


__ADS_2