Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy

Sang Pemikat Hati Sigadis Tomboy
Sandra masuk perangkap Toni


__ADS_3

Rocky yang heran dengan keadaan sahabat karibnya,langsung menemui rekan sejawatnya Dokter Stella.Tok tok tok Rocky mengetuk pintu ruangan Dokter Stella.


"Ya ada yang bisa saya bantu," sahut Stella dengan ramah dan senyum manisnya.


"Yang baru saja keluar dari ruangan Dokter itu teman saya, penyakitnya apa Dok?"Tanya Rocky penasaran dengan keadaan temannya.


"Teman Pak rocky tidak ada penyakit,cuma teman bapak akan menjadi seorang ayah," sahut Dokter stella dengan pasti.


"Terus Dok,kenapa tadi dia mau muntah ketika saya mendekat?"Tanya Rocky sekali lagi.


"Itu efek sampingnya Pak,dan hal itu teman Bapak alami hanya untuk 3 bulan saja,"sahut Dokter Stella yang masih menatap Ke arah rekan sejawatnya.


"Kalau seperti itu saya permisi dulu ya Dokter,"pamit Rocky pada Stella.


"Pantas saja ia berkata seperti itu," ucap Rocky dalam hati.


Di tempat lain Sandra merasa pusing dengan keinginan Toni yang ingin secepatnya menikah terpaksa harus di turuti.


Flash back.


Setelah kejadian di depan gedung kantor milik Reyhan.Toni sudah bertekad untuk mengikat Sandra menjadi miliknya.


Malam ini Sandra masih berada di apertemen milik Toni.


"Sayang nggak kangen apa sama diriku," bisik Toni di telinga Sandra seraya meniup nafasnya ketelinga sang kekasih. Tangan Toni yang sudah berada di pegunungan himalaya sandra, membuat Sandra hilang kendali.

__ADS_1


Toni dan Sandra pun melakukan aktifitas di siang hari yang panas.


Selesai melakukannya Toni pun memberikan air minum yang diberi obat tidur pada Sandra.


Setelah merasa Sandra tertidur,Toni pun memeriksa tas Sandra dan menemukan obat pencegah kehamilan di tas Kekasihnya.


"Pantas saja dia tidak hamil,ternyata dirimu minum obat ini,"kesal Toni seraya membuang isinya dan menggantinya dengan vitamin.


Toni pun kembali tidur setelah ia selesai dengan tujuannya dan berbaring di samping Sandra.Pagi harinya Sandra bangun dan tersenyum melihat Toni yang masih terlelap.


Sandra bergegas minum obat yang ia simpan di tasnya. Tanpa ia sadari kalau obat tersebut sudah di ganti oleh Toni.


Flash back end.


"Kok bisa yang, padahal kamu kan rajin minum obat," jawab Toni seperti tidak tahu apa-apa.


"Aku gugurin aja ya yang," ucap Sandra secara spontan.


"Enak aja gugurin,itu anak gue loe gugurin nyawa loe melayang gue buat,"ketus Toni dengan nada ancaman.


"Terus aku harus gimana lagi sayang," gumam Sandra yang menghembuskan nafasnya secara kasar.


"Gimana apanya,ya kita nikah aja sayang, udah buatnya dosa,mau nambah dosa pula,"ketus Toni.


Lila yang baru sampai di apartemen sepupunya Toni langsung menyahut,"ya kalau yang pergi itu calon debaynya aja,kalau ternyata ibunya ikutan mati,selamat jadi penghuni neraka," ucap Lila yang tak suka melihat Sandra.

__ADS_1


"Gimana yang maukan,tapi memang harus mau,minggu depan kita nikah,"ucap Toni tanpa mau di bantah.


Mau tidak mau Sandra pun menyetujui permintaan Toni.


"Yes akhirnya rencana gue berhasil buat loh jauuuuuuh dari Reyhan, dan loe bisa gue ikat sekarang,"pikir Toni dengan senyum kemenanngan.


Toni tidak tahu apa yang ada di pikiran Sandra, dan entah kenapa ia punya niat untuk menggugurkan janin yang ada dalam perutnya.


Padahal itu adalah hasil dari buah cinta mereka. Mau tidak mau Toni pun mengancam Sandra akan membunuhnya jika ia berani menggugurkan janin yang ada didalam perut Sandra.


"Sayang mulai hari ini kamu harus tinggal di sini bersama saya," ucap Toni dengan tegas.


"Tapi sayang, aku kan punya rumah sendiri," protes Sandra pada Toni Kekasihnya.


"Kenapa kau bersikeras,pulang ke rumahmu, atau jangan jangan kau masih punya niat buat menyingkirkan calon anakku," selidik Toni dan menatap mata Sandra dengan tajam setajam silet.


Sandra terkejut," kenapa ia bisa tahu apa yang aku pikirkan,"ucap Sandra dalam hati.


"Aku sudah mengenalmu itu bukan setahun,dua tahun tapi sepuluh tahun atau lebih,jadi aku kenal dirimu luar dalam paham," ketus Toni yang tak ingin perintahnya di bantah.


Toni sebenarnya pria yang baik bahkan sudah cukup sabar menghadapi Sandra. Tapi Toni juga pria yang bertanggung jawab, ia adalah orang pertama yang merubah Sandra dari gadis menjadi seorang wanita. Sebab itu Toni berniat ingin menikahi Sandra dan menjadikannya menjadi milik Toni selamanya.


Bersambung..


Jangan lupa like komen dan votenya ya teman teman.

__ADS_1


__ADS_2