Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Caman(calon Mantu)


__ADS_3

Sepulang dari rumah Lila kedua orang tua Alvin,berdendang ria di sepanjang jalan menuju ke rumah mereka.Daniel yang melihatnya mengerutkan keningnya.


"Siapa yang lamaran ya, sepertinya Ayah akan punya Istri baru lagi,makanya berdendang terus," ucap Alvin yang pelan namun masih bisa di dengar oleh kedua orang tuanya.


"Ayah masih ada niat,buat nambah lagi...!ketus ibu yang melirik pada suaminya.


"Nambah ada Mi,buat lagi yok,biar anak kita Ada satu lagi,"Rayu Pak brata pada Istrinya.


"Hiss Ayah kalau soal nambah itu ayuk Ah,"Nada manja bu Brata keluar juga.


Alvin yang berniat mengerjai ayahnya akhirnya gagal.Sampai di rumah Alvin langsung masuk ke kamarnya untuk segera mandi dan berganti pakaian.


"Raya siapin Kado yang gede buat Aku dan Lila," SMS Alvin kepada Raya sahabatnya.Saat makan malam Alvin tidak Turun karena masih banyak yang harus dikerjakan Alvin.


Malamnya Alvin sudah tertidur dengan nyenyak.


keesokan paginya Alvin pun bangun awal, ia lari pagi sekitar Rumahnya,dan tepat pukuk 07.00WiB Alvin sudah pulang.


"Vin apa kamu nanti datang ke pesta pernikahan sepupunya Lila," tanya Bu brata pada Alvin.


"Ya Mi,tidak mungkin, kan Alvin tidak datang,apa kata Lila," sahut Alvin sambil makan.

__ADS_1


"Sampai jumpa disana Son," ucap Pak Brata dengan senyum jahilnya.


Alvin sendiri bersiap siap menjemput Lila dan ingin berangkat bersama ke tempat gedung pernikahan Toni.


Alvin pergi dengan menaiki mobilnya, sesampainya di depan rumah Lila, ada rasa deg degan di jantung Alvin.


Tok tok tok Alvin mengetok pintu rumah Lila.


Bu Jacky datang membuka pintu rumah,"eh ada calon mantu yang datang," ucap Bu Jacky dengan senyum.


"Ayo caman masuk ibu panggil Lila dulu,"sahut Bu Jacky masuk ke dalam memanggil anak gadisnya.


"Hati-Hati putri ibu dan Caman jangan ugal ugalan oke," Bu jacky memberi peringatan.


Alvin dan Lila masuk kedalam mobil,dan berlalu pergi meninggalkan halaman rumah Lila.


"Lil, apa kamu sudah menyiapkan kado buat Sandra?"tanya Alvin dengan tetap fokus pada kemudinya.


"Belum sih Vin,apa ya biar kalau dia mau jahat lihat yang kita kasih biar bisa tobat," sahut Lila.


"Dia itu Tidak bisa tobat,lihat saja dia pasti akan berulah lagi," sahut Alvin sambil memegang tangan Lila.

__ADS_1


"Aish kau Vin,tega loe gimana pun Sandra itu bakal jadi Kakak gue,"ucap Lila memandang wajah Alvin.


"Vin kita singgah di Toko depan dulu Ya," setelah melihat ada toko pakaian di depan.


Alvin dan Lila turun dan membeli kado buat Toni dan Sandra. Setelah dapat mereka pun meĺanjutkan kembali perjalanan mereka menuju gedung resepsi pernikahan Toni.


Acaranya berlangsung sakral,Reyhan dan Raya pun turun hadir mengucapkan selamat.


"Toni, jaga istri loe ya,jangan sampai dia datang ngerayu suami gue nanti,"gumam Raya yang hanya dapat didengar oleh Toni dan Sandra.


"Tenang aja Loe dia Tidak akan berani lagi,gue jamin," sahut Toni tenang.


Acara pernikahan pun berlangsung meriah,setelah selesai dengan akadnya Toni dan Sandra,giliran Alvin dan Lila sekarang yang Pak Brata dan Bu Brata,dan juga keluarga Lila mereka membicarakan tentang pernikahan Lila dan Alvin yang akan diselenggarakan bulan depan.


Toni yang datang dengan Sandra ikut bergabung" Ya dek kau memang adek ku selalu ikut langkah kakaknya," sahut Toni yang mengacak rambut Lila.


Sandra hanya bisa tersenyum dan berpura pura manis.Lila yang melihat Sandra langsung berbisik," Loe seharusnya Tobat sebelum Kakak gue hukum loe dengan berat,tidak usah berpura pura baik," sahut Lila dengan sinis pada Sandra.


Bersambung


Jangan lupa like dan komen serta Votenya ya teman teman

__ADS_1


__ADS_2