
Setelah di rasa cukup, barulah Fang Hao dan Xiao Li memberikan Divine Heaven Manual kepada Li Xuan untuk di praktikkan, sebelum Li Xuan melakukan proses restorasi dan juga pembukaan meridian, Li Xuan disarankan oleh Fang Hao untuk mencoba teknik pernafasan dan juga teknik kultivasi yang diajarkan dari buku manual kuno Divine Heaven Manual ini, Li Xuan mengangguk dan mulai memperagakan sikap kultivasi teratai yang umum dilakukan para kultivator untuk berkultivasi, dengan arahan dari Fang Hao dan Xiao Li membuat semua yang harus dilakukan oleh Li Xuan semakin mudah.
" Pertama kau cukup rasakan yang namanya energi alam atau qi, contohnya seperti ini. " Fang Hao mengeluarkan benang benang tipis qi berwarna merah lalu berganti hijau tua lalu menjadi ungu, Xiao Li juga tak ingin kalah dari Fang Hao, mencoba memperlihatkan jumlah kecil membentuk jaring jaring berwarna coklat busuk kehijauan.
Li Xuan menganggukkan kepalanya, " Baiklah guru, mungkin aku sudah sedikit mengerti, aku akan mencobanya dahulu. " Li Xuan mulai memejamkan mata, dan perlahan energi alam tak berwarna memasuki tubuhnya.
" Baiklah kalau sudah seperti ini kita tinggal tunggu saja Li Xuan ini menyelesaikan proses syarat pertamanya untuk menjadi seorang kultivator, namun membutuhkan beberapa hari ke depan untuk bisa membuatnya sempurna dengan fondasi kondensai qi tingkat satu nya. " Ucap Fang Hao.
Setelah beberapa hari berlalu Li Xuan keluar dari kultivasinya, bergegas menemui kedua guru nya, " Apa ini guru? Rasanya lengket dan berbau busuk. " Saat Fang Hao dan Xiao Li melihatnya, mereka tersenyum hangat.
__ADS_1
" Selamat Li Xuan, kau telah memasuki jalan keabadian, sekarang kau berada ditingkat kondensasi qi 1, setiap kau naik tingkatan akan selalu ada pengeluaran cairan lengket dan berbau seperti ini, dengan keluarnya cairan lengket dan berbau ini menandakan bahwa tubuhmu ditempa dan semakin dimurnikan, namun kadang selalu tak sebanyak pertama seperti sekarang Xuan'er. " Fang Hao tersenyum hangat.
Setelah Li Xuan memasuki kondensasi qi tingkat 1 Fang Hao mengajak Xiao Li untuk mengajarkan satu atau dua keahlian secara bergantian, sebelum memulai proses membuka meridian dan juga restorasi energi root nya, sekedar mencoba mencari tahu bakat yang di miliki oleh Li Xuan dalam menangkap pembelajaran yang diberikan, Xiao Li menyetujuinya, namun tanpa di duga Xiao Li menyuruh Li Xuan untuk melakukan upacara ritual guru dan murid secara resmi, alih alih Fang Hao berpikiran bahwa mungkin upacara ritual ini sudah tak perlu dilakukan, namun Xiao Li bersikukuh harus tetap dilakukan, karena baginya ini menandakan kebahagiaannya sebagai seorang guru yang akhirnya bisa mempunyai murid, bersujud tiga kali dibawah langit , Li Xuan diam diam bergumam di dalam hatinya bahwa dia tak akan mengecewakan kedua guru nya itu, akhirnya secara tidak langsung Li Xuan menjadi murid langsung dari kedua pendekar terkuat aliran putih dan hitam.
Untuk penjelasan murid sendiri, di dalam sekte aliran manapun terdapat empat pembagian jenis murid, pertama murid luar, lalu murid dalam, murid inti dan juga murid langsung, setiap murid luar hanya akan menerima pembelajaran umum dari para tetua tingkat luar sekte, murid dalam bisa merupakan murid dari para tetua luar sekte atau mengikuti pembelajaran umum di sekte dalam, murid inti biasanya merupakan murid murid yang diangkat langsung oleh para tetua di sekte dalam, dan murid langsung hanya disematkan pada murid yang menjadi murid langsung dari seorang Patriack atau Grand Elder sekte tersebut, ataupun bekas Patriack yg masih hidup, intinya murid langsung dari orang orang penting dalam sekte tersebut.
Yang pertama mendapat giliran untuk mengajar adalah Xiao Li, hal yang pertama ia ajarkan adalah sebuah bentuk pukulan dan tendangan, jurusnya bernama 12 Seni Pukulan dan Tendangan Penghancur Gunung, terdapat 12 jenis seni jurus didalam nya, 6 untuk pukulan dan sisanya merupakan bagian tendangan, dan perlu diketahui jurus ini diciptakan sendiri oleh Xiao Li saat dirinya telah mencapai Nascent Life namun belum sempat disempurnakan nya.
" Xuan'er coba kau peragakan jurus yang tadi guru lakukan contohkan. "
__ADS_1
Tanpa pikir panjang Li Xuan langsung memperagakannya seperti yang diperagakan Xiao Li, setelah satu kali percobaan Xiao Li mengernyit, dan ketika dilakukan berulang ulang membuat mata Xiao Li membelalak.
" Ini... Ini bukan gerakan Pukulan dan Tendangan Penghancur Gunung, ini... Dalam beberapa jam saja anak ini dapat melihat kekurangan dan menyempurnakan gerakan pertamanya!? " Xiao Li tersenyum kecut.
" Jika pak tua Fang Hao itu mengetahuinya entah segila ekspresi yang akan diperlihatkannya, bahkan ketika orang orang menjuluki ku dan pak tua Fang Hao itu sebagai jenius, dihadapan pemuda ini mungkin kita berdua tak berbeda dengan para kultivator biasa yang mungkin hanya sedikit lebih berbakat dari kultivator biasanya. " Xiao Li menggelengkan kepalanya pelan.
Jurus 12 Seni Pukulan dan Tendangan Penghancur Gunung ini sebenarnya memang jurus yang bahkan belum bisa dikatakan sempurna, Xiao Li sendiri menekankan dalam hatinya bahwa gerakan gerakan dalam jurus ini memang masih memiliki banyak kekurangan dan kelemahan, namun setelah sekian lama, terjawab sudah semua kegundahan yang dirasakan Xiao Li dalam memikirkan jurus ini, melalui muridnya sendiri Xiao Li dapat melihat dimana saja letak kekurangan dan kelemahan yang perlu diperbaiki dalam jurus 12 Seni Pukulan dan Tendangan Penghancur Gunung itu.
Dalam dunia kultivator sebenarnya bukanlah mustahil bagi seseorang untuk menciptakan sebuah jurus, namun ketentuan yang beredar di dalam pemahaman diri kultivator itu sendiri adalah bahwa setidaknya sebelum menciptakan sebuah jurus atau gerakan mereka harus memiliki kekuatan setingkat Nascent Life, dan bahkan ditingkat seperti itu masih akan membedakan kekuatan serangannya, seperti misal sebuah jurus atau gerakan yang diciptakan oleh ahli Nascent Life early stage tidak akan pernah bisa mengalahkan jurus atau gerakan yang di buat atau diciptakan oleh kultivator Nascent Life Final Circle stage, namun bahkan semua kultivator Benua Bumi Selatan pun tau, jurus jurus atau gerakan gerakan yang diciptakan oleh kultivator sekelas ahli tingkat Nascent Life takkan pernah bisa mengalahkan jurus jurus dengan kekuatan di tingkat Ilahi ataupun bahkan kuno.
__ADS_1
Dalam dunia kultivator memang tidak pernah disebutkan bahkan dalam catatan kuno manapun bahwa jurus jurus memiliki tingkatannya, namun demikian para kultivator tetap menyadari dan meyakini bahwa jurus pun memiliki kecocokan antara satu dan lainnya, entah dalam hal tingkat dan kekuatan, menurut para kultivator, jurus dibagi menjadi 4 tingkat kekuatan, tingkat yang konon diperuntukkan bagi jurus yang di ciptakan oleh para kultivator dibawah tingkat Nascent Life, yaitu tingkat Mortal, ada juga tingkat Earth yang mana merupakan tingkatan bagi jurus yang diciptakan oleh para ahli jagoan tingkat Nascent Life, setelahnya ada tingkat Heaven dan juga Divine, jurus dengan tingkat seperti ini konon sudah bukan berasal dari tangan tangan para kultivator manusia rendahan, namun pernah seorang kultivator legenda mencatatkan bahwa ia pernah menemukan sebuah jurus tingkat Heaven yang memang ber pencipta, namun dari qi yg ia rasakan bahkan Nascent Life Final Circle stage pun tak ada yg memilikinya, entah dari kemurniannya, kekuatannya dan juga aura nya.
Setelah tiga hari pembelajaran, pergantian guru akhirnya dilakukan, Fang Hao mendapat giliran untuk mengajar Li Xuan, Xiao Li sengaja tidak membicarakan bakat Li Xuan kepada Fang Hao, dia ingin melihat segila apa jika Fang Hao tau bakat yang di miliki oleh Li Xuan.