Sebatas Senja Aku Menunggu

Sebatas Senja Aku Menunggu
40.Rencana Hilma dan Bayu


__ADS_3

"Bagaimana kak, apa kalian berhasil menemukan mereka?" tanya Rindu penasaran.


"Iya, tapi hanya kakak yang bertemu mereka, tante Laras dan Lintang sedangkan om Hisyam masih takut untuk bertemu." jawab Elang sambil memasukan makan malam nya ke dalam mulut.


"Terus bagaimana?"


"Apa nya?"


"Emmm...apa Lintang masih mengenali kakak?"


"Awal nya dia tidak mengenali kakak, tapi akhirnya ya kenal."


"Gimana, cantik gak?" tanya Chandra yang langsung mendapatkan tatapan tajam istri nya. "Jangan marah sayang, kan kalau cantik kemungkinan besar bisa jadi calon ipar mu."


"Hmmm....benar juga tuh." ujar Rindu tak jadi marah.


"Kalian ini ada-ada aja."


Makan malam selesai, mereka berpindah ke ruang keluarga sambil menceritakan kejadian atau masalah yang mereka alami. Chandra menceritakan kedatangan orang tua Bayu yang terus memaksa agar Rindu kembali pada anak nya.


"Aku tidak akan tinggal diam." ucap Elang emosi "Tak ada habis nya mereka menggangu Rindu."


"Bayu harus di beri pelajaran." ujar Chandra geram.


"Untuk sementara, kamu sebaik nya ikut tinggal di rumah mertua mu saja Rindu."


"Aku juga memikirkan hal yang sama, biarlah hotel di sini kakak mu yang mengurus nya dan untuk beberapa hotel di sana, kamu bisa belajar mengelola hotel Pandara nanti aku bantu sayang."

__ADS_1


"Pekerjaan ku semakin berat saja." keluh Rindu.


"Hei sayang, apa kau mau hotel yang telah di bangun papah mu dengan susah payah hancur begitu saja?"


"Belajarlah Rindu, kakak ingin kau tidak hanya kuat di hati tapi fisik dan otak mu juga harus kuat."


"Iya, bawel." ucap Rindu sambil memanyunkan bibir nya.


Di balkon kamar, Hilma berdiri menikmati pemandangan malam, namun hati dan pikiran nya melayang entah kemana.


"Masuklah, angin nya sangat dingin." tegur Bayu.


Hilma hanya menoleh, kemudian membuang pandangan nya kembali.


"Maafkan aku dan orang tua ku." lirih Bayu.


"Aku tahu mereka salah."


"Dan kau hanya mendiamkan mereka."


"Aku tak kuasa melawan mereka."


"Kau memang laki-laki bodoh mas, kau membela langkah orang tua mu yang sangat salah itu. Apa kau senang mereka melakukan semua nya demi mu?"


"Bukan maksud ku begitu."


"Sudahlah mas, aku sadar diri bahwa aku lah yang telah memaksa orang tua ku agar kamu mau menikahi ku. Hanya cinta ku yang tertanam besar di rumah tangga ini, tapi tidak dengan mu mas."

__ADS_1


"Maafkan aku Hilma, aku salah."


"Awal nya aku sangat memaklumi diri mu mas, tak mudah melupakan seseorang yang pernah singgah di hati kita apa lagi dalam jangka waktu lama saat bersama. Tapi, semakin ke sini kenapa aku juga jadi korban dari keserakahan orang tua mu." Kali ini air mata Hilma mengalir deras, wanita itu sangat tersiksa batin nya.


"Aku sebenarnya ingin pergi dari hidup mu mas, tapi rasa cinta ku juga anak ku lah yang membuat ku bertahan di sini." sambung hilma kembali.


Bayu menggenggam tangan Hilma, pria itu menarik istri nya kedalam pelukan nya. "Jangan tinggalkan aku, beri aku kesempatan untuk menjadi suami yang terbaik untuk mu."


Tangis Hilma semakin dalam, "Sudah berapa kali kau meminta hal yang sama mas."


"Ku mohon Hilma, biarkan Rindu menjadi masa lalu ku dan kau sekarang adalah masa depan ku anak kita juga."


"Sejak kapan kau peduli dengan anak kita mas?"


"Ku mohon Hilma, jika kau ingin kita pindah rumah dan hidup mandiri ayo, kita bangun rumah tangga kita sendiri. Aku tidak ingin menjadi laki-laki jahat yang menyakiti setiap wanita, aku tidak ingin hidup dalam penyesalan berikan aku kesempatan."


"Baiklah, aku beri kau kesempatan mas kita akan pindah dari sini, tapi jika orang tua mu melarang rencana mu sendiri kau harus bisa meyakinkan mereka."


"Terimakasih." ucap Bayu.


Pelukan Hilma dan Bayu semakin erat, mereka telah berkomitmen untuk hidup mandiri tanpa campur tangan dari kedua orang tua masing-masing. Uh....tapi lihat saja apa yang akan di lakukan Maya dan Darma yang gila harta itu🤣


Terimakasih sudah mampir dan membaca karya oppa, terimakasih juga sudah Like Rate Coment and Vote karya oppa.


Jangan lupa Like Rate Coment Vote karya oppa "Sebatas Senja Aku Menunggu" karena Vote kalian adalah semangat oppa😘


Salam hangat dari oppa untuk kalian para pembaca karya oppa😘

__ADS_1


__ADS_2