
Akhirnya tanggal dan gedung serta mengenai pernikahan Lila dan Alvin semua telah siap ditentukan.
"Sayang mami, besok kalian datang ke butik Fashion,mengenai baju pernikahan kalian nanti," sahut Bu brata pada Alvin dan Lila.
"Baik Mi," sahut Alvin yang menatap Sandra dengan tatapan tidak suka.
Sementara Raya dan Reyhan,yang baru pulang dari akad nikah Toni dan Sandra mereka singgah di sebuah mall untuk membeli beberapa buah baju untuk Raya.
"Aya mau baju seperti apa,kita lihat di toko itu oke," ajak Reyhan pada Aya.
Mereka masuk Ke salah satu Toko yang ada di mall,Aya memilih baju hamil yang tertutup dan terasa nyaman.Aya memilih beberapa potong begitu juga dengan perkakas **********.
"Sudah siap sayang tidak ada yang ketinggalan lagi?"tanya Reyhan pada Raya yang sydah mengantri di kasir.
Raya dan Reyhan berjalan kembali menuju minimarket yang ada di dalam mall tetsebut.Disana Raya dan Reyhan berjalan menyusuri Rak susu untuk ibu hamil,setelah dapat susu hamil yang diinginkan Raya mereka menuju rak Buah-buahan.
Tak lupa Reyhan pun mencari apa yang di perlukan.Selesai Raya dan Reyhan pun berjalan menuju kasir untuk membayarnya.
Selesai dengan semua belanja yang diperlukan, Raya dan Reyhan pun keluar dari Mall pada waktu sore hari.
__ADS_1
"Mas kita singgah dulu di restoran yang ada di depan,aku ingin makan seafood,"beritahu Raya pada suami tercinta.
Reyhan melihat Raya sekilas,semenjak hamil ***** makan Raya meningkat dua kali lipat.
Tak heran Reyhan selalu pulang membawa snack untuk cemilan istrinya.
Bahkan di rumah Reyhan didalam kulkas sudah terisi dari buah-buahan sampai cemilan untuk Raya.Setelah sampai di rumah sepasang suami istri tersebut masuk dengan menenteng beberapa paperbag belanjaa dan kantong plastik.
Bu Linda melihat anak dan istri membawa kantongan belanjaan "Belanja apa Nak?" tanya Bu Linda pada Raya menantunya.
"Baju,Bund soalnya baju ku sudah tidak muat padahal masih usia 2 bulan tapi sudah tidak muat semua bajuku," sahut Raya menjelaskan.
Reyhan dan Raya duduk di ruang tv menonton berita melihat apa yang terjadi di luar sana.
"Sayang,kau tidak boleh lagi ikut lomba balap," ucap Reyhan memberi peringatan.
"Tapi kak,itu tidak mungkin please kak,"pinta Raya memohon.
"Sayang itu tidak bisa,kamu lagi hamil,mas tidak mau kamu dan joniur terjadi apa apa,"Reyhan memberi peringatan.
__ADS_1
"Dari pada kamu balap lebih baik selesaikan skripsimu dan jangan coba coba,"ucap Reyhan dengan nada tegas seolah tak ingin dibantah.
Raya hanya bisa menelan salivanya,mau membantah tidak mungkin Reyhan adalah suaminya yang harus ia turuti. Sekali Ini Raya menuruti perintah Suaminya.
"Apa skripsimu sudah selesai? tanya Reyhan pada Raya.
"Sedikit lagi Kak,besok aku mau ke perpustakaan kota mencari materi yang belum ku dapat," jawab Raya menatap kearah televisi.
Lambat laun mata Raya sudah terlelap, dan sudah masuk alam mimpi.
Reyhan melihat istrinya tertidur,mengangkat Raya masuk ke kamarnya dan meletakkannya secara perlahan dikasur.
Reyhan pun menyelimuti Raya,dan mengecup kening istrinya. Namun pada saat Reyhan bangkit Raya memegang tangan Reyhan seolah tidak mau di tinggalkan.
Reyhan akhirnya tertidur di samping Reyhan sembari memeluk istrinya.
Bersambung....
Jangan lupa,like dan komen,saran biar author semangat menulisnya.
__ADS_1
Terima Kasih