Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Merly


__ADS_3

Selesai dengan shalat hati Raya kini tenang,namun satu yang tak bisa dia pungkiri ini adalah sebuah kejutan bagi dirinya.Ia merasa ini hanya sebuah permainan.


Setelah hari pernikahannya,Kedua orang tuanya datang,dengan membawa sebuah kabar berita yang tidak masuk akal. Tidak angin dan tidak ada hujan Ayah dan Ibunya mengatakan kalau dirinya bukan anak Kandung mereka.


"Sayang mungkin ada alasan kenapa Ayah dan Ibu menyembunyikan ini dari kamu selama ini," Ucap Reyhan yang menatap ke arah kedua bola mata Raya.


Dari jauh ada sepasang suami istri yang datang menuju rumah dimana Raya dan Reyhan berada.Kedua suami istri tersebut masuk,tanpa bertanya pada Raya atau pun Reyhan.


"Mas Bagaimana kalau kita jual saja rumah ini,toh kedua anak kakakmu sudah dinyatakan hilang,"ucap seorang wanita yang berada di samping pria tersebut.


Raya mengambil gambar sepasang suami istri dan mengirimnya pada Ayahnya.


Drrt drrt drrt bunyi hp Pak Gordon,Membuka dan melihat isi dari wanya.


"Bu tutup pintu itu,cepat mereka sudah sampai," sahut Pak Gordon pada istrinya.


Bu siti melakukan apa yang di perintahkan oleh suaminya.


Flash back

__ADS_1


Dua puluh tahun silam sebuah keluarga bahagia terusik oleh kehadiran salah satu keluarga dari pihak istrinya.


"Merly....! ibu tidak mau tahu kau harus memberikan apa pun yang diminta oleh adikmu!"bentak ibu sulis pada putrinya.


"Tidak akan,bu cukup sudah selama ini aku menolongnya,memberikan apa pun yang diminta,tapi kali ini itu tidak akan terjadi,"Ucap Merly dengan tegas.


"Tidak cukup selama ini mereka membuatku sebagai sapi perah.Lagi pula Ibu tidak pernah mau mendengarkan segala keluh kesahku,tapi saat aku di lamar pria Kaya ibu berpura pura baik ternyata ada maksudnya,"ucap Merly dalam hati.


"Mas aku mau disaat aku nanti melahirkan, aku tidak ada di sini,namun aku mau berada di kota S tempat tinggal Gordon dan siti,"Ucap Merly pada suaminya Richads.


Richads tak tahu apa yang ada di benak istrinya namun ia tetap menurutinya.Tiba hari h mereka berangkat ke kota S.Setibanya dikota S Gordon telah menyiapakan segalanya,keperluan untuk persalinan Merly.Tidak Lupa Siti selalu ada menyertainya.


Satu jam operasi berlangsung,Semua orang berada dalam posisi tegang.


Setelah operasi selesai Merly dibawa keruangannya.


"Mer,apa kamu sudah memberi nama pada bayimu ini?" tanya siti menatap bayi mungil itu.


"Sudah namanya Raya Kharisma putri,"sahut Merly beritahukan.

__ADS_1


"Nama yang bagus,"sahut Siti.


"Siti,seandainya terjadi sesuatu pada keluargaku,aku mau kau dan Gordon merawat anak-anakku nanti,"ucap Siti.


Sementara di tempat lain Kakak lelaki Merly dan ibunya telah merencanakan sesuatu,untuk menyikirkan keluarga Richads beserta anak dan istrinya hanya untuk harta.


"Bu,****ajar sekali dia,sudah berlagak,bagaimana kalau kita sedikit bermain main pada anaknya,"seringai licik Edi satya,terpancar di wajahnya.


"Benar itu,dasar anak tahu diri,sudah dirawat dari kecil,sudah saatnya dia membalas budi,berani-beraninya dia menolak permintaan anak kesayanganku,"ucap Mamanya Merly dengan nada emosi dan marah.


Dari kecil,Mamanya Merly tidak pernah menyayangiya.Hanya untuk mendapatkan duit saja Merly dipergunakan.


Kalau Merly tak memberikannya,maka ia akan di pukul,atau tidak akan diberi makan sama sekali.


Merly akhirnya tahu kalau dia hanya anak dari hasil perselingkuhan antara Ayahnya dengan seorang Wanita malam,hingga lahirlah Merly.


Walau begitu Ayahnya sangat menyayangi Merly.Sampai akhir hayatnya.Penderitaan Merly dimulai setelah kematian sang Ayah.Bahkan setelah Merly menikah dan mempunyai anak, Ibu tirinya dan kakaknya terus saja membuat Merly sebagai Atm berjalan mereka.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejaknya biar author semangat nulisnya.


__ADS_2