Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 39 - Yin Lianhua 2


__ADS_3

Keesokan paginya terlihat keramaian di depan gerbang Sekte Pegunungan Surgawi, sebuah kereta kuda megah telah disiapkan oleh sekte ini, telah menunggu sosok pemuda cukup tampan menggunakan baju seragam sekte namun dengan corak yang berbeda dari yang lainnya, tegap tinggi dengan rambut yang terikat oleh sebuah pengikat kepala, terlihat sedang menunggu seseorang.


Tiba tiba dari kejauhan terlihat seorang kecantikan berjalan menghampiri keramaian itu, menggunakan baju seragam dengan di kombinasikan selendang yang seperti sayap berwarna biru muda dengan hiasan pernak pernik keperakan, semakin menambah pesona yang dimilikinya.


" Saudari Seperguruan Yin memang tak pernah kehilangan pesona nya, bahkan kecantikan nya seperti bertambah setiap hari. " Ucap pemuda itu kepada perempuan cantik yang berjalan ke arah nya itu.


" Saudara Seperguruan Shan ini memang pandai bercanda, Yin Lianhua ini tak terlalu tertarik dengan hal seperti itu. " Ucap perempuan itu dengan nada acuh tak acuh.


Tiba tiba aura kuat dan tua perlahan menghampiri mereka, " Feng'er, Hua'er, baguslah jika kalian sudah disini, mari kita bergegas berangkat ke pertemuan itu. " Ucap sosok tua itu.


" Mohon maaf Grand Elder, dimanakah guru saya? Apakah dia tak akan ikut? " Tanya Lianhua.


" Tadi aku sudah menghubungi guru mu, katanya nanti dia akan menyusul, namun dia menekankan bahwa dia pasti akan datang, jadi mari kita duluan saja, semuanya juga sepertinya sudah siap, kau tak perlu mengkhawatirkan gurumu. " Ucap Grand Elder itu.


" Baiklah Grand Elder, Yin Lianhua ini mengerti. " Pungkas nya.


" Baiklah mari kita berangkat, Feng'er, dan juga Hua'er masuk lah ke dalam kereta itu, kita akan berangkat dengan kereta itu, sebagai bentuk kehormatan nanti saat setelah sampai disana. " Ucap Grand Elder tua itu.


" Baik Grand Elder. " Ucap keduanya serempak.

__ADS_1


**


Di perjalanan yang tanpa hambatan sedikitpun itu rombongan dari Sekte Pegunungan Surgawi ternyata tiba lebih cepat dari perhitungan nya yang diperkirakan akan butuh waktu 3 minggu, tetapi mereka hanya butuh waktu hampir dua minggu bagi mereka untuk sampai di Kota Besar Chang An ini, namun sebenarnya jika mereka semua mengandalakan kecepatan nya, mungkin dalam seminggu saja mereka bisa sampai dengan lebih cepat.


" Saudari Yin, sepertinya telah terjadi peningkatan kekuatan lagi dari dirimu selama beberapa hari terakhir ini. " Ucap Shan Jianfeng.


" Begitukah? Namun menurutku hal seperti itu bukanlah sesuatu yang aneh, memikirkan bahwa diriku yang setiap harinya berlatih dengan keras mungkin memang pasti kekuatan ku pun akan meningkat. " Jawab Yin Lianhua dengan dingin dan acuh tak acuh.


Shan Jianfeng menggelengkan kepalanya dan tersenyum kecut, perempuan cantik mempesona namun dingin bagai giok yang dilapisi es itu memanglah sangat menarik hatinya, dengan seribu keyakinan nya, dikemudian hari, dengan bakatnya ia selalu berpikir akan bisa mendapatkan nya, apalagi dengan takdir yang telah didapatnya, bahwa dirinya merupakan anak dari Patriack Sekte Pegunungan Surgawi tersebut.


**


Setelah berhari hari berjalan, akhirnya kereta kuda itu sampai di Kota Besar Chang An, dengan identitas kereta kudanya saja, antrian panjang di depan gerbang masuk kota itu tiba tiba meleburkan diri, sebagian berjalan ke samping kiri, sebagian yang lain ke samping kanan, untuk membukakan jalan bagi rombongan dari Sekte Pegunungan Surgawi itu.


" Feng'er, Hua'er, kita sudah sampai, kalian boleh memasuki dulu kediaman nya lalu memilih tempat masing masing, dan boleh beristirahat sejenak setelah perjalanan ini, mungkin ini juga pertama kalinya bagimu Hua'er. "


" Dan jika kalian ingin berkeliling, ajaklah salah satu tetua yang mengikuti rombongan ini kesini, jangan berkeliaran sendirian, keselamatan kalian sangat berharga bagi kami. " Ucap Gran Elder itu.


" Baik Grand Elder. " Ucap keduanya serempak.

__ADS_1


" Akurlah sementara waktu, aku akan meninggalkan kalian dulu disini bersama para tetua yang lain, ada yang harus aku selesaikan terlebih dahulu, juga melaporkan kedatangan dari Sekte Pegunungan Surgawi di Kota Besar Chang An ini. " Sambung Grand Elder tua.


" Baiklah, mari kita bersama masuk dan mencari kediaman masing masing Saudari Yin. " Ajak Shan Jianfeng.


" Ini bukanlah daerah berbahaya yang harus dimasuki berdua dan saling melindungi, bukankah kita bisa pergi sendiri sendiri untuk mencari kediaman kita sendiri Saudara Shan? " Jawab Yin Lianhua dengan acuh tak acuh lalu berjalan masuk.


Yin Lianhua menemukan sebuah kediaman yang cocok di dalam halaman perumahan yang luas itu, wilayah kediaman nya cukup sepi dan sunyi, juga cukup indah dengan sebuah danau kecil di pinggiran letak kediaman nya, menambah kesan asri dan sejuk bagi kediaman nya.


Setelah sampai Yin Lianhua mencoba untuk langsung berkultivasi, melatih tingkat penguasaan qi dan juga fokus nya dalam mengalirkan Qi, karena memang kepadatan Qi di Kota Besar Chang An ini hampir sama besar nya dengan kepadatan Qi di Sekte Pegunungan Surgawi, dengan kembali melatih penguasaan Qi dan fokusnya, Yin Lianhua mencoba merasakan aliran dari Qi itu sendiri, dan berpikir bagaimana cara untuk mengalirkan nya lagi dengan perlahan dan sempurna.


Namun saat berlatih beberapa saat saja, dirinya merasa bosan, dan merasa penasaran untuk berkeliling Kota Besar Chang An ini, apalagi dikatakan sedang terjadi bazar besar besaran di kota ini, membuat Yin Lianhua semakin tak sabar untuk melihat nya.


Saat keluar dari kediaman nya, Yin Lianhua dikejutkan dengan adanya Shan Jianfeng yang ternyata sudah menunggunya sejak tadi,


" Saudari Yin, apakah kau merasa bosan? Aku ingin mengajakmu berkeliling kota ini, mungkin kita dapat menemukan hal yang menarik disana. " Ajak Shan Jianfeng.


" Aku bisa sendiri Saudara Shan, lagipula Grand Elder menyarankan untuk mengajak salah satu tetua, bukan mengajak teman sebaya. " Jawab Yin Lianhua masih dengan nada dingin dan acuh tak acuh nya.


Lagi lagi Shan Jianfeng dibuat tak berkutik oleh Yin Lianhua dengan perkataan dingin nya, " Aku tak yakin jika dirimu di masa depan tak bisa ku taklukkan. " Gumam Shan Jianfeng dengan kepercayaan dirinya.

__ADS_1


Yin Lianhua mengajak seorang tetua perempuan yang sejak awal tlah ditugaskan oleh Ruo Ling untuk mengawal nya sejak dari Sekte Pegunungan Surgawi, namanya adalah Fei Hua, dengan kultivasinya yang berada di tingkat Nascent Life mid stage, Yin Lianhua merasa aman dengan pengawalan nya, apalagi Fei Hua ini merupakan salah satu tetua kepercayaan dari Ruo Ling gurunya sendiri.


Jangan lupa vote, like dan juga berikan support nya ya!


__ADS_2