
Richads berniat menutup rapat rapat kabar gembira yang mereka rasakan ke dunia luar.
Trauma yang dia alami ketika Istrinya melahirkan Raya membuat ia ekstra hati hati.
Bahkan sampai menyediakan pengawal kepada kedua cucunya.
Ditempat lain Alvin sudah tak sabar untuk memberitahukan Lila kabar gembira mengenai sahabat baik mereka.
"Ada apa sich sayangku nggak sabar amat sampai suruh aku cepat cepat pulang," ucap Lila sembari memegang dagu Alvin.
Alvin yang hanya tersenyum,Lila yang melihat sikap Alvin hanya bisa menggelengkan kepala.
Merasa tak ada tak respon,Lila bangkit dari tempat duduk menuju kamar untuk berganti pakaian yang lebih santai.
Disaat Lila berjalan dua langkah Alvin bersuara," Raya sudah melahirkan dan anaknya kembar dan sekarang hutangmu dengan raya bertambah,"ucap Alvin.
Lila yang hendak melangkahkan kakinya berhenti sejenak.
Menatap Alvin,"Sayang kamu serius nggak lagi berbohongkan," ucap Lila seakan tak percaya.
Alvin membalas dengan menggelengkan kepalanya.
"Ya sudah kalau begitu ayu kita pulang untuk melihat," ucap Lila spontan.
__ADS_1
"Nggak bisa,kita nggak bisa pulang dalam waktu dekat ini,karena sebentar lagi kita pasti akan lebih sibuk,ada baiknya kamu telepon saja untuk mengucapkan selamat,"ucap Alvin memberi solusi.
"Yah sayang please ayo kita pulang sebentar aja ya," rayu Lila dengan nada manja.
"Nggak boleh,Ngeyel banget di bilangin," ucap Alvin dengan santai.
"Hiss," berlalu meninggalkan Alvin yang lagi duduk di ruang tengah.
Lila masuk kekamar dan mengambil hpnya untuk menghubungi Raya.
"Tut tut tut,...Halo Raya gimana kabar mu sobatku,"ucap Lila
"Aku baik dan yah kamu dan Alvin sudah tambah utang kalian berdua padaku,kapan rencana membayarnya," ucap Raya sekenanya.
Raya yang mendengar nada bicara Lila semakin ingin mengerjai sobat satunya ini.
"Kamu aja kali,tadi Alvin bilang dia besok lusa mau pulang khusus jenguk keponakanya,"ucap Raya.
"What..!wah nggak bisa dibiarin nih mau lunasin hutang sendiri tanpa ngajak-ajak aku," emosi Lila.
"Ya sudah gua harus ngomong sama Alvin,enak aja dia,oh ya salam buat kedua Keponakan gue," ucap Lila mengakhir teleponnya.
Raya yang baru saja berbicara pada Lila hanya bisa tertawa membayangkan Alvin yang harus mendengar ocehan sang istri.
__ADS_1
"Raya ayo sayang makan dulu biar ada Asi kamu untuk baby twins," ucap bunda Linda pada menantu kesayangannya.
Raya pun menuruti semua ucapan sang bunda.
"Bunda kapan kita bisa pulang dari sini,Raya sudah bosan Bun," ucap Raya disela sela makan siang yang sudah disiapkan pihak rumah sakit.
"Tunggu keputusan dari dokter ya sayang,bunda pun sebenarnya sudah bosan,nanti bunda tanya dokternya yah," ucap Linda pad Raya.
Diluar kamar rawat Raya Gordon sudah membawa tiga orang pengawal buat Raya dan kedua cucunya.
"Kalian jaga disini,dan ingat wajah orang orang yang tidak boleh mendekat ke Raya mau pun anaknya,tidak boleh masuk kekamar ini," ucap Gordon dengan tegas dan tak ingin di bantah.
"Ayah,mana Bunda kenapa belum datang kemari," Tanya Raya pada Gordon.
"Bunda bentar lagi datang sama dengan Kakakmu sandy," ucap Gordon pada Raya.
"Ayah mereka siapa kenapa asyik berdiri saja didepan pintu,"Tanya Siti pada Gordon suaminya.
Siapa mereka ya.....
Tunggu kelanjutannya ....
jangan lupa like dan votenya teman teman...
__ADS_1
Terimakasih