Sebatas Senja Aku Menunggu

Sebatas Senja Aku Menunggu
59.Apa Kau Yakin?


__ADS_3

Di apartemen milik nya, Arana membanting semua barang yang ada di dekat nya. Wanita itu meluapkan semua emosi yang sedari tadi ia tahan.


"Awas saja kau Chandra, aku akan membuat kau di benci istri mu sendiri." ucap nya sinis.


Arana lalu menghubungi Maya, wanita itu membuat janji temu untuk merencanakan sesuatu untuk menghancurkan rumah tangga Chandra dan Rindu.


"Apa yang membuat kau kesal?" tanya Maya.


"Aku habis di permalukan oleh Chandra."


Maya tertawa sinis, "Sudah ku bilang, jangan bekerja sendirian kau butuh aku." ucap Maya sombong.


"Apa rencana mu?"


"Kau ikuti saja alur ku, kita harus main halus dan lembut untuk mendapatkan hasil yang bagus."


Arana hanya mengangguk, namun tanpa mereka sadari ada seorang wanita yang telah menguping pembicaraan mereka. Wanita itu kemudian pergi meninggalkan Maya dan Arana.


"Maaf pak, ada tamu yang memaksa ingin bertemu." ucap sekretaris Chandra.


" Siapa?"


"Nama nya ibu Hilma."


"Suruh dia masuk."


Sekretaris Chandra lalu keluar untuk memanggil Hilma. Hilma di persilahkan Chandra untuk duduk.


"Bukan kah lau istri nya Bayu?" tanya Chandra.


"Iya," jawab Hilma singkat.

__ADS_1


"Apa yang membawa mu kesini? pekerjaan atau pribadi?"


"Pribadi.."


"Katakan." pinta Chandra.


Hilma kemudian memperlihatkan sebuah foto di layar ponsel nya pada Chandra. "Apa kau kenal dengan wanita itu?" tanya Hilma.


"Dari mana kau mendapatkan nya?" tanya balik Chandra.


"Jawab saja pertanyaan ku."


"Dia mantan ku."


Hilma tersenyum masam, "Dia bekerja sama dengan mertua ku untuk menghancurkan rumah tangga mu." ucap Hilma jujur.


"Apa yang di inginkan ibu Maya, dia tak henti-henti nya mengusik Rindu."


"Apa suami mu tahu semua nya?"


"Mas Bayu tahu, tapi soal mantan mu dia tidak tahu."


"Nama nya Arana, dan tolong buat janji untuk suami mu, katakan pada nya aku ingin bicara."


"Baiklah." ucap Hilma.


"Terimakasih Hilma, kau sudah memberitahu ku siapa orang yang akan menghancurkan rumah tangga ku."


"Santai saja, semua ini menyangkut rumah tangga ku juga, aku dan mas Bayu memiliki anak dan aku tak ingin anak ku besar dengan keluarga yang hancur."


Hilma pamit, wanita memilih untuk pulang ke rumah nya. Sesampai nya di rumah, Hilma mendapati mertua nya sedang bermain dengan anak nya.

__ADS_1


"Dari mana saja kamu? pergi gak ingat waktu meninggalkan anak sendiri." ucap Maya dengan nada marah.


"Aku pergi untuk mengurus apa yang harus nya aku urus, bukan nya pergi merencanakan sesuatu untuk menghancurkan rumah tangga orang lain." singgung Hilma sontak membuat Maya terkejut.


"Bay, mamah pulang dulu." ucap nya ketus.


Maya akhir nya pulang, puas Hilma sangat puas saat menyindir mertua nya itu.


"Bersikap lah yang sopan sedikit, biar bagaimana pun dia adalah orang tua ku." ujar Bayu.


Hilma kemudian melemparkan ponsel ke suami nya, "Apa ini?" tanya nya tidak mengerti.


"Lihatlah, mamah mu memang sangat jahat."


"Apa maksud mu?"


"Kau lihat saja wanita yang duduk bersama mamah mu, dia mantan Chandra."


"Lalu, apa hubungan nya dengan mamah?"


"Mereka bekerja sama untuk menghancurkan rumah tangga Rindu agar kau bisa bersatu kembali dengan Rindu dan Arana bisa kembali bersama dengan Chandra." jelas Hilma.


"Apa kau yakin? jangan memfitnah."


"Chandra menunggu mu malam ini di cafe Xxx." ucap Hilma lalu mengambil alih anak nya.


Bayu membuang nafas kasar, ia masih tak percaya dengan apa yang di ucapkan istri nya sendiri.


Terimakasih sudah mampir dan membaca karya oppa, terimakasih juga sudah Like Rate Coment and Vote karya oppa.


Jangan lupa Like Rate Coment Vote karya oppa "Sebatas Senja Aku Menunggu" karena Vote kalian adalah semangat oppa😘

__ADS_1


Salam hangat dari oppa untuk kalian para pembaca karya oppa😘


__ADS_2