
Pagi cerah Raya bangun dan melihat suami tercinta sudah tidak berada disisinya.
"Hoek hoek hoek,"terdengar suara orang muntah dari dalam kamar mandi.Raya berjalan dan melihat Reyhan sudah terduduk lemas di lantai. Raya pun menolong Reyhan untuk bangkit dan membawanya ke kasur, "Kakak di sini dulu ya Raya mau kebawah," berjalan menuju pintu lalu keluar menuju dapur.
"Bibi, buatin wedang jahe buat Kak Reyhan,"ucap Raya pada salah satu pelayan di rumah bu Linda.
Sementara bi ijah menyiapkan wedang jahe,Raya sudah naik ke atas melihat suaminya.
Masuk kekamarnya dan melihat ke arah Reyhan,"Kak apa kau baik baik saja," tanya Raya yang melihat suaminya sedang berbaring lemas di kasur.
"Non ini wedang jahenya," Bi ijah masuk dan meletakkannya di atas nakas.
"Kak ayo bangun,di minum dulu wedang jahenya,"sahut Raya yang membantu reyhan duduk dan meminum wedang jahe.
Setelah meminum beberapa teguk Raya membiarkan Reyhan berbaring sebentar.Dan Raya kembali keluar dari kamar,ia menuju meja makan dan mulai sarapan dengan roti dan susu.
Selesai Raya pun sudah mulai bergegas keluar menuju perpustakaan kota untuk mencari bahan-bahan buat skripsinya.
Drrrt drrrrt Hp Raya bergetar dan ia melihat ternyata ada ,sms yang masuk, Raya melihat ternyata dari pelatihnya.
"Raya apa Loe masih bisa ikutan balapan," isi pesan dari pelatih Raya.
"Maaf kak Sekarang Raya tidak bisa ikut karena Raya sekarang sedang hamil muda," balas Raya pada pelatihnya.
__ADS_1
"Ok,kalau begitu,"balas sms dari sang pelatih.
Raya pun pergi dengan naik keretanya menuju perpustakaan.Setiba disana Ia pun mencari materi untuk melengkapi skripsinya.
Di tempat lain Sandra baru bangun setelah pergulatan panjangnya dengan Toni yang kini sudah sah menjadi suaminya.
Sandra pun bangun untuk mandi membersihkan diri.Toni yang meraba tempat tidur tidak menemukan Sandra ada disana.
Ia pun bangun dan menuju kamar mandi setelah mendengar cipratan air dari kamar mandi.
"Aaa" jerit Sandra kaget karena tidak tahu Toni sudah masuk dan memeluk Sandra dari belakang.
"Kau curang Sand kenapa tidak membangunkan ku hmm,apa kau mau lari menemui pria itu," sambil mencium tengkuk leher Sandra dan tangan toni sudah berada di gunung himalaya.
Akhirnya di kamar mandi terjadi lagi olah raga panas sepasang suami istri yang baru menikah.
Satu jam kemudian mereka berdua baru keluar dari kamar mandi,dan langsung berpakaian.
"Sayang aku lapar,"Sandra sambil memegang perutnya.
"Ok,kita akan turun kebawah dan makan di restoran," sahut Toni yang sudah siap berpakaian.
Setelah selesai dan merasa tidak ada yang ketinggalan Sandra dan Toni turun kelantai bawah untuk sarapan di Restoran yang berada di dalam hotel tersebut.
__ADS_1
Raya yang sudah dapat materi untuk skripsinya pun pulang dan memutuskan untuk mengerjakannya dirumah.
Sampainya di rumah Raya langsung naik keatas menuju kamarnya untuk melihat keadaan suaminya.
"Kak Rey kamu masih belum ok?" tanya Raya yang masih melihat Reyhan tertidur di kasur.
Raya pun turun kebawah mengambil sarapan buat Reyhan,dan sudah kembali dengan membawa nampan yang berisi nasi goreng dengan telur mata sapi dan segelas teh hangat.
" Kak ayo makan sarapan dulu biar ada tenaga untuk olah raga," Raya asal jawab membuat Reyhan bersemangat.
Dalam sekejap Reyhan sudah menghabiskan sarapannya,dan meletakkannya di nakas.
"Hep mau kemana,kau harus bertanggung jawab," ucap Reyhan dengan menaik turunkan alisnya.
"Kak kau baru makan,tunggu sebentar oke,aku antar dulu ini ,kebawah dan aku akan datang lagi," jawab Raya dengan membawa nampan yang sudah kosong.
"Tidak aku tahu kau mau mengelak,"Reyhan sudah berdiri dan memeluk Raya dari belakang.
Bersambung....
Jangan lupa like dan komen
Terima kasih.
__ADS_1