
"Dady kenapa harus takut untuk keluar dari rumah,apa ada yang Dady sembunyikan dari kami," ucap Raya dengan menyimpan sejuta tanya dalam hati.
"Tidak ada,yang Dady sembunyikan,percaya sama Dady,"ucap Richads denga tulus.
Akhirnya Richads,Reyhan dan Raya turun ke bawah buat sarapan pagi.
"Han kamu udah lama nggak lihat anak murid mu emang kamu nggak rindu sama mereka,"ucap Bunda Linda pada Reyhan.
"Iya-ya bun ntar nanti siang Reyhan kesana deh,"sahut Reyhan.
Richads yang mendengar percakapan antara besan dan menantu hanya bisa diam saja.
"Kak Raya nanti ikut ya,dah lama nggak kesana,dan Dady pun harus ikut karena disana itu adem,tenang dan damai,"ucap Raya pada Richads dan Reyhan.
"Iya nanti Kakak jemput," ucap Reyhan pada Raya istrinya.
"Han,Dady minta tolong antar Dady ke kantor " ucap Richads pada Mantunya Reyhan.
Sementara di tempat lain Edi masih berusaha keras untuk mengingatkan ibunya agar tidak mengganggu keluarga Richads.
"Bu kasih tahu satu alasan kenapa ibu benci banget ama Kak Richdas.Kalau soal kekayaan,itu sebelum nikah sama Kak Merly, Kak Richads udah kaya," gumam Edi dengan tegas.
__ADS_1
Sulis hanya bisa diam karena ia tak tahu harus menjawab apa akan pertanyaan anaknya Edi.
Edi sedari dulu sangat menyayangi Kakaknya Merly begitu juga dengan keponakannya.
Hanya ia tak berani secara terang terangan di hadapan ibunya.Ia tak mau menyakiti hati sang Ibu.
Sepeninggalan Edi,bu Sulis masih tetap ingin melanjutkan niatnya.
Edi pun kembali ke rumahnya,dan tak disangka Tika sudah menunggu Edi dengan wajah yang di tekuk habis.
"Mas habis dari mana!pagi pagi dah kelayapan tak jelas," omel Tika panjang lebar pada suaminya.
"Mas-mas sampai mulut mas berbuih pun Ibu tak akan mendengarkan apa yang mas omongin,percaya deh ama Tika,kalau mas tak percaya coba sekali kali mas ikutin apa yang di lakukan ibu saat ini," ucap Tika panjang lebar.
"Kamu ngomong gitu sih deh tentang ibu,apa kamu nggak peduli sama ibuku,kalau nanti ia kena akibatnya kemana,"kesal Edi pada sang Istri.
Edi pun berlalu masuk ke dalam kamar,untuk bersiap-siap mengganti baju.
"Dek,Mas berangkat dulu ya,oh!ya kalau ibu tanya bilang aja mas lagi ngojek,"ucap Edi pada Tika.
"Mas kenapa nggak jujur aja sama ibu kalau Mas kerjanya di tempat kak Richads,"ucap Tika.
__ADS_1
"Mas akan jujur kalau Ibu sudah tak ada dendam kepada keluarga kak Richads,"gumam Edi dengan tegas.
Tika pun tidak bisa berbuat banyak ĺagi bukan tanpa alasan Edi berbicara seperti itu.Dulu saat Sulis tahu kalau Merly menikah dengan Richads,hampir setiap hari Sulis meminta uang pada Merly dengan menggunakan dirinya.
Hingga Edi sudah lepas sekolah,dan mendapat pekerjaan.Sulis terus meminta pada Merly.
Terakhir Merly tak memenuhi permintaan Sulis karena Edi sendiri meminta,yang mengakibatkan nyawa Merly hilang di tangan Sulis.
Tika yang lagi asyik membersihkan rumah,merasa terusik karena suara ketukan pintu.
"Ada apa Bu Mas Edi lagi ngojek Bu,"ucap Tika memberitahu mertuanya.
"Aku ke sini bukan cari Edi,tapi kamu, apa yang udah kasih sama anakku,sehingga tak mau lagi mendengar dan menuruti perkataan ku," ketus Sulis pada Tika.
"Nasi sama ikan seperti biasa,tapi kalau mas Edi nggak mau dengar dan menuruti perkataan ibu,itu berarti ibu yang harus koreksi diri Ibu sendiri,"ucap Tika tegas.
Bersambung...
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman teman....
Terima kasih...
__ADS_1