Sebatas Senja Aku Menunggu

Sebatas Senja Aku Menunggu
44. Kembali


__ADS_3

Satu minggu berlalu, Chandra sudah mengirimkan surat panggilan kerja untuk Lintang. Gadis itu senang namun ia juga bimbang.


"Kamu kenapa?" tanya Laras.


"Lintang bingung mah,"


"Bingung kenapa? coba cerita." pinta Laras.


Lintang kemudian mengeluarkan kertas selembar yang berada di dalam tas nya. Laras membaca nya, alis nya sedikit mengerut.


"Apa kamu akan menerima nya?"


"Entahlah mah, mamah juga gak akan setuju."


Laras menatap mata anak nya, ia memahami isi perasaan Lintang dari sorot mata cantik nya.


"Kita akan kembali pindah ke sana." ucap Laras mantap, membuat Lintang sedikit kaget.


"Lalu, bagaimana dengan pekerjaan mamah?"


"Mamah sudah sangat lelah untuk bekerja, apa kamu gak sanggup kasih mamah makan?"


"Eh....bukan gitu mah." ucap Lintang sedikit terkekeh.


"Bilang aja kalau kamu ingin bertemu Elang." goda Laras sambil mentoel pipi anak nya.


"Apaan sih mah." ucap Lintang malu.


Sore ini, Lintang kembali menemui papah di kontrakan.


"Apa kau sudah yakin Lintang?" tanya Hisyam saat mendengar cerita anak nya.


"Yakin, mamah juga setuju." ucap Lintang "Pah, di sana papah bisa menceritakan siapa Elang sebenar nya, siapa Gita dan Narendra. Mamah hanya tahu jika papah terpuruk karena wanita yang bernama Gita." tutur Lintang.

__ADS_1


"Papah gak yakin jika mamah mu akan menerima penjelasan papah."


"Semua harus di coba pah, kalau gak di coba mana kita tahu jawaban nya apa." bujuk Lintang.


"Kapan kau akan berangkat?"


"Dua hari lagi." ucap Lintang "Pihak hotel juga memberi ku rumah untuk kami tinggal selama terikat kontrak."


"Baiklah." ujar Hisyam.


Dua hari kemudian, Lintang dan Laras sudah siap dengan keberangkatan mereka. Tak banyak barang yang mereka bawa, karena selama ini mereka juga hidup mengontrak.


"Mamah seperti nya gelisah, ada apa?"


"Emm...apa papah mu akan ikut bersama kita?" tanya Laras malu-malu.


"Papah akan melakukan penerbangan sore ini."


"Owh..." jawab singkat Laras.


"Mamah kenap?" tanya Lintang.


"Mamah sangat rindu tempat ini." ucap nya lirih.


Lintang dan Laras menatap kesekeliling rumah yang akan mereka tempati. Tiba-tiba mereka di kaget kan dengan kedatangan sepasang suami istri.


"Permisi." ucap Chandra.


"Iya, ada apa?" tanya Lintang.


Chandra mengulurkan tangan nya, "Chandra, pemilik hotel yang akan menjadi tempat mu bekerja."


"Oh...iya salam kenal pak." ucap Lintang sambil membalas jabatan tangan Chandra.

__ADS_1


"Masih kenal sama aku?" tanya Rindu.


"Siapa ya?" tanya balik Lintang.


"Heii... ini aku Rindu adik nya kak Elang."


Lintang langsung merangkul Rindu, "Astaga, kamu Rindu ya ampun gak nyangka kita akan bertemu lagi." ucap nya senang.


"Iya aku juga." balas Rindu.


"Emm...kamu istri nya pak Chandra?"


"Iya," jawab singkat Rindu.


Rindu kemudian bersalaman dengan Laras, " Tente Laras apa kabar?"


"Baik, ya ampun kamu cantik banget." puji Laras.


"Bisa aja tante."


"Ngomong-ngomong kak Elang ke mana?" tanya Lintang sedikit malu.


"Dia gak tahu jika Lintang dan tante akan kembali ke kota ini, biar lah menjadi kejutan." jawab Chandra.


"Malam ini kita makan malam di rumah ya?" ajak Rindu.


"Boleh, sekalian aku mau ngerjain Elang." ucap nya lalu tertawa bersama-sama.


Mereka kemudian masuk, Chandra dan Rindu membantu Lintang dan Laras berkemas di rumah baru mereka. Chandra dan Rindu bahkan tak sungkan-sungkan untuk membantu mereka.


Terimakasih sudah mampir dan membaca karya oppa, terimakasih juga sudah Like Rate Coment and Vote karya oppa.


Jangan lupa Like Rate Coment Vote karya oppa "Sebatas Senja Aku Menunggu" karena Vote kalian adalah semangat oppa😘

__ADS_1


Salam hangat dari oppa untuk kalian para pembaca karya oppa😘


__ADS_2