Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 21 - Bertemu Seseorang


__ADS_3

Setelah keluar, Li Xuan seperti berdiam sebentar dan melamun, saat tersadar Li Xuan baru menyadari bahwa dirinya telah meninggalkan Dunia Gunung Anggrek Abadi, lalu Li Xuan menatap ke langit ternyata sudah malam hari di dunia ini, perlahan Li Xuan mulai berjalan menyusuri hutan, tak lama berjalan Li Xuan menemukan jejak seseorang dengan sebuah aroma kayu terbakar.


" Aku merasakan tanda kehidupan, dan sepertinya dia seorang manusia, apa yang ia lakukan disini? " Gumam Li Xuan.


Saat Li Xuan berjalan mendekati asal aura nya, Li Xuan melihat dari kejauhan, terlihat seorang manusia yang sedang membakar sesuatu dalam perapian, Li Xuan mencoba menghampirinya, manusia itu terlihat waspada.


" Siapa kau? " Teriak manusia tadi dengan menodongkan pedang panjangnya, terlihat ketakutan menghiasi wajahnya yang kelelahan.


" Maaf paman jika aku mengganggumu, aku hanya sedang mencari jalan keluar dari hutan ini, aku bukan orang jahat. " Ucap Li Xuan dengan suara tenang.


" Ahh ternyata seorang anak remaja, maafkan aku, namun apa yang kau lakukan disini sendirian? " Tanya manusia tadi.


" Aku kebetulan sedang melakukan perjalanan dengan rombonganku, namun aku tertinggal dan akhirnya tersesat, dan aku juga tidak tau kemana jalan untuk keluar dari hutan ini paman. " Jawab Li Xuan.


" Ahh jadi begitu, baiklah, kau bisa beristirahat denganku disini, perapian ini cukup nyaman untuk menghangatkan badan, juga tadi aku sempat mendapatkan ikan hasil tangkapanku di sungai dekat sini, cukup untuk mengganjal perut, mungkin kau kelaparan seharian tadi. " Ucap manusia itu.


" Baiklah paman, aku sangat berterima kasih sekali padamu, ahh sebelumnya bolehkah aku tau namamu paman? " Tanya Li Xuan menghampirinya dan dudukut didekatnya.


" Ahh aku sampai lupa, maafkan aku, perkenalkan namaku Teng Jun, aku bekerja sebagai seorang pemburu, biasanya aku menjual hasil buruanku ke kota terdekat. " Ucap Teng Jun.


Li Xuan mencoba memperhatikan Teng Jun untuk sekedar mengukur kemampuannya, namun ternyata seperti yang Li Xuan perkiraan, Teng Jun bukanlah seorang kultivator, dan bisa Li Xuan tebak bahwa buruan Li Xuan bukanlah demonic beast, melainkan hewan hewan buas biasa, menurut Fang Hao dan Xiao Li biasanya menjadi seorang pemburu seperti Teng Jun ini merupakan pekerjaan yang menguntungkan bagi para manusia biasa, karena dengan hanya tinggal meningkatkan kemampuan fisiknya dengan cara meminta bayaran daging demonic beast yg sudah siap makan, mereka akan dapat dengan mudah mengalahkan para hewan buas biasa.

__ADS_1


Mungkin selain menjadi pemburu, ada juga seorang penjahit, pedagang, dan lain lain, mungkin dengan memperluas relasinya, seorang pedagang biasanya menjadi pekerjaan yang banyak digemari seorang manusia biasa selain dari menjadi pemburu.


Li Xuan terus berbincang dengan Teng Jun, tentang bagaimana dan apa saja yang terjadi di benua ini, dari selama 6 tahun kebelakang hingga sekarang, menurut informasi umum yang Teng Jun dapatkan, dunia kultivator di Benua Bumi Selatan sekarang sedang mengalami gejolak besar setelah kematian dua jagoan terkuatnya, Li Xuan hanya bisa tersenyum kecut.


Bahkan menurut Teng Jun, banyak sekte dari kedua aliran yang meyakini bahwa kedua jagoan tersebut bertarung di daerah dekat sini, maka dari itu ahli dari kedua aliran berbondong bondong menyisir area ini untuk mencari mayat dan juga peninggalannya.


Li Xuan tersenyum kecut, " Para kultivator dengan segala kerakusan dan ketamakannya. " Gumamnya.


Maka dari itu Teng Jun selalu siap dan waspada kapanpun dan dimana pun bahkan di setiap keadaan seperti apapun, karena memang para ahli aliran hitam pun banyak sekali yang mencoba datang ke tempat ini, akibatnya tempat ini menjadi tempat kacau yang bahkan bahaya bisa datang darimana saja dan kapan saja, bahkan dalam situasi yang tak bisa ditebak begitu saja.


**


Setelah berbincang cukup lama akhirnya mereka mencoba untuk beristirahat dengan cara membagi waktu tidur dan jaga hingga fajar menyingsing dan mentari bangun dari tidurnya.


" Li Xuan, aku berencana ke desa ku terlebih dahulu sebelum mengirim hasil buruanku ini, kau ikut saja ke desa ku terlebih dahulu, nanti aku akan mengantarmu ke kota terdekat sekalian menjual hasil buruanku ini. " Ucap Teng Jun.


" Emm... Baiklah aku akan mengikutimu terlebih dahulu Paman Teng. " Jawab Li Xuan.


Keduanya berjalan melewati hutan, terlihat Li Xuan mengikuti Teng Jun, namun belum terlalu jauh mereka berjalan, terlihat 5 demonic beast berbentuk seperti hyena tiba tiba menyergap, namun yang membuat Li Xuan merasa tenang adalah karena kelimanya hanyalah demonic beast kondensi qi tingkat 1, dan sepertinya Teng Jun ini telah berpengalaman dalam membunuh hewan buas ataupun demonic beast tingkat rendah sekalipun, karena Li Xuan memang mengakui tentang fisiknya yang sangat jauh dari manusia normal pada umumnya.


" Haha tangkapanku kemarin sedikit, dan itupun hanyalah hewan hewan biasa, sekarang kalian para makhluk renadahan berani menyergapku, Li Xuan tolong minggir terlebih dahulu, biarkan Teng Jun ini mengurusnya. " Ucapnya dengan membusungkan dadanya.

__ADS_1


Terlihat memang Teng Jun sangat ahli dalm berburu, teknik dan juga cara cara yang ia keluarkan buakanlah cara car dan teknik seorang pemula.


" Hufftt... Berburu sekaligus seperti ini memang melelahkan, tapi aku cukup mendapatkan tambahan hewan buruan, baiklah mari kita segera meninggalkan tempat ini dan dengan cepat menuju desa, sebelum kawanan hewan ini mencium bau darah temannya dan menuju kesini dengan membawa banyak temannya dan juga kuat. " Ucap Teng Jun dengan tergesa gesa, sambil menutup bekas luka yang dia dapat dengan seutas kain.


" Akupun berpikiran seperti itu, mari kita percepat saja, namun mari kita sembuhkan dulu luka mu paman. " Ucap Li Xuan sambil menggerakkan tangannya dan melemparkan sebuah pill berwarna merah muda.


Teng Jun menerimanya dengan tergagap, lalu ia tangkap dengan kedua matanya, terlihat keterkejutan dan juga kekaguman.


" Kau... Kau seorang kultivator? " Tanya Teng Jun dengan wajah kaget.


" Aku hanya mendapatkannya dari seorang pedagang paman, dulu keluarga ku menerima pertukaran alat tukar antara koin emas dan juga energi stone, lalu aku meminta agar separuhnya ia tukarkan menjadi beberapa pill penyembuh. " Ucap Li Xuan berbohong.


" Ahh jadi seperti itu, baiklah ayo kita langsung bergegas saja. " Teng Jun langsung menelan pill itu, lalu meneruskan perjalanan mereka.


Namun tanpa Teng Jun sadari, Li Xuan merasakan beberapa kelompok kultivator yang mendekati mereka, akan berbahaya bagi mereka berdua jika berpapasan.


Ternyata setelah berjalan beberapa jam, Li Xuan akhirnya tiba di sebuah desa kecil, dengan mungkin hanya beberapa ratus rumah yang berdiri di desa itu.


" Li Xuan kita akan beristirahat dulu di desa, aku harus mengurus kelima mayat demonic beast baru ini, mungkin besok kita akan melanjutkan perjalanan ke kota terdekat, untuk sekarang kau menginap dulu saja di rumah ku. " Ucap Teng Jun.


" Baik paman, aku ikut dirimu saja. " Sambung Li Xuan.

__ADS_1


Saat memasuki gerbang desa, Teng Jun berbicara bahwa rumah nya tak jauh dari sana, Teng Jun menceritakan bahwa di desa ini semuanya hanyalah manusia biasa, tak ada satu orang pun kultivator yang tinggal disini, tak ada juga perlindungan dari sekte manapun bahkan dari bintang berapa pun, para warga desa ini hanya bisa berjuang dengan kemampuannya sendiri jika terjadi masalah, pernah suatu waktu desa ini diserang oleh kumpulan demonic beast, para penduduk desa ini hanya bisa menyelamatkan diri dengan berpindah tempat dan membangun pedesaan baru.


Teng Jun bercerita hingga larut malam, dan mereka pun beristirahat dengan tenang di kediamannya hingga pagi.


__ADS_2