Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Rahasia yang terungkap


__ADS_3

"Maksud Ayah apa,tahu sebenarnya?"melihat ke arah kedua orang Tuanya secara bergantian.


Menarik nafas dan memghembuskannya secara perlahan.Menatap tajam ke arah Sebuah gambar,dan mengeser sedikit dari posisi semula.


Terdengar seperti ada suara pintu yang terbuka.Pak Gordon membuka alamari lalu masuk kedalam. Raya dan Reyhan yang penasaran pun ikut masuk disusul oleh bu Siti.


Raya kagum dan heran di dalam ruangan itu ada sesosok pria baruh baya yang sedang duduk di sebuah kursi roda.


"Tuan Richads,ini Raya putri anda,dan yang disebelahnya ini menantu ada," ucap Pak Gordon pada atasannya.


Raya yang sedari tadi menyimpan sejuta tanya,kini Mengeluarkan semuanya


"Ayah,tolong jelaskan apa maksud ini semua?"ucap Raya dengan melihat kedua orang tuanya secara bergantian.


"Tuan Richads adalah Ayah kandung mu,berhubung karena suatu alasan kau dan kakak mu kami pisahkan agar tidak terjadi hal yang buruk semua,termasuk kakakmu,"cerocos Bu Siti.


"Maksud ibu,aku bukan anak kandungmu,ibu jangan bercanda ini,nggak lucu bu,"Ucap Raya yang menahan air matanya agar tidak jatuh.

__ADS_1


"Benar itu Nak,Dady sengaja menyembunyikan kalian,karena itu permintaan Almarhum mumy mu,dia tak sengaja mendengar percakapan kakaknya dan istrinya,yang tak lain paman dan bibimu,"Berhenti sejenak memandang sebuah foto yang ada di atas nakas.


"Ini.. ini mama kandungku,"mengambil foto tersebut.


Reyhan yang sedari tadi melihat hanya bisa memberi pelukan hangat untuk Raya agar ia bisa kuat menghadapi kenyataan yang ada.


"Paman dan Bibimu berusaha menyingkirkan kalian agar bisa menguasai semuanya, karena semua aset perusahaan dibuat atas namamu dan kakakmu, Termasuk rumah ini dan beberapa vila lahan perkebunan" cerocos Tuan Richads.


"Jadi Kakak tahu semua,kemana Dia,"sahut Raya.


"Besok,Kakakmu sampai disini,kau sudah menyiapkannya kan Gor,"Menatap ke arah tangan kanannya.


"Pada waktu itu mereka sudah berhasil melukai ku,bahkan hampir saja membunuhku,Namun Siti datang tepat setelah orang itu pergi,siti membawaku keruangan ini dan merawatku sampai sembuh,"ucap Richads terus terang tanpa ada yang disembunyikan.


Raya melihat ke arah mata kedua orang tuanya yang membesarkannya seolah mencari ke


pastian yang bisa ia percaya.

__ADS_1


"Dady tahu kau pasti tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan,namun kau harus tahu bahwa paman mu akan datang untuk membawa mu pergi dari gordon dan siti," ucap Richads.


Raya bergegas keluar dari ruangan tersebut dan Reyhan menyusul istrinya juga.


"Kak Apa aku sedang bermimpi,hal yang tidak masuk akal bagi ku,"Ucap Raya mencurahkan apa yang ada dihatinya.


"Sayang mungkin Ayah dan Ibu tidak berniat untuk mempermainkanmu," ucap Reyhan menenangkan hati istrinya.


Sementara di dalam rumah,"Gordon Terima kasih karena dirimu mau menjaga dan merawat kedua anak ku,"sahut Richads pada tangan kanan,sekaligus asistennya.


"Itu sudah kewajiban saya Tuan, ada tidak perlu berterima kasih,"Jawab Pak Gordon pada Atasannya.


"Kak, kenapa harus sekarang,bukan dari kemarin aja jika ingin Berterus terang,"ucap Raya dengan nada kesal.


"Ya sudah dari pada Kau kesal lebih baik kau shalat dulu,Biar hati kamu tenang dan pikiran jernih,"Ucap Reyhan dengan penuh kesabaran.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan votenya ya teman teman.


Terima kasih


__ADS_2