Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Raya masih marah


__ADS_3

Raya masih belum bisa tidur, kedatangan Sandra wanita yang mengaku- ngaku tunangan Suaminya tak bisa di anggap enteng. Walau pun Reyhan sudah berbicara jujur, tapi Raya tetap masih khawatir. Melihat sang istri yang masih terbangun, Reyhan melihat dan berusaha menenangkan istri tercinta.


" Raya kenapa masih belum tidur lagi sayang?" Tanya Reyhan dengan tidur menghadap Raya.


" Tidak tahu kenapa Kak, " sahut Raya melihat ke langit langit kamar mereka.


" Apa kamu masih mikirkan Sandra, Kakak sudah bilang kalau Kakak tidak ada rasa pada dirinya, " jawab Reyhan dengan pasti.


Melihat ke arah suaminya,dan menarik nafas.


" Kak aku percaya pada apa yang kakak katakan, tapi aku tidak percaya dengan wanita itu Kak, " sahut Raya dengan pasti.


" Kenapa sayang, dengar jika nanti dia mau mendekati Kakak maka aku akan segera menjauhinya.," ucap Reyhan supaya hari Raya tenang.


" Kakak, Sandra itu wanita seribu akal, aku yakin dia pasti akan kembali, " ucap Raya.


" Ya sudah sekarang kita tidur saja dulu, " Ajak Reyhan dengan memeluk istrinya.


Karena asyik dengan pikiran sendiri, Raya akhirnya tertidur juga. Reyhan yang sebenarnya tak dapat tertidur lagi,setelah berpura- pura tertidur.


" Raya, istriku ketika aku memutuskan untuk menikahimu, maka aku sudah menyelesaikan segala sesuatu yang berhubungan dengan hati kepada orang lain, " gumam Reyhan.


" Dan hatiku sekarang hanya untuk mu,karena aku mencintaimu karena Allah dan menikahimu Karena Allah ,bukan karena yang lain, " gumam Reyhan lagi sembari mengecup kening Raya.


Lalu Reyhan bangun dan menunaikan shalat tahajud. Sebulan sebelum Reyhan dan Raya menikah ,Reyhan sudah rajin shalat di sepertiga malam.Namun pada waktu Raya menghilang selama sebulan,Reyhan lupa akan kewajibannya,dan merasa dunianya sudah gelap.


Sekarang setelah Raya kembali, Reyhan bertekad hatinya hanya untuk Raya.Dan tidak akan mau berbaik hati dengan wanita Lain.


Reyhan pun membaca beberapa ayat didalam Alquran untuk mendapatkan ke tenangan di hati dan pikiranya.Selesai dengan membaca Alquran Reyhan pun meletakkan kembali ketempatnya dan melipat sajadah serta menyimpan di tempat semula.


Akhirnya Reyhan pun dapat tertidur dengan tenang.Belum lama Reyhan tertidur kini ia sudah dibangunkan kembali.


" Kak, ayo bangun sudah mau tiba waktunya, " ucap Raya sambil membangunkan suaminya.


Reyhan terbangun dan masuk ke kamar mandi untuk berwudhu.Begitu keluar semua sudah tersedia, Reyhan dan Raya pun shalat.


Ada rasa senang di hati Raya, sekarang ia bisa menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim bersama suaminya. Setelah sebulan lamanya ia pergi dari rumah suaminya Reyhan.


Setelah selesai Shalat, Raya meminta maaf kepada suaminya Reyhan, karena sudah pergi tanpa pamit.


" Kak maafin Raya ya, " ucapnya sembari mencium tangan Reyhan suaminya.


" Tidak perlu, di sini Kakak juga salah karena kakak lupa untuk menjaga hati ini, " sahut Reyhan.


Setelah masalah hati di antara keduanya selesai.Raya dan Reyhan keluar dari kamar, menuju dapur. Di sana ternyata sudah ada Bu Linda, Bundanya Reyhan. Melihat anak dan menantunya sudah akur Bu Linda akhirnya tersenyum senang.

__ADS_1


" Wah, tumben anak Bunda,dan putri bunda bangun awal ada gerangan apa, " ucap Bu Linda sambil tersenyum senang.


" Tidak ada apa- apa Bund, hanya kali ini Reyhan ingin temani Bunda masak, " sahut Reyhan memberi alasan.


" Temani Bunda, apa temani Raya? " tanya Bu Linda sambil tersenyum jahil pada putranya sendiri.


Reyhan yang mendengar ucapan Bu Linda hanya bisa menggaruk -garuk kepalanya yang tidak gatal.


Pukul 06.00 wib, Reyhan pun bergegas mandi.


Karena pukul 07.00 wib Reyhan harus berangkat ke kantor. Pekerjaan Reyhan sudah banyak yang menumpuk.


" Kak ayo sarapan dulu, " ajak Raya pada suaminya.


Reyhan dan Raya pun sarapan bersama, karena Raya juga harus kuliah pagi.Reyhan mengantarkan Raya ke universitas tempat istrinya menimba ilmu, setelah itu baru Reyhan menuju Ke kantornya.


Sampai di Kantor, Reyhan berpesan kepada Leli untuk tidak membuat janji pertemuan dengan siapa pun, selain istrinya Raya.


" Leli, jangan kasih siapa pun masuk ke ruangan saya selain istri saya, paham kamu, " ucap Reyhan dengan tegas.


" Baik Pak, " sahut Leli.


Ya di dalam ruangannya Reyhan bekerja dengan serius,memeriksa laporan yang dan beberapa berkas yang sudah menumpuk di meja kerjanya.


Tapi setibanya Raya di kantor Reyhan,ia melihat Leli mengusir seorang wanita dari kantor Reyhan.


" Siapa sih wanita yang di suruh pergi ini?" tanya Lia yang melirik ke arah si wanita.


Alangkah terkejutnya Raya melihat Sandra ada di kantor suaminya. Dan itu membuat emosi Raya memuncak seketika, tapi ia menyusun rencana.


Raya masuk ke dalam ruangan suaminya,lalu ia pun berganti baju dengan dress yang terlihat seksi. Melihat kelakuan istrinya Reyhan hanya bisa menggelengkan kepala. Raya pun duduk dipangkuan suaminya dengan tangan yang di kalungkan ke leher Reyhan.


" 1..2..3, " ucap Raya dan ceklek pintu ruangan Reyhan terbuka.Sandra yang melihat ke arah Reyhan dan Raya mukanya langsung memerah menahan emosi.


" Kau... lepaskan Tanganmu dari tunanganku!" emosi Sandra meledak.


Tapi itu tak memancing Raya, untuk marah. Leli yang melihat hanya bisa terdiam.


" Tunangan mu..., Nona Sandra apa kau mau melihat kisah kelanjutan kami ini seperti apa? " tanya Raya dengan tangan yang menyentuh wajah,bibir dan Dada Reyhan suaminya.


" Kau..! Dasar perempuan murahan!" teriak Sandra yang hendak menarik rambut Raya.


Beruntung Raya dapat mengelak dan menjatuhkan Sandra.


" Leli apa kau tidak punya sapu atau apa pun itu untuk membuang sampah?" Tanya Raya tetapi matanya menatap tajam ke arah Sandra.

__ADS_1


Seperti mengerti maksud Raya, Leli memanggil satpam ke ruangan Reyhan


" Ya, ada yang bisa di bantu Pak?" tanya Pak satpam pada Reyhan.


" Tolong ya Pak singkirkan hama ini dari kantor suami saya, " sahut Raya dengan senyum manis.


Leli memberi isyarat kepada kedua satpam tersebut agar membawa Sandra keluar dari kantor Reyhan.


Tapi Sandra terus saja berteriak, " Reyhan... Reyhan sayang tolongin aku! teriak Sandra.


Sementara Reyhan tak bisa berbuat apa - apa, ia tak ingin Raya jadi salah paham,yang mana nantinya membuat Raya kembali meninggalkan dirinya.


Setelah semua keluar dari ruangan Reyhan kini Tinggal mereka berdua.


" Kak, kenapa kakak tidak bisa bersikap tegas pada Sandra,apa Kakak masih ada rasa padanya?" tanya Raya yang memberi tatapan kilat pada Reyhan.


"Dengar ya Kak sekali lagi aku lihat Kakak tidak bisa mengambil tindakan yang tegas pada Sandra, jangan salahkan aku kalau nanti kakinya bisa ku patah kan, " Raya memberi peringatan pada Reyhan dan berjalan keluar dari Ruangan suaminya.


Tapi yang membuat Reyhan terkejut,Raya membanting pintu ruangan Reyhan dengan kuat,Bahkan sampai terdengar ke luar.


Reyhan hanya bisa menelan salivanya, dan nyali Reyhan semakin menciut melihat tingkah istrinya.


Tak berselang lama setelah kejadian tadi, Rocky pun datang.


" Hei bro gimana kabarmu, makan siang diluar yuk bareng Sandra, " ajak Rocky pada Reyhan.


Mendengar nama Sandra, Reyhan tidak bisa menerima ajakkan Rocky.


" Maaf bro, gue tidak bisa kerjaan gue banyak, " tolak Reyhan dengan halus.


Rocky tiba- tiba saja terkejut mendengar penolakkan Reyhan. Biasanya bila ia mendengar nama Sandra, Reyhan tak pernah menolak tapi sekarang untuk pertama kalinya.


Di sisi lain Raya masih kecewa dengan sifat suaminya.Raya pun mengirimkan SMS pada Reyhan.


" Kakak aku kecewa pada dirimu, kamu tau aku tak mau di duakan, tapi untuk saat ini sepertinya kita harus berpisah saja, " ketik Raya .


Drrrt..drrrt bunyi sms dari Hp Reyhan dan membukanya. Seketika mata Reyhan terbuka lebar dan sangat terkejut dengan isi pesan dari istrinya.


Lutut Reyhan seketika lemas,melihat isi pesan dari istrinya. Rocky yang melihat keadaan Reyhan menjadi kasihan.Ia datang pada waktu yang tidak tepat.


Bersambung...!


Jangan lupa Like dan komen ya teman teman


Terima kasih buat semua

__ADS_1


__ADS_2