
Hari ini Elang dan Hisyam menyusuri satu persatu toko kue tempat di mana Laras di pindahkan oleh bos pemilik toko kue. Hanya bermodal toko kue, mereka mendatangi satu persatu toko kue yang ada di kota tersebut.
Langkah Hisyam gemetar, rasa nya sudah tak sanggup lagi ia berjalan.
"Apa om lelah?"
"Aku sudah tidak kuat lagi." ucap nya dengan nafas ngos-ngosan.
"Sebaiknya kita kembali ke hotel saja." ajak Elang.
Mau tidak mau Hisyam menurut omongan Elang.
Di rumah, Rindu merasa sangat kesepian karena suami nya harus pergi bekerja. Rindu yang sedang asik menyirami tanaman tiba-tiba terkejut melihat siapa tamu yang memanggil nama nya. Mata Rindu lekat menatap, hati nya kembali sakit namun dengan rasa hormat, Rindu mempersilahkan tamu nya untuk masuk.
"Apa kabar Rindu?" tanya Maya tamu pagi ini.
"Seperti yang tante lihat, aku baik-baik saja." balas Rindu.
"Bukankah kau tak bisa hidup tanpa anak ku?" ucap Maya angkuh.
Rindu mulai merasakan gelagat aneh dari Maya, "Apa maksud tante?"
"Rindu...Rindu, tante tahu kalau kamu begitu tersiksa saat kehilangan Bayu. Dan sekarang tente mau menawarkan sesuatu pada mu."
"Apa?" tanya singkat Rindu yang mulai jengah.
"Ceraikan suamimu, tante tahu kalau kamu tidak mencintai suami dan kembali lah pada Bayu." pinta Maya dengan muka tebal.
__ADS_1
Rindu menautkan ke dua alis nya, "Apa tante sudah gila? kalau saya tidak mencintai suami saya untuk apa saya menikah dengan nya?"
"Ayo lah Rindu, tante bisa merasakan bagaimana rasa nya jadi kamu." bujuk Maya.
"Kalau tante bisa merasakan sakit nya jadi saya, kenapa tante tega memisahkan saya dan Bayu? bahkan tante tahu kalau kami sudah bersama sejak kecil."
"Harus nya kamu bisa memaklumi nya Rindu, Bayu juga butuh udara segar."
Rindu mendecih kemudian membuang muka, "Segampang itu kah tante berucap?"
"Bayu masih sangat mencintai mu Rindu, dan tante yakin jika kamu juga masih sangat mencintai Bayu."
"Lalu bagaimana dengan istri nya?"
"Tante bisa menyuruh mereka bercerai." ucap nya dengan gampang.
"Sebenarnya, apa tujuan tante datang ke sini?"
"Kalian membohongi ku, membuat ku terpuruk dengan waktu tak menentu, apa masih pantas kalian bertemu dengan ku saat ini." ujar Rindu yang mulai geram.
"Bayu tidak pernah mencintai Hilma, dia hanya mencintai kamu."
"Pergi tante," ucap Rindu dengan nada kesal "Silahkan tante keluar dari rumah saya."
Maya tidak percaya jika ia akan di usir oleh Rindu, bahkan wanita tua itu mengumpat habis-habisan tentang Rindu.
Rindu duduk terdiam, ia masih berpikir tujuan apa yang membuat Maya datang menemui nya.
__ADS_1
"Hayo.......mikirin apa?" ujar Chandra yang datang tiba-tiba.
Rindu terlonjak kaget, "Mas ngagetin aja, kok udah pulang ini kan masih pagi?"
"Aku sangat merindukan istri ku yang cantik ini." goda Chandra lalu mencium sekilas bibir istri nya.
"Kamu kenapa?" tanya Chandra yang melihat Rindu murung.
"Mamah nya Bayu tadi datang kesini."
"Mau apa lagi mereka?" tanya Chandra geram.
"Apa sebelum nya tante Maya juga pernah datang ke sini?" tanya balik Rindu yang tidak mengerti.
"Bahkan dengan tidak tahu malu mereka, menginginkan kamu dan Bayu bersama kembali."
"Untuk apa coba?"
"Karena kamu sekarang jauh lebih kaya dari pada menantu nya Hilma itu."
"Apa maksud mu mas?" Rindu semakin tidak mengerti.
"Orang tua Bayu itu mata duitan, gila harta juga, sejak mereka tahu kalau kamu adalah pewaris dari beberapa Hotel Pandara, mereka berusaha menarik kamu kembali."
Rindu menggenggam tangan suami nya, "Dan aku sangat bersyukur saat Tuhan memisahkan aku dan Bayu, karena ternyata yang lama bersama kita belum tentu yang terbaik untuk kita. Dan aku beruntung bisa mengenal mu, meski singkat tapi kamu adalah yang terbaik untuk ku." tutur Rindu kemudian memeluk suami nya. Chandra membalas pelukan istri nya, ia meresa sedikit lega jika Rindu tidak menggubris omongan Maya.
Terimakasih sudah mampir dan membaca karya oppa, terimakasih juga sudah Like Rate Coment and Vote karya oppa.
__ADS_1
Jangan lupa Like Rate Coment Vote karya oppa "Sebatas Senja Aku Menunggu" karena Vote kalian adalah semangat oppa😘
Salam hangat dari oppa untuk kalian para pembaca oppa😘