Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Mall 2


__ADS_3

"Oke, sekarang gue dah siap makan dan buruan kasih tahu gue sekarang,"sahut Raya dengan tak sabarnya.


"Gue akan kasih tahu tapi nggak sekarang juga dan nggak disini,"ucap Sandra dengan santai.


"Mas ayo buruan pulang,kita masih harus ke rumah ibu," sahut Sandra menngingatkan suaminya akan janji yang ia buat pada mertuanya.


"Dasar penipu,awas kamu kalau bohong," ucap Raya dengan nada kesal.


"Gue nggak akan nipu loe,tapi sebaiknya loe harus hati hati jikalau berada di luar rumah itu pesan Gue,"ucap Sandra dengan nada tegas.


Linda yang melihat Raya yang sudah menahan geram pada Sandra apa lagi Sandra adalah mantan rivalnya.Segera membujuk Raya agar mau pulang,dan mengingatkan Raya pada janji yang sudah ia buat pada Reyhan dan Dadynya.


Sepanjang perjalanan pulang Raya terlihat diam ,ia menyimpan sejuta tanya."Mengapa Sandra begitu mengetahui tentang Oma Sulis".


"Sayang,kamu harus lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi ini,perempuan seperti Sulis,banyak berdoa agar sulis mendapat hidayah dari Tuhan,"ucap Linda untuk menyejukkan hati menantunya.


"Ia Bunda makasih ya,Raya akan ingat akan pesan Bunda,"ucap Raya dengan penuh senyuman.


"Tapi ya,apa yang dikatakan Sandra ada benarnya,Bunda takut kalau kamu sendirian pas berada di luar rumah,dan mulai hari ini Bunda sudah putuskan kamu tidak bisa keluar dari rumah seorang diri," ucap Bunda Linda dengan tegas.


Raya yang mendenngar ucapan mertuanya seketika menoleh dengan ekspresi wajah yang menandakan protes.

__ADS_1


Tak terasa mereka sudah sampai di rumah,dimana Reyhan dan Richads sudah menunggu Raya sedari tadi.


"Tapi Bunda," protes Raya pada mertuanya.


"Nggak ada tapi-tapian ini untuk keselamatan kamu dan calon cucu Bunda," tegas Linda sambil melangkah masuk kedalam rumah.


"Bi Bi Ijah tolong bawakan semua belanjaannya ke kamar Raya ya bi," ucap Linda pada Bibi Ijah.


Reyhan dan Richads yang melihat wajah lesu Raya serta mendengar protes Raya Seketika melihat ke arah Bundanya seolah meminta penjelasan akan hal yang telah terjadi diantara mereka.


Linda yang baru sampai langsung duduk di sofa ruang tamu dimana Reyhan dan besannya duduk.


"Bunda ini ada apa,kenapa Raya tidak bunda ijin kan keluar rumah?"tanya Reyhan Langsung.


"Dan nasib baik tadi ada Toni yang sempat menolong Raya sehingga ia tidak jadi jatuh,dan kata Sandra wanita yang mendorong Raya tadi itu Sulis,ia Sandra memanggilnya Sulis,"ucap Linda.


Richads yang mendengar nama Sandra seketika teringat akan seoran anak perempuan yang tak lain sepupu Merlyn.


Raya yang melihat raut wajah Richdas seolah berubah ketika mendengar nama Sandra.


"Dady, dady baik baik ajakan," ucap Raya risau.

__ADS_1


"Dady baik- baik saja,ya cuma Dady teringat akan seorang anak perempuan,ya tepatnya sepupu ibu kamu namanya Sandra," ucap Richads dengan perlahan.


"Oh iya tadi Sandra juga bilang pada Raya agar ia hati hati pada wanita bernama Sulis,"ucap Linda sekenanya.


"Ya sudah Bunda mau istirahat dulu,capek," ucap Linda setelah pamit pada Richads dan Reyhan.


"Kak apa kita jadi pergi?" tanya Raya pada suaminya.


"Tapi sayang,kakak takut kamu nanti diteror lagi sayang," ucap Reyhan dengan nada Risau.


"Tenang aja,Raya jamin nanti Raya nggak akan ada yang gangguin," sahut Raya tenang dan penuh senyum smirk.


Raya akhirnya masuk kedalam kamar dan berganti pakaian dengan gamis yang ia beli tadi.


"Taraaa gimana Kak,Dady penampilanku hari ini,"ucap Raya senang.


Reyhan yang melihat penampilan Raya berpakaian gamis hanya bisa bengong terpaku.


"Ya sudah ayo berangkat entar kita terlambat," ajak Richads menyadarkan menantunya.


Bersambung.....

__ADS_1


jangan lupa like dan votenya ya teman teman


terima kasih


__ADS_2