Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 65 - Akhir Kompetisi


__ADS_3

" Feng'er!!!!! "


Ucap Shan Yuan dari atas balkon tempat khusus miliknya, dengan cepat memangku Shan Jianfeng dan mencoba memeriksa nyawanya, beruntung masih tersisa beberapa nafas pada Shan Jianfeng yang menjaga nyawanya.


" Yao tua, bukankah ini tanggung jawab mu? " ucap Luo Fengtian dari tempatnya.


" Hem.. Kau selalu saja merepotkan orang lain Luo, sebenarnya aku sangat malas malas mengurusi hal hal seperti ini, " jawab Yao Lao.


" Hohoho.. Bukankah kau telah menyetujuinya? " timpal Luo Fengtian.


" Hah.. Jangan lupa kau tulis tagihannya, aku tak suka berbicara dengan orang pelupa, " ucap Yao Lao sambil dengan cepat berpindah tempat ke pusat arena.


Swosshh


" Ahh senior Pill Emperor, mohon bantu selamatkan Anak saya ini, saya akan membayarnya dengan apapun bahkan berapapun biaya yang kau inginkan, namun, tolong buat dia sembuh dan kembali seperti semula, " pinta Shan Yuan dengan penuh pengharapan.


" Ya.. Ya.. Ya.. Kau tulis saja ucapan mu itu, jangan sampai aku mendengar kata kata itu dari seorang pelupa, " ucap Yao Lao acuh tak acuh, lalu menyembuhkan Shan Jianfeng hingga membuat tubuhnya menjadi sedikit terlihat lebih baik.


Di sisi lain Li Xuan dengan baju compang campingnya berjalan perlahan menghampiri Shan Yuan dan yang lainnya, namun, sebelum Li Xuan sampai, Shan Yuan yang sudah terlanjur memuncak kemarahannya, tanpa aba aba langsung menyerang menerjang ke arah Li Xuan.


Namun, Li Xuan sudah terlambat untuk menghindar atau bahkan menangkis serangan itu sekalipun, saat serangan itu datang kehadapan Li Xuan, tiba tiba saja sebuah kekuatan melintas dari belakang Li Xuan mencoba menghalau serangan Shan Yuan.


Boomm!!


Dua serangan itu beradu bahkan menyebabkan sebuah ledakan kecil,


" Siapa yang berani menghalau serangan ku!? Ini.. Energi ini.. Kau JIAN WANG b*jing*n!!! Sejak kapan kau berani ikut campur dalam masalah pribadiku seperti ini!? " teriak Shan Yuan naik pitam.


" Amithaba.. Untung saja kau bergerak cepat Patriack Jian, amithaba.. " ucap sang biksu kepala.

__ADS_1


Jian Wang hanya bisa tersenyum tipis mendengarnya, " Sebenarnya jika aku tak ikut campur sekalipun, Anak muda Li Xuan itu tetap akan selamat karena perlindungan itu, kau lihat? Perlindungan yang tak jelas terlihat itu kemungkinan pelindung ruang legendaris milik sang Space Emperor, "


" Konon katanya pelindung ruang itu bisa menghilangkan atau memantulkan serangan dengan sesuka hati, sungguh mengerikan bahkan dengan hanya memikirkannya saja, " ucap Jian Wang bergidik ngeri.


Para Patriack terlihat turun dari kursinya masing masing menuju ke pusat arena menghampiri Li Xuan, Li Xuan yang sedang berjalan itu dihampiri oleh para Patriack, para jenius turun mengikuti orang tua dan juga guru gurunya ke arah Li Xuan.


" Shan Yuan, bukankah sebuah tindakan memalukan bila kau yang seorang generasi tua menyerang bocah generasi muda yang bahkan hampir sebaya dengan anak mu, begitukah sikap yang dimiliki oleh Patriack Sekte Pegunungan Surgawi? " ucap Jian Wang memprovokasi Shan Yuan yang telah melewati batas.


" APA KAU BILANG!!?? "


" Kau mengajakku berkelahi di sini Jian Wang!? Kemari kau, aku akan menghancurkanmu! " timpal Shan Yuan yang semakin memanas.


" Sudahlah Patriack, perilaku mu ini sudah sedikit melewati batas, bagaimana kau mempertanggungjawabkannya nanti dihadapan para elder dan juga para murid Sekte Pegunungan Surgawi? " Shan Huangdi ikut menambahkan.


" Kalian.. Kalian.. Membela bocah keji yang hampir membunuh Anakku itu!? "


" Kau yang membela Anak bodoh mu itu! jelas jelas dia yang memaksa bocah Li Xuan hingga harus bertindak sejauh itu, dan juga, apakah kau memikirkan hal yang sama jika hal itu terjadi pada lawan Anak mu itu? " ucap Jian Wang.


Namun, tanpa diduga setelah mendengar hal seperti itu dari ucapan Shan Yuan, energi yang sangat kuat merembes dari arah belakang Shan Yuan, ternyata energi itu tidak lain dan tidak bukan adalah energi dari sang Pill Emperor yang terganggu akan ucapan Shan Yuan,


" Apa yang kau katakan tadi *Bocah? " ucap sang Pill Emperor dengan nada dingin.


" Ahh.. Itu.. Emm.. Anak muda Li Xuan ini harus memberikan beberapa kompensasi sebagai pertanggungjawaban dari hal yang telah dilakukannya, karena sudah melukai anakku Shan Jianfeng, " jawab Shan Yuan.


" Kalau begitu aku akan meminta kompensasi nyawa anak mu karena telah menyerang anak muda itu secara brutal, bagaimana apakah itu adil? Bahkan hanya dengan sentuhan jariku sekarang, bocah bodoh ini akan meninggalkan mu selamanya, " ucap sang Pill Emperor dengan nada dingin.


" Bu - bukan begitu senior, ini.. ini.. " Mulut Shan Yuan tiba tiba tercekat.


" Jadi bagaimana? Sudahlah kau diam saja, kebisingan hanya mengganggu konsentrasiku, jika mulut mu itu masih terus menggonggong maka ku pastikan Anak mu ini akan mendahului mu menemui raja neraka! " ucap Yao Lao dengan tatapan sinisnya.

__ADS_1


Seketika Shan Yuan terdiam dibuatnya, Li Xuan dari kejauhan merasa lega karena nya, di dalam hatinya Li Xuan merasa sangat berterima kasih pada Pill Emperor itu yang telah menyelamatkannya dari mala petaka sang Patriack Sekte Pegunungan Surgawi itu.


Setelah beberapa waktu berselang, Yao Lao telah menyelesaikan penyembuhannya pada Shan Jianfeng, dengan beberapa teknik dan pill yang Yao Lao miliki, Shan Jianfeng bisa pulih sepenuhnya, tinggal menunggu nya untuk kembali sadar saja.


Akhirnya semua Patriack dan juga para Anak dan muridnya menghampiri Li Xuan yang sedang terdiam di pusat arena mencoba memulihkan dirinya sendiri, disertai oleh para Emperor.


" Hohoho.. Selamat selamat Anak muda kau telah berhasil memenangkan kompetisi ini, dan itu semua disetujui oleh yang hadir di sini, " ucap Luo Fengtian.


" Hah!? Bagaimana bisa seperti itu Senior, aku baru mengalahkan dua orang saja sudah mengatakan aku pemenangnya? Mungkin di pertarungan selanjutnya aku dikalahkan karena kelelahan, aku harus tetap mematuhi peraturannya bagaimana pun. " tegas Li Xuan.


" Kau ini, semua orang di sini mana ada yang mau bertarung dengan mu, Kau tau Anak muda, lihat anak muda yang berdiri di belakang Ayah nya itu? Dia adalah anak dari Sword King, dan dia merupakan salah satu kandidat pemenang di kompetisi ini, dan kau mengalahkannya kau tau? " ucap Luo Fengtian.


" Bahkan Anak muda bodoh Tuan muda Sekte Pegunungan Surgawi pun kau kalahkan dengan mudah seperti itu, dia adalah murid sang White King yang posisinya bahkan belum tergoyahkan, dan juga anak tunggal dari sang Patriack Sekte Pegunungan Surgawi, lalu siapa lagi yang berani bertarung denganmu? " tambah Luo Fengtian.


Li Xuan hanya bisa tersenyum masam sambil menggaruk kepalanya, dilanjutkan dengan persetujuan semua orang yang hadir di sana dengan keputusannya, kecuali Shan Yuan yang dengan terburu buru membawa Shan Jianfeng menuju ke Sekte Pegunungan Surgawi untuk merawatnya.


Tak lupa sebelum pergi, Shan Yuan menitipkan cincin penyimpanannya pada Shan Huangdi jika diperlukan pada acara pelelangan akbar nanti, Ruo Ling pun yang hadir di sana dengan Yin Lianhua ditugaskan untuk ikut mewakilkan Sekte Pegunungan Surgawi di acara pelelangan itu.


Semuanya dengan khidmat menghadiri upacara penutupan kompetisi dan juga pertemuan itu, Li Xuan tak lupa menerima dan memanen hadiahnya, sebuah Magic tool pedang Heaven tier dari Smith Emperor, dan juga beberapa benda langka juga beberapa manual jurus tingkat tinggi dari Asosiasi Harta Karun Langit.


Setelah semuanya selesai, Luo Fengtian mengambil pembicaraan acara,


" Dengan ini kompetisi dan juga pertemuan antar aliran putih telah selesai! " ucap Luo Fengtian bergema.


" Untuk acara selanjutnya dan juga menjadi terakhir dari rangkaian acara yang kita adakan adalah pelelangan besar, kalian bisa beristirahat untuk hari ini, lalu siapkan semua uang kalian esok hari, kita akan membuka acara pelelangan akbar nya besok pagi, sekian dan selamat menikmati sisa hari di Kota Besar Chang An ini.. " pungkas Luo Fengtian.


Semua orang bersorak setelah Luo Fengtian menyelesaikan ucapannya, di samping itu Li Xuan dengan cepat pergi membawa semua hadiahnya, ia masih ingat dengan pesanan para pembeli pill nya yang hanya baru sebagian Li Xuan selesaikan.


Li Xuan segera mencari penginapan lain, lalu memesan kamarnya untuk satu hari saja sampai acara pelelangan akbar itu selesai, setelah itu Li Xuan akan segera melanjutkan perjalanannya dengan hati2.

__ADS_1


" Hah.. Aku harus mulai bekerja keras kembali.. " keluh Li Xuan memulai pemurnian pill para pelanggannya bahkan hingga semalaman.


__ADS_2