Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Membujuk.


__ADS_3

"Sayang,aku pergi kerja untuk siapa?'kan untuk dirimu dan calon sibuah hati juga,"bujuk Reyhan agar istri tercintanya tidak berpikir macam-macam tentang dirinya.


Raya yang masih cemberut,dibujuk oleh Ibunya,"Sayang sejak kamu menikah,kita tak pernah lagi menghabiskan waktu bersama,apa lagi sejak kamu lahir sudah lama tidak bertemu dengan Ayah dan Kakakmu,"cerocos Bu siti memberi pengertian.


Reyhan yang tahu watak keras sang istri akhirnya mengalah dan menelepon asistennya.


"Leli,tolong berkas berkas yang mau saya tanda tangan bawa ke rumah,nanti saya kirim alamatnya,"ucap Reyhan melalui telepon celulernya.


"Baik Pak,"jawab Leli terdengar oleh Raya kerena sengaja di speakerkan.


Ditempat lain Lila dan Alvin yang sudah sah menjadi sepasang suami istri,kini tengah sibuk dengan sidang meja hijau.


"Ah gimana nih,pusing...! Teriak Lila yang stress dengan persiapan nantinya.


"Dibawah santai aja,"sambil memeluk Lila dari belakang.


Ya sejak menikah mereka tinggal di sebuah apertemen milik Alvin.


"Mas jadi melanjutkan S2nya di negara AB?" tanya Lila yang melihat Alvin dari cermin hias.

__ADS_1


"Apa lagi yang harus kamu takutkan,kita berdua akan pergi bersama,"ucap Alvin menenangkan Lila.


"Ya sudah dari pada risau,bagaimana kalau kita hmmmm,"yang sudah memberikan senyum ciri khasnya pada Lila.


"Masih pagi aja,udah mesum buruan gih mandi ntar lagi kita ada pertemuan dengan Bapak Sulio,"Ucap Lila yang memberi peringatan pada suaminya .


Dek seakan kepala Alvin terantuk ketika mendengar ucapan Lila,"Terima Kasih sayang udah kasih Tahu kalau tidak gaswat...,"jerit Alvin yang sudah berlalu ke dalam kamar mandi.


Alvin yang sedang mandi,Lila sudah berkutat, di dapur untuk memasak.Tercium aroma sedap dari arah dapur.Alvin yang hanya memakai handuk saja dipinggang berjalan menuju dapur.


"Sayang lapar...," ucap Alvin sekenanya dan langsung duduk saja di kursi makan.


"Aa nggak sopan banget mana ada orang makan seperti itu,"Lila berbicara sambil mencibir Alvin.


"Huff nasib baik tinggal berdua,gimana ya seandai di lihat mami sama Dady malu aku," ucap Lila sembari menggeleng kan kepalanya.


"Piis sayang,"sembari mengacungkan kedua jari membentuk huruf V dan berlalu ke arah kamar mereka.


Lila langsung masuk kekamar mandi,dan tak butuh waktu lama untuk mandi Lila sudah keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju kamar untuk berpakaian.

__ADS_1


Selesai berpakaian,mereka berdua langsung sarapan.


"Kak aku sudah siap,ayo kita berangkat aku tidak mau kena amuk," ucap Lila pada Alvin.


Di tempat Sandra,Toni sudah di buat pusing dengan segala permintaannya.


"Sayang...aku mau sup iga tapi kamu yang masak,"ucap Sandra dengan wajah yang dibuat semanyun mungkin.


"Bagaimana kalau kita beli saja,di rumah makan depan," rayu Toni pada Sandra.


"Masalahnya ya,sayang babynya mau masakan papanya bukan orang lain,"Nada manja di keluarkan Sandra pada Toni.


"Oke baiklah,tunggu sebentar masak akan masak,"sambil berlalu ke arah Dapur.


Sebelum memasak terlebih dahulu,Toni membuka youtube,dan mencari resep dan cara membuat sup iga.Setelah dapat Toni langsung menyiapkan dan memasak langsung sup Iga yang diminta oleh sang istri tercinta.


Bersambung


jangan lupa tinggal kan jejaknya !

__ADS_1


__ADS_2