
"Cepat bebaskan mamah !" pinta Maya pasa Bayu yang baru saja datang menjenguk nya.
"Apa mamah tahu jika yang mamah lakukan itu salah?"
"Mamah hanya ingin melihat kamu bahagia."
"Tolong jaga hati istri ku, bukan kah dia menantu pilihan kalian sebagai orang tua." ujar Bayu.
"Tapi kamu tidak mencintai nya, jadi mamah berusaha menjodohkan mu kembali dengan Rindu."
"Berubahlah mah, jangan silau akan kekayaan yang orang lain miliki, aku juga berhak menentukan jalan bahagia."
"Diam kamu." bentak Maya "Cepat bebaskan mamah." pinta nya.
"Elang yang melaporkan semua perbuatan mamah, jadi hanya dia yang bisa mencabut tuntutan nya." jelas Bayu kemudian pergi.
"Mau kemana kau Bayu, bebas kan mamah." teriak Maya histeris.
Arana, wanita hanya bisa diam mendengar jeritan Maya, wanita itu mulai emosi saat Maya masuk kembali ke jeruji besi.
"Dasar wanita tua tidak berguna,aku menyesal telah bekerja sama dengan mu." ucap Arana kesal.
__ADS_1
"Tutup mulut mu !" bentak Maya "Kau sendiri yang ceroboh."
"Dasar wanita tua tidak tahu diri, aku telah menjalankan sesuai perintah mu tapi apa mana hasil nya? yang ada kita malah di penjara."
Mereka saling diam, kedua wanita itu mulai merasa jengah berada di dalam penjara.
Berbeda dengan Rindu, wanita itu sedang minikmati liburan nya dengan berkunjung ke berbagai tempat wisata. Chandra menuruti semua kemauan istri nya agar sang istri senang.
Sarut senyum terpancar jelas dari wajah cantik nya, wanita bahkan tak malu jika harus bersikap manja pada suami nya di depan umum.
"Aku bahagia melihat kau kembali ceria seperti ini." ujarb Chandra.
"Terimakasih telah membuat ku bahagia mas." bala Rindu.
Berbeda dengan Bayu, pria itu merasa putus asa akan sikap kedua orang tua nya. Darma menyuruh Bayu untuk membebaskan mamah nya.
"Kalau perlu kamu sujud di kaki Rindu." ucap Darma dengan nada tinggi.
"Pah, tindakan mamah sudah keterlaluan, mamah sama aja dengan pembunuh."
"Jaga ucapan mu Bayu, kau di besarkan untuk taat dan patuh pada orang tua mu."
__ADS_1
"Orang tua yang seperti apa dulu yang harus di patuhi? jika kalian orang tua memilih jalan yang salah apa aku sebagai anak harus mengikuti jalan kalian?" tanya Bayu geram.
"Kau pembangkang Bayu, sejak menikah dengan Hilma kau berubah jadi anak durhaka."
Bayu terkekeh, "Bukankah dia menantu pilihan kalian? justru aku sangat berterimakasih kepada istri ku karena telah menyadarkan ku jika mengikuti semua keinginan kalian aku bisa masuk kedalam lubang hitam jahat."
Bayu kemudian pergi meninggalkan ruangan papah nya, sejak berita penangkapan Maya, usaha Darma di bidang perhotelan mengalami penurunan.
"Aku harus menemui Rindu, aku yakin jika hati nya akan luluh jika aku memelas sedikit saja." ujar Darma berpikir.
Siang ini juga Darma melakukan penerbangan untuk menemui Rindu, namun sayang usaha nya gagal karena Rindu sedang pergi berlibur.
"Sialan,..." umpar Darma "Istri ku kedinginan di penjara mereka malah pergi liburan awas aja." ucap nya geram yang masih berada di depan pintu.
"Bicara apa kau?" tanya Hisyam dengan raut wajah tak bersahabat.
"Ah...tidak." jawab Darma gugup.
"Awas saja jika kau berani mengganggu semua anak-anak ku termasuk Rindu, aku tidak akan tinggal diam." ancam Hisyam, pria itu terlihat sangar sekarang.
Bergegas Darma pergi, pria itu menggerutu sepanjang perjalanan menuju hotel. Drama menginap di hotel milik keluarga Chandra.
__ADS_1
"Hotel ini besar dan mewah, jika Bayu dan Rindu menikah aku akan menguasai semua nya dan aku bisa mengatur Rindu sesuka hati ku." ujar Darma berkhayal.