Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Ayah Dan Ibu Datang


__ADS_3

Reyhan pun berjalan ke dalam sambil membawa buku-buku milik istrinya Raya.Di loby ia tak sengaja melihat Leli,dan memanggilnya.


"Ya ada yang bisa saya bantu Pak?"tanya Leli dengan sopan.


"Kamu suruh siapa saja bawa buku-buku ini keruangan saya,dan pastikan orang itu sudah memakai parfum yang sudah ku suruh,"Perintah Reyhan pada Leli sekretarisnya.


Sementara Leli yang membawa buku-buku Raya ke dalam ruangan Reyhan Di tempat lain kedua orang tua Raya baru saja pulang dari luar negeri setelah selesai dengan masa tugas Pak Gordon Ayah Raya.


"Ayah, ibu kangen dengan putri kita,apa kabarnya dengan Raya yjni ,"usul Pak Gordon kepada isterinya.


"Apa Reyhan akan memberi izin?"tanya Bu siti ragu sambil melihat ke arah suaminya.


"Kalau perlu dengan Reyhan sekali kita bawa," jawab Pak Gordon menenangkan hati istrinya.


Sesampainya Pak Gordon dan Bu Siti kerumah, mereka disambut oleh Bibi minah dan Pak Ujang.


"Selamat datang kembali Tuan dan Nyonya," sapa Bi minah dengan sopan.


"Bi Minah gimana keadaan Bibi selama kami pergi,maaf ya Bi sudah merepotkan Bibi selama kami pergi,"ucap Bu Siti sambil memberikan sedikit oleh-oleh kepada Art mereka yang setia.


"Saya baik-baik aja Nyah,"sahut Bi minah dengan sopan.


"Nya,Nona Raya pernah datang sekali,tapi itu pun pas waktu Nyonyah dan Tuan baru pergi ke Negara X,"beritahu Bibi Minah pada nyonya rumah tempat ia bekerja.


"Oh makasih Bi,"Jawab Bu siti dengan sopan.

__ADS_1


Bu siti segera masuk kekamar mereka,untuk beristirahat sejenak.Ia pun tertidur karena sudah lelah dengan perjalanan mereka yang lumayan jauh.


Sedangkan Pak Gordon harus segera kembali keperusahaannya karena sudah banyak berkas yang meminta perhatian darinya.


Selesai dengan tugas- tugas yang ada di kantor Pak Gordon pun langsung menuju rumahnya untuk beristirahat.


Sesampai di Rumah Pak Gordon langsung menuju kamarnya,untuk tidur sejenak.


Bi Minah sudah masak makanan sesuai yang di perintahkan oleh Bu siti.


Karena perjalanan jauh tak .terasa bu Siti dan Pak Gordon tertidur sampai pukul 18.00 wib.


Bu Siti yang sudah bangun dari awal tadi,langsung bergegas mandi.


"Yah, ayo yah ntar nanti kita ke malaman sampai di rumah aya,"cerocos Bu siti yang tidak sabar bertemu anaknya.


Tak butuh waktu lama sepasang suami istri tersebut sudah tiba di depan rumah Linda.


"Assalamu"alaikum,"sapa Pak Gordon dan Bu Siti .


Salah seorang pelayan Bu Linda datang tergesa gesa membukakan pintu.


"Eh Tuan Gordon,silahkan masuk Tuan ,saya panggilkan dulu Nyonya sama Tuan Satrio ke dalam," sahut pelayan tersebut.


Bi Rasi nama pelayan tersebut segera memanggil Bu Linda dan memberitahu bahwa kedua orang tua Non Raya ada didepan.

__ADS_1


"Nyah Bu siti dan Pak Gordon ada di depan,"beritahu Rasi pada Bu Linda.


"Siti dan Gordon,Oh iya ya nanti saya susul kedepan, kamu buatkan teh buat mereka,"perintah Bu Linda pada pelayannya.


Bu Linda pun segera datang ke ruang tamu melihat besannya yang sudah berapa bulan ini tak pernah bertemu.


"Halo....jeng gimana kabarnya,sudah lama kita nggak jumpa,"Ucap Bu Linda pada kedua besannya.


"Iya ya,terakhir kita ketemu hanya pas nikahan anak kita,"ucap Bu siti kepada bu Linda.


Dari dalam Pak satrio muncul menyapa sahabat karibnya,"Halo Bro apa kabar gimana perjalanan bisnisnya?"sambil menjabat tangan sahabatnya.


Dan Tak lupa mempersilahkan duduk kembali.


kedua sahabatnya yang sekarang menjadi besan Pak Satrio.


"Jeng jangan terkejut dengan perubahan Raya,"ucap Bu Linda memberi rasa penasaran pada Kedua orang tua Raya.


Mereka yang sedang asyik ngobrol akhirnya terganggu dengan kedatangan Putri dan menantu mereka.


"Mama....!"jerit Raya dengan berlari dan perasaan Gembira.


"Huff Mama aja di ingat,tau gini Papa nggak usah datang,"rajuk Pak Satrio kepada putrinya Raya.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan Votenya


__ADS_2