
"Gimana sayangku, berhasil?" tanya Toni antusias pada Sandra.
" Tidak, sayang aku malah bertemu istrinya, " jawab Sandra yang langsung duduk di pangkuan Toni.
" Yes, Dia tak berhasil, aku harap kau tidak akan pernah berhasil," ucap Toni dalam hati.
Toni sebenarnya pria yang baik,cinta yang tulus dia berikan untuk Sandra, dan berharap Sandra bisa berubah. Toni memang tidak sekaya Reyhan, Tapi dia pria yang pekerja keras.
Toni sudah bisa mengumpulkan pundi - pundinya, tanpa diketahui Sandra.
Terus apa langkahmu selanjutnya? " tanya Toni yang memandangi wajah kekasihnya.
" Akan aku pikirkan dulu, " jawab sandra memandang wajah Toni,Pria yang sudah lama berdiam dalam hatinya.
Ya Toni adalah pacarku mulai SMA, Jadian dengan Toni pas aku masih menjalin hubungan dengan Rayen, seorang Guru ngaji.Tapi hubungan ku harus kandas setelah aku tertangkap basah pas lagi jalan berdua dengan Toni di mall.Saat itu juga Rayen memutuskan hubungannya dengan ku.
Tapi terakhir aku mengetahui lewat Televisi yang tak sengaja menyiarkan pernikahan seorang CEO dengan gadis muda.Tapi yang membuat aku terkejut CEO tersebut adalah Rayen.
" Sial Kenapa juga aku kecolongan," batin Sandra.
" Kenapa sayang?" tanya Toni yang melihat ke arah Sandra.
" Itu lihat, " sahut Sandra menunjuk kearah Televisi.
__ADS_1
" Terus kenapa sayang, lagian dia kan sudah nikah juga, ngapain masih harus diganggu," sahut Toni.
" Sayang kalau aku jadi istrinya biar pun jadi kedua pasti hidupku itu senang, dan kamu pun pasti kecipratan juga, ucap Sandra panjang lebar dengan senyum smirk.
" Sayang jangan main api,nanti kamu terbakar sendiri, " nasehat Toni.
" Tenang aja Sayang, aku nggak main api, tapi main Air, " sahut Sandra yang dibalas gelengan kepala oleh Toni.
Sandra pun mulai menyusun rencana, supaya dirinya bisa diterima kembali oleh Rayen. Namun dari awal saja Sandra sudah tidak dapat sambutan hangat.
Apa lagi hari ini Sandra malah di buat panas oleh Raya istrinya.Tapi bukan Sandra kalau tidak dapat apa yang di inginkan.
" Sayang, " rayu Toni pada Sandra pacarnya.
" Kita nikah aja ya, " bujuk Toni pada Sandra.
" Lihat saja aku akan singkirkan kamu wanita sialan,hanya aku yang pantas berada di samping Reyhan, " gumam Sandra dengan Tangan terkepal.
Sandra tengah asyik memikirkan rencana iblisnya,Toni juga tengah asyik meniup leher belakang Sandra.
Sandra yang merasa geli, awalnya ia protes.
"Sayang.....,ihs marah aku ini, " gumam Sandra dengan nada manja.
__ADS_1
Tapi Toni tidak menghentikan aktivitasnya,ia malah mengecup belakang leher sandra.
" Kita nikah ya sayang, " pinta Toni pada Sandra yang terus berusaha membujuk.
" Ia sayang, tapi tidak sekarang, aku harus bisa masuk ke keluarga Reyhan, " Jawab Sandra.
" Untuk apa kau ganggu dia sayang,Reyhan sudah nikah," ujar Toni,memperingatkan Sandra.
" Sayang kau tak usah ikut campur apa pun yang ku buat, " ucap Sandra dengan tegas.
Toni hanya bisa menarik nafas saja.
" Sepertinya aku harus bertemu dengan istri Reyhan, hanya itu satu- satunya cara," pikir Toni dalam hati.
Tapi tangan Toni sudah berjalan menyusuri seluruh badan Sandra. Hembusan nafas Toni di belakang telinga Sandra membuat bulu kuduk Sandra berdiri. Perlahan Toni mencium pipi,turun ke bibir lalu leher. Selanjutnya mereka pun melakukannya sampai keduanya merasa lelah setelah mencapai sama sama mencapai.
" Sayang makasih ya, " sahut Toni sembari mengecup kening Sandra.
" Hmm, " Sandra pun terlelap tidur di pelukan Toni.
" Aku memang bukan manusia bersih, tapi aku tidak mau punya ku direbut orang, " pikir Toni di dalam hati.
" Kau harus jadi milikku selamanya, " ucap Toni dalam hati, sembari tangannya menyusuri wajah Sandra.
__ADS_1
Toni juga akhirnya tertidur di samping Sandra.
BERSAMBUNG..