Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 88 - Yun Qingxue


__ADS_3

Seorang pemuda remaja terlihat menunggangi seekor kambing hitam yang cukup besar, dengan ditemani burung emas merah yang indah terbang di sekitarnya.


Tak lupa si penunggang memberi dua peliharaannya itu tanaman tanaman herbal setiap beberapa kilometer jarak yang ditempuhnya.


" Ayam Kecil, Kuda Hitam, sepertinya kita sudah dekat dengan Pelabuhan Teratai Putih, dari penuturan guru, ini kemungkinan adalah hutan terakhir sebelum menuju Pelabuhan Teratai Putih, mari kita percepat untuk segera kesana, " ucap Pemuda itu.


" Kyaakk kyaakk " ucap burung yang di panggil Ayam Kecil itu.


" Hiaa hiiaa " sahut kambing yang di panggil Kuda Hitam itupun.


Namun baru saja mereka mempercepat perjalanannya, Pemuda itu seperti merasakan kehadiran seseorang di depannya, dengan cepat si Pemuda menggunakan menggunakan Divine Vision dari ikat kepala nya, tak jauh beberapa meter di depannya terdapat seorang wanita muda yang terlihat seumuran dengannya tengah celingukan seperti sedang mencari sesuatu.


Sang Pemuda mencoba memperhatikan wanita itu dari atas sampai bawah menggunakan Divine Visionnya, pakaiannya yang mewah juga seperti tergambar sebuah simbol yang sering digunakan para sekte membuat pemuda itu berpikir bahwa wanita ini bukanlah orang sembarang.


Saat mencoba memeriksa tingkat kultivasinya, pemuda itu tiba tiba saja tertegun,


" Kondensasi Qi tingkat 12? Hei hei.. Bukankah bakat nya terlalu mengerikan? " gumam sang Pemuda itu.


" Aku harus berhati hati saat nanti berdialog dengannya, " pikir sang Pemuda.


" Kuda Hitam, Ayam Kecil, kalian masuk saja dulu ke dalam tatto, biar aku yang mengurus ini, " ucap Pemuda itu turun dari kambing hitam yang ditungganginya, diikuti oleh menghilangnya kedua peliharaan itu.


Saat Pemuda itu mencoba berjalan perlahan mendekati perempuan itu, tiba tiba saja sebuah serangan menghampirinya,


Swoosshh


Sebuah sayatan tiba tiba melaju dengan cepat ke hadapan Pemuda itu,


" Hei hei, yang benar saja.. " gumam Pemuda itu sambil menghindari serangan mematikan itu.


Sesaat berikutnya tiba tiba wanita itu menyerang si Pemuda dengan kecepatannya, dengan sigap si Pemuda mengeluarkan pedangnya untuk menangkis serangan serangan itu.


Trangggg


Keduanya tiba tiba terpental setelah melakukan sedikit pertukaran serangan,

__ADS_1


" Hei hei, tunggu.. Aku tidak bermaksud jahat, Aku hanya ingin mencoba menawarkan bantuan kepadamu saat melihat dirimu seperti seseorang yang kebingungan, " ucap Pemuda itu.


" Siapa kau? " ucap Wanita itu dengan sikap dingin penuh kewaspadaan.


" Aku? Aku Li Xuan, seorang pengelana yang sedang melakukan sebuah perjalanan, tanpa sengaja aku merasakan kehadiran seseorang tak jauh di depan dari jalanku, makanya aku sedikit berhati hati dan waspada, "


" Namun saat ku periksa ternyata seorang wanita yang tampak seperti sedang kebingungan, maka dari itu aku mencoba berniat untuk mengulurkan bantuan padamu, mungkin bisa sedikit meringankan masalahmu, " ucap Pemuda itu yang tidak lain adalah Li Xuan.


" Li Xuan? Aku tak pernah mendengar seorang pendekar pedang bernama Li Xuan? Apakah kau berasal dari sebuah sekte besar aliran putih? Atau seorang ahli pedang dari sekte super aliran putih yang sedang menyamar? " ucap Wanita itu masih dengan sikap waspadanya.


" Sekte aliran putih? Tidak bukan, aku bukan bersal dari sekte aliran manapun di benua ini, jadi kau bisa tenang, mungkin aku bisa sedikit membantu mu, " ucap Li Xuan dengan tenang.


" Kalau begitu.. Kau salah satu dari orang orang yang suka menyergap dengan beberapa orang lalu kembali muncul orang yang lebih banyak setelahnya untuk merampok? Mana teman teman mu, suruh mereka keluar sekarang biar ku habisi semuanya sekaligus, " ucap si Wanita masih dengan sikap dingin dan juga sambil menyiapkan kuda kudanya.


" Orang orang menyergap? Awalnya sebagian lalu banyak? Maksudmu bandit? Tidak tidak.. Aku bukanlah orang jahat, sudah ku katakan, aku Li Xuan hanya berniat mengulurkan tangan untuk menawarkan bantuan kepadamu, " ucap Li Xuan menegaskan.


" Untuk apa aku merampok sedangkan kekayaan ku sendiri bahkan bisa mengalahkan kekayaan beberapa sekte kecil dan menengah sekaligus, " gumamnya.


" Apa yang kau bisikan!? Kau mencoba memanggil teman teman mu melalui kode!? Baiklah maju kalian semua aku tidak takut! " ucap Wanita itu sambil mengambil kuda kudanya mantap dan siap untum menyerang.


" Tidak tidak tunggu.. Kau ini selalu saja salah paham, sudahlah percaya saja padaku, aku tak berniat jahat padamu, untuk pertama kau bisa percaya itu, "


" Omong kosong! Bersiaplah kau, " Tarian Kuda Langit! " , " ucap si Wanita itu sambil menerjang ke arah Li Xuan.


Swoosshh


Trangg trangg trangg


" Tunggu tunggu.. " ucap Li Xuan sambil menangkis serangan serangannya.


Li Xuan menahan jurus pedang itu hingga terengah engah, " Hufftt.. Jurus yang merepotkan, tapi jika seperti itu.. "


" Emm? Kau bisa menangkisnya? " ucap sang Wanita.


" Baiklah bagaimans jika seperti ini! " Tarian Kuda Langit! " , " pekik Li Xuan sambil menerjang ke arah Wanita itu.

__ADS_1


" Kau.. Kau.. Hahh? Tunggu tunggu.. " Wanita itu berbicara sambil mencoba menangkis semua serangan yang di layangkan oleh Li Xuan.


" Hah.. Huh.. Hah.. Huh.. Tunggu!! Bagaimana kau menirunya!? " ucap Wanita itu terengah engah setelah selesai menahan semua serangan Li Xuan.


" Bagaimana? Aku tinggal melakukannya saja setelah melihatnya, sudahlah mari kita membicarakan ini, aku bersumpah, aku bukanlah orang jahat setidaknya percaya padaku tentang itu saja, " ucap Li Xuan sambil memgulurkan tangannya mencoba mengajak wanita itu bersalaman.


Terlihat sedikit keraguan melintas di wajah wanita itu, namun dengan perlahan Ia mencoba perlahan mengulurkan tangannya lalu bersalaman dengan Li Xuan sambil memperkenalkan dirinya.


" Aku Yun Qingxue, Matriack muda dari Sekte Grup Awan Kematian, aku sepertinya tersesat dari rombongan ku sejak dua hari kebelakang, bahkan sudah beberapa teman teman kelompok mu itu mencoba merampok ku, tapi aku berhasil membunuh para cecunguk rendahan itu, " sambil menyipitkan mata cantiknya ke arah Li Xuan.


" Hei hei.. Sudah ku katakan aku bukanlah anggota dari mereka Nona, bahkan aku yang sudah sebulan ini melakukan perjalanan sudah tak terhitung menghadapi bandit seperti itu, " ucap Li Xuan.


" Benarkah? Baguslah kalau begitu, dan juga berarti kau sepertinya adalah seorang jenius dari sebuah sekte? Siapa kau? Tak perlu menyamar dariku, " ucap Wanita yang tak lain adalah Yun Qingxue sang Mawar Hitam yang terkenal.


" Sudah ku katakan aku Li Xuan, bukanlah seorang jenius dari sekte manapun, sudahlah mungkin itu tidak penting, jadi kemana tujuan rombongan kalian? Semoga aku bisa membantu mu menuju mereka, " ucap Li Xuan.


" Tunggu sebentar.. Kau tidak mengenalku? " ucap Yun Qingxue dengan wajah keheranan.


" Mengenalmu? Bukankah tadi kau memperkenalkan dirimu sendiri? Ku tebak kau adalah seorang Tuan putri dari sebuah sekte super aliran hitam Sekte Grup Awan Kematian? Dan juga marga mu Yun, berarti tebakanku kau adalah anak dari sang Death Lord Yun Mingzhi, itulah yang guru ku pernah tuturkan tentang para lord, benar bukan? " ucap Li Xuan.


" Ya ya kau benar, tapi kau tidakkah berpikiran yang lain? Seperti melihatku berbeda mungkin? " ucap Yun Qingxue masih dengan wajah keheranannya.


" Hah? Berpikiran yang lain? Melihatmu berbeda? Emm.. Ahh memang kau mungkin sedikit berbeda dari orang lain, tingkat kultivasi mu yang sudah tak wajar, juga ketajaman insting mu seoerti seorang manusia yang sudah ditempa dengan keras, begitu mungkin? " ucap Li Xuan masih dengan wajah sedikit berpikir.


Masih dengan wajah melongo keheranan Yun Qingxue melongo tak percaya, " Apakah dia berpura pura untuk tak tertarik kepadaku? Ataukah dia memang benar benar tak tertarik kepadaku? " pikir Yun Qingxue.


" Tidak tidak bukan seperti itu! Tidakkah kau berpikir tertarik kepadaku atau menginginkanku? " ucap Yun Qingxue.


" Hah? Tertarik kepadamu? Menginginkanmu? Mungkin aku sejak melihatmu tertarik untuk membantu mu karena seperti seseorang yang membutuhkan? "


" Dan juga menginginkan mu? Untuk apa aku menginginkan mu? Bukankah kau anak dari sang Death Lord, tidak tidak memikirkannya saja itu terlalu mengerikan bagi ku, "


" Lagipula jika aku sudah mendapatkan mu terus bisa ku apakan dirimu? Kau itu seorang manusia, dimakan tak tau rasanya bagaimana, dijadikan bahan pembuat pill? Mustahil di tingkat kultivasi mu sekarang, jadi? " ucap Li Xuan dengan wajah herannya.


Ketika Yun Qingxue mendengar penjelasan dari Li Xuan, tiba tiba mukanya memerah tetapi bukan karena malu,

__ADS_1


" Kau.. Kau.. Menyamakanku dengan bahan bahan pembuat pill!!!??? Kau akan merasakannya Li Xuan!!!!! " ucap Yun Qingxue yang penuh dengan kemarahan lalu mulai menyerang Li Xuan.


" Hei hei tunggu bukan seperti itu maksudku.. " ucap Li Xuan pasrah menghadapi kemarahan Yun Qingxue.


__ADS_2