
Petang ini Raya dan Reyhan ikut dengan Pak Gordon dan Bu siti pulang ke rumah orang tua Raya. Di tengah perjalanan Raya tak sengaja melihat papan reklame pizza yang di taburi keju mozarella, membuat ibu hamil satu ini menginginkannya.
"Kak Rey,aku mau pizza seperti itu,"pinta Raya dengan wajah memelas minta di kasihani.
"Sayang Piscok kamu aja belum habis,"sahut Reyhan yang sedang berada di depan kemudi mobil.
Waktu Reyhan berbicara seperti itu,Raya sengaja merekamnya dan mengirimkan pada ibu mertuanya.
Dan tak berapa lama hp Reyhan berbunyi,"Rey belikan apa yang di pinta raya,Bunda tidak mau cucu Bunda nanti ngeces terus,"cerocos Bu Linda pada anaknya.
Mau tak mau Reyhan terpaksa singgah ke restoran pizza,dan memesan satu porsi.
Selesai dengan pesanannya,Reyhan balik ke mobil dan memberikannya pada Aya.
"Ini yang,pizzanya,"ucap Reyhan ketika berada di dalam mobil.
Begitu sampai di tangan Aya, dan masih fress langsung dimakan tanpa menunggu aba aba.
Bu siti dan Pak Gordon heran melihat tingkah anaknya dan badan Raya yang semakin terisi.
__ADS_1
Seperti mengerti apa yang ada di pikiran Kedua mertuanya,"Bu anak ibu lagi cantik,jadi Ibu dan Ayah tidak usah heran,"sahut Reyhan.
Bu Siti dan Pak Gordon yang mendengarnya perkataan menantunya hanya bisa tersenyum.
Satu jam perjalanan akhirnya sampai di rumah kedua orang tua Raya.Mereka sampai di rumah,pizza dan piscok cemilan Raya pun habis.
Begitu sampai Raya langsung turun dan berlari ke dalam rumah," Bi... bi Minah buatin Aya jus jeruk yang dingin,"teriak Raya dari ruang tamu.
"Sayang kamu jangan pernah lari lagi,ibu nggak mau kamu kenapa-kenapa,"ucap Bu siti memberi peringatan kepada anaknya.
Bukan memberi jawaban,Raya malah menagih janji kedua orang tuanya.
"Oke, Ibu akan kasih tapi kita harus makan dulu," sahut Bu Siti yang mengajak anaknya duduk di meja makan.
"Bu,sedapnya Raya mau Bu,"tanpa nunggu aba-aba Raya langsung makan tapi niatnya itu langsung terhalang oleh Reyhan.
"Sayang berapa kali Kakak ingatkan kalau sebelum makan kamu harus berdoa dulu,"tegur Reyhan kepada istri tercinta.
Raya yang mendengar ucapan suaminya hanya bisa tersenyum,"Viss aku lupa mas,"jawab Raya yang di barengi gelengan kepala oleh kedua orang tuanya.
__ADS_1
Setelah berdoa mereka pun makan,dengan lahap.Bu Siti merasa lega rindu pada putrinya terobati sudah.
Selesai makan Bu Siti pun mengeluarkan sebuah kotak di hadapan Raya dan Reyhan.
Raya yang sudah tidak sabar segera membuka sebuah kotak kado dari Bu siti. Kening berkerut melihat isi dari kadonya adalah sebuah kunci.
"Ayah,Ibu ini maksudnya apa,"Tanya Raya kepada kedua orang Tuanya.
"Ini kunci rumah dari Ayah dan Ibu buat kado pernikahan kalian,kalau putri ibu ini mau kado yang banyak,kalian harus cari dimana rumah ini berada,"beritahu Pak Gordon.
Raya tak habis pikir,bukan kali ini aja Kedua Orang Tuanya memberi hadiah berupa kunci.
Waktu Raya SMA,Raya dapat hadiah kunci sebuah Villa yang ada di puncak.
"Apa boleh kami cari sekarang,"tanya Raya yang sudah tidak sabar dan penasaran.
"Tidak boleh,Kamu dan Reyhan kalau mau pergi itu besok pagi," perintah bu Siti yang masih ingin berada di samping putri tercinta.
Bersambung
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan komen. ya teman teman