
Hari terakhir Orang berasa di kota S, pria itu akan pulang sore nanti namun tidak dengan Hisyam. Hisyam memilih tinggal di kota tersebut agar bisa selalu bertemu dengan anak istri ny.
Elang membantu Hisyam mencari kontrakan yang akan di tempati oleh Hisyam, pria itu juga mencarikan pekerjaan untuk Hisyam agar bisa bertahan hidup karena Hisyam menolak bantuan yang akan di berikan oleh Elang.
Di bandara, Laras dan Lintang mengantar kepergian Elang sedangkan Hisyam lagi-lagi hanya mengantar dari jarak jauh.
"Seringlah main ke sini." ucap Laras.
"Kalau ada waktu, Elang pasti akan menjenguk tante dan Lintang."
"Aku akan merindukan mu." ucap Lintang dengan kata asal.
"Wah..wah....benarkah kau akan merindukan ku?"
"Hmmm....ya...apa tak boleh?" tanya Lintang dengan menaikan sebelah alis nya.
"Tentu saja boleh." balas Elang.
Sudah tiba waktu nya Elang melakukan penerbangan, pria itu berpamitan tak lupa dengan candaan yang nyeleneh ia lontarkan pada Lintang begitu juga sebaliknya nya.
Dari arah pintu keluar, tiba-tiba saja langkah Laras terhenti, mata nya menatap arah seseorang yang tak asing bagi diri nya.
Jantung nya bergemuruh, mata nya mulai berkaca-kaca. Laras melihat pelangkahan pria yang sedang berlari kecil meninggalkan ruangan yang ada di bandara tersebut.
"Mamah kenapa?" tanya Lintang bingung, namun Laras masih setia dengan lamunan nya. "Mah, kenapa?" tanya Lintang sekali lagi.
"Ah...tidak, ayo pulang." ajak nya sambil menarik lengan anak nya.
Dari balik tembok, Hisyam mengusap dada nya yang sedang berdebar-debar. "Apa Laras tadi melihat?" tanya nya lirih "Semoga saja tidak."
Sejak Laras melihat seseorang yang sangat mirip dengan Hisyam, hari-hari wanita itu menjadi tak karuan. Semua pekerjaan yang ia lakukan pasti saja menjadi kacau.
__ADS_1
"Mamah kenapa? ada masalah apa? kok Lintang lihat beberapa hari ini mamah terlihat murung?" tanya Lintang penasaran dengan keadaan mamah nya.
Laras menoleh ke arah anak nya, "Tidak kenapa-kenapa." jawab nya tersenyum. "Lintang.." panggil Laras.
"Iya mah, kenapa?"
"Jika suatu saat papah kamu kembali apa yang akan kamu lakukan?"
"Kenapa mamah bertanya seperti ini?" tanya balik Lintang.
"Jawab saja." perintah Laras.
"Meminta penjelasan kenapa dia tidak pernah mencari Lintang."
"Jika dia mencari kita bagaimana?"
"Dan itu tidak mungkin mah."
Lintang terdiam, kerinduan akan kehadiran sosok ayah dalam hidup nya adalah impian terbesar dalam hidup Lintang.
"Ingat satu hal Lintang, jika kau menikah, wali sah mu tetaplah papah mu."
"Lintang mengerti mah." jawab nya lirih "Lalu, kenapa mamah meninggalkan papah?"
"Mamah punya alasan sendiri."
"Apa?" tanya singkat Lintang.
"Biarlah menjadi rahasia dalam hidup mamah Lintang."
Lagi-lagi, hanya jawaban seperti itu yang Lintang dengar saat ia menanyakan perihal kepergian mamah nya dulu. Lintang tak mengerti dengan jalan hidup ke dua orang tua nya.
__ADS_1
Rindu dan Chandra sedang celingukan mencari seseorang di tengah ramai nya bandara. Wanita itu tak sabar menanti kedatangan kakak nya.
"Kakak mu pasti pulang, sabarlah sedikit." ucap Chandra.
"Ih, apaan sih mas."
"Kamu seperti cacing kelaparan sayang."
"Dari pada kamu, buaya kehausan." ledek Rindu.
Dari arah dalam, muncul seorang pria dengan gagah nya menggunakan kacamata hitam dengan menarik koper berwarna hitam juga.
"Kakak....." panggil Rindu senang.
"Hei, lama menunggu ku?" tanya Elang.
"kurang lebih sepuluh menit, tapi adik mu ini sudah seperti tali kusut sibuk sendiri." jawab Chandra.
Rindu mencubit perut suami nya, wanita itu menggerutu kesal. "Ngomong-ngomong om Hisyam mana?" tanya Rindu saat tak mendapati kedatangan Hisyam.
"Om Hisyam memilih tinggal di sana."
"Apa dia sudah bertemu anak nya?" tanya Chandra.
"Aku lelah, cerita nya nanti aja di rumah."
Mereka akhirnya pulang, Rindu sangat senang dengan kepulangan kakak nya, apalagi kalau bukan menunggu oleh-oleh dan pesanan yang ia titipkan pada kakak nya.
Terimakasih sudah mampir dan membaca karya oppa, terimakasih juga sudah Like Rate Coment and Vote karya oppa.
Jangan lupa Like Rate Coment Vote karya oppa "Sebatas Senja Aku Menunggu" karena Vote kalian adalah semangat oppa😘
__ADS_1
Salam hangat dari oppa untuk kalian para pembaca karya oppa😘