
Hanya dengan beberapa tarikan nafas saja, mereka bertiga telah sampai di dekat bukit kecil Pohon Anggrek Abadi.
" Baiklah Xuan'er, perlihatkan pada kami hasil dari pelatihanmu selama 6 tahun ini. " Ucap Xiao Li.
" Baik guru. " Jawab Li Xuan.
Dengan kecepatan tertingginya Li Xuan melesat masuk ke dalam kumpulan para demonic beast itu, namun tak ada perlawanan yang pasti dari para demonic beast di barisan terluar, dengan kekuatannya tak perlu waktu lama untuk Li Xuan merangsek ke barisan tengah dan dalam.
Setelah menghabisi semua demonic beast di barisan luar dan barisan tengah, bukanlah hal yang menyusahkan bagi Li Xuan untuk masuk ke barisan dalam para demonic beast, terdapat beberapa demonic beast kondensasi qi tingkat 11, jika satu mungkin itu masih memungkinkan bagi Li Xuan, namun karena demonic beast ini berbentuk seperti tikus namun agak besar dan pergerakan mereka bertumpu pada banyak nya jumlah, hal itu menyebabkan pergerakan Li Xuan agak tersendat.
Namun dengan sedikit upaya, Li Xuan dapat membereskannya, kekuatan Li Xuan sebenarnya dapat dengan mudah mengalahkan lawan di tingkat kondensasi qi 11 kebawah, dan akan sedikit seimbang dengan lawan di kondenasi qi tingkat 12, namun untuk melawan tingkat diatas tingkat 12 mungkin Li Xuan harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk bisa mencari cara melarikan diri.
Li Xuan tiba dengan susah payah ke puncak bukit, terlihat sang pemimpin demonic beast dengan tingkat kultivasi Common Foundation tahap menengah, terlihat peningkatan kultivasi nya semenjak Li Xuan berkultivasi selama tiga tahun.
Groaarrr Groarrrr
Terlihat demonic beast bertubuh banteng namun terdapat gigi gigi tajam menjulur dari mulutnya, demonic beast itu merasa terancam dengan kehadiran Li Xuan, tanpa aba aba dengan tiba tiba demonic beast itu menerjang ke arah Li Xuan.
" Ckk hanya seekor Red Bull Sabertooth dengan kultivasi Common Foundation tahap menengah, kau takkan bisa menghentikanku. " Li Xuan bergerak menghindari serangan demonic beast itu.
Groaarrr Groarrr
Terlihat kekesalan dari muka demonic beast itu, namun di sisi lain tanpa aba aba Li Xuan tiba tiba menyerang ke arah demonic beast itu, terjadi pertempuran sengit antara keduanya, di awal pertempuran, terlihat Li Xuan terlihat sedikit terdesak dengan gempuran dari Red Bull Sabertooth tersebut, dengan membawa keunggulan dari tingkat kultivasi dan juga keistimewaannya sebagai demonic beast, mampu membuat Li Xuan sedikit kewalahan, namun dengan cepat Li Xuan dapat beradaptasi dalam menghadapi pertempuran sengitnya.
Dari pertempuran sengit pertamanya Li Xuan mendapatkan banyak sekali pengalaman, dengan memanfaatkan beberapa celah kecil, Li Xuan dapat mengembalikan keunggulan lawannya dalam pertempuran.
" Pertempuran ini sudah agak terlalu lama, mungkin aku harus segera mengalahkannya, sepertinya aku harus mengeluarkan jurus itu. " Terlihat Li Xuan mengambil kuda kuda.
Terlihat riak kuno merembes keluar dari tubuh Li Xuan, namun riak itu seperti dihalangi oleh sesuatu, berkumpul di sekitar dirinya.
" Anak itu sudah bisa melakukannya!? " Keterkejutan melintas di wajah Xiao Li.
" Ya, namun masih belum sempurna mungkin karena kekuatannya yang masih di tingkat itu. " Fang Hao tersenyuk kecut.
__ADS_1
Dulu ia mempelajari jurus ini bahkan hingga berbulan bulan lamanya, bisa melakukannya bahkan dalam waktu setengaah tahun, dan bahkan sampai sekarang pun Fang Hao sendiri merasa bahwa jurus " Thousand Divine Holy Sword " Yang ia keluarkan masih saja belum sempurna, ia hanya bisa berharap bahwa di kemudian hari Li Xuan dapat memperlihatkan kekuatan penuh dari jurus tersebut.
" Teknik pedang ilahi pemusnahan, Thousand Divine Holy Sword!!! " Pedang kayu membawa riak aura kuno mulai diergerakkan, membawa kehancuran dan kengerian bagi siapa saja yang melihatnya.
Red Bull Sabertooth yang perkasa tiba tiba menciut melihat serangan sedahsyat itu, dengan kecepatannya Red Bull Sabertooth itu berusaha menghindar, namun sebelum sapat menghindarinya Red Bull Sabertooth itu tiba tiba terbelah dengan sendirinya, terlihat seorang anak remaja berlumuran darah memegang gagang pedang yang menghadap ke tanah dengan darah bercucuran.
" Hah... Mengeluarkan jurus semengerikan ini memang sangat melelahkan di tingkatku sekarang. " Li Xuan bergumam, lalu menelan Pill Pemulih Qi.
" Bagus Xuan'er, kau telah menyelesaikan ujian yang telah diberikan oleh paman Liu mu itu, sebelum kau keluar dari dunia ini. " Ucap Fang Hao.
" Ya, baiklah ayo cepat, kita cari saja benda terakhir itu, aku merasa gelagat tak bagus dari tempat ini jika kita berlama lama disini. " Ucap Xiao Li dengan muka seperti merasakan sesuatu yang tak mengenakkannya.
" Baiklah, ayo Xuan'er cari dimanakah tempat benda itu berada. " Sambung Fang Hao.
Li Xuan dengan cepat mendekati Pohon Anggrek Abadi, ia mencoba memperhatikan area sekitar pohon anggrek bessr itu, awalnya ia tak merasakan hal aneh dari pohon itu, namun lama kelamaan Li Xuan mulai merasakan riak aneh yang berasal dari akar yang sedikit mengangkat keatas, akhirnya Li Xuan mencoba mendekatinya, dan benar saja Li Xuan menemukan sebuah kotak kecil, saat ia mencoba mendekati kotak kecil itu tiba tiba riak yang mengelilinginya menghilang, mencoba masuk kedalam cincin penyimpanannya, dan ternyata masuk ke dalam surat dari paman Liu nya tersebut.
Li Xuan tidak terburu buru untuk mencoba membuka kotak tersebut, namun mencoba membaca kembali akan ada tambahan kata kata apa dari paman Liu nya tersebut, saat membukamya tiba tiba banyak kata kata baru keluar darinya.
Dengan sigap Li Xuan membuka kotak itu, terlihat sebuah kalung, dan juga cincin penyimpanan, setelah Li Xuan mengambil keduanya terlihat surat itu kembali memancarkan sinar dan kata katanya mulai kembali tertulis.
" Perlu kau ketahui kalung itu sepertinya merupakan kalung peninggalan keluarga mu, dulu kalung itu terpasang di lehermu ketika aku menemukanmu saat bayi, dan sepertinya kalung itu juga bisa menjadi benda untuk membawa keluar satu ekor makhluk dari dalam sini, namun bukan untuk seorang manusia, mungkin itu saja yang bisa aku sampaikan, ohh iyaa dulu paman mu ini keluar dari dunia ini karena suatu urusan mendesak, aku meminta maaf kepadamu, ahh aku sampai lupa, jangan pernah mencoba membuka cincin penyimpinan itu sebelum kau meningkat ke tingkat emm mungkin body formation yang kau ketahui, selamat berpetualang Li Xuan kecil, haha hanya itu yang dapat aku berikan, semoga kau bisa menapaki puncak dari keabadian itu sendiri di masa depan. Salam dariku paman Liu. " Sampai di situ, berakhirlah pesan dari paman Liu nya itu.
Setelah Li Xuan selesai membacanya, ia lalu pergi menghamipiri Fang Hao dan Xiao Li, namun setelah sampai, tiba tiba terdengar raungan seekor naga.
GROARRR GROARRR
" Ini... Aura apa ini? Bahkan ini lebih mengerikan dari burung kemarin, dan sepertinya ini aura dari seekor demonic beast yg masih hidup. " Ucap Fang Hao dengan kekagetan yang masih menyisa di wajahnya.
" Apa kataku tadi Fang Hao, kita harus cepat pergi dari sini, aku merasakan gelagat abnormal yg sangat tak baik, bahkan mengerikan, perasaanku sangat peka pada hal hal seperti itu. " Jawab Xiao Li tergesa gesa.
" Ahh guru, aku baru ingat, dulu paman Liu berkata jangan pernah mendekati gunung besar yang berada di sebelah sana. " Li Xuan menunjuk ke arah gunung besar yang berlawanan dari tenpat mereka berada yaitu bukit kecil Pohon Anggrek Abadi.
" Ahh baiklah, sekarang mari kita pergi saja dulu dari sini, jika kita tetap disini aku merasakan akan ada bahaya yang mengerikan menghampiri kita. " Sambung Xiao Li.
__ADS_1
" Ya Xuan'er, jika keperluanmu sudah kau selesaikan semua lebih baik kita segera pergi dari sini, mari berkemas dan kita lanjutkan saja di kediaman kita. " Tegas Fang Hao menyambung perkataan dari Xiao Li.
" Baik guru, aku telah menyelesaikan semuanya, aku siap pergi kapanpun. " Jawab Li Xuan.
" Baiklah ayo pergi. " Sambung Fang Hao.
Ketiganya tiba tiba melesat menuju ke kediaman mereka masing masing, saat tiba mereka bertiga tidak langsung melanjutkan pembicaraan, Fang Hao dan Xiao Li memilih untuk beristirahat sejenak ke kediamannya masing masing.
**
Keesokan paginya barulah mereka kembali berkumpul melanjutkan salam perpisahan kemarin.
" Baiklah Xuan'er, mungkin sekarang sudah saatnya bagi dirimu untuk mencoba menjelajahi dan berpetualang di dunia luar, namun mungkin aku menyarankan kau keluar dari penghalang dekat sini, yaitu penghalang yang beberapa tahun ke belakang kita coba lihat, jadi yang ku mengerti dunia ini seperti dunia yang berada di antara beberapa benua, ketika kemarin kita berada di Gunung Anggrek Abadi, batas penghalangnya seperti tidak menghubungkan dunia ini ke dunia tempat kita tinggal yaitu Benua Bumi Selatan, dunia ini masih banyak misteri yang sangat kompleks di dalamnya, mungkin di masa depan nanti kau harus kembali kesini dan menyelesaikan rahasia dan misterinya. " Ucap Fang Hao.
" Baik guru, murid ini mengerti. " Menjawab dengan penuh hormat.
" Baiklah Xuan'er, jangan berlama lama lagi, cepatlah berkemas, cepatlah taklukkan dunia luar, kami akan menunggu kabarnya disini, jangan melupakan kami, cobalah untuk sekali kali menjenguk kami, karena kau bebas keluar masuk di dunia ini. " Ucap Xiao Li.
" Ini Xuan'er, aku dan Xiao Li mempercayakan semua yang Aku dan juga Xiao Li punya, semua nya berada dalam cincin penyimpanan ini, di dalamnya ada uang, energi stone, beberapa bahan alkemis, dan kebutuhan mu yang lainnya, di dalamnya ada sebuah penyimpanan spesial, aku memberinya segel khusus, cincin penyimpanan itu takkan bisa kau buka sebelum tingkat praktikmu naik ke tingkat qi foundation, namanya Cincin Penyimpanan Galaxi, yang kau bawa itu merupakan cincin penyimpanan pusaka dari Sekte Pegunungan Surgawi, maka kau harus berhati hati dalam mengeluarkannya, karena jika siapapun anggota dari Sekte Pegunungan Surgawi yang melihatnya, maka bisa menyebabkan pertikaian kecil, aku menyarankan cincin itu lebih baik kau simpan saja dalam cincin penyimpanan biasa mu itu. " Ucap Fang Hao.
Setelah beberapa kata terakhir, Li Xuan akhirnya berpamitan kepada kedua gurunya itu.
" Bawa dan jagalah burung kecil mu itu, mungkin ia akan sangat membantumu kedepannya. " Ucap Xiao Li.
" Baik guru, murid akan selalu mengingat kata kata guru berdua, baiklah murid ini akan memulai perjalanannya. " Sebelum pergi Li Xuan memberikan penghormatan sujud yang khidmat kepada kedua gurunya.
" Pergilah Xuan'er, semoga perjalananmu dilindungi oleh berkah para dewa. " Kedua gurunya itu mengangkat tangannya.
Setelah pamitan singkat itu, Li Xuan berjalan ke arah penghalang, menembusnya perlahan, Li Xuan seperti merasakan ada tekanan ruang dan waktu didalamnya melewati kumparan kegelapan, namun tak lama setelah itu Li Xuan seperti di keluarkan dari ruang spasial dan tiba tiba saja berpijak di sebuah tanah yang berada di tengah tengah hutan.
Berawal dari sinilah petualangan Li Xuan menjelajahi dunia kultivator dimulai.
Jangan lupa vote, like dan juga support nya ya!
__ADS_1