Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 80 - Resmi Menjadi Murid Para Emperor { End Arc 2 }


__ADS_3

Li Xuan bingung dengan keadaan yang sedang dialaminya sekarang, Ia tak tau apakah harus mengeluh atau bersyukur dengan keadaannya sekarang.


Pasal nya dalam beberapa saat yang lalu, keputusan sepihak dari para Emperor membuatnya terdiam tanpa bisa berkata kata lagi,


" Li Xuan kami sudah memutuskan, kau akan menjadi murid dari kami bertiga! " ucap Luo Fengtian mewakili ketiganya.


Setelah mengucapkan itu para Emperor lalu meninggalkan Li Xuan di ruangan itu sendirian memikirkan apa yang terjadi beberapa saat yang lalu.


" Sebenarnya aku harus merasa senang atau bahagia dengan keputusan sepihak mereka ini, tak memberi pilihan lain selain harus menuruti nya, hah.. " keluh Li Xuan.


Saat Li Xuan sedang merenungkan keadaannya, tiba tiba para Emperor itu kembali, membawa barang barang hadiah yang memang sudah seharusnya menjadi milik Li Xuan dari kompetisi tadi.


" Nah.. Xuan'er, sekarang kau telah menjadi murid kami, keputusan kedua guru mu memang tepat, kau tidak akan cocok untuk diajari oleh siapapun, dengan bakat yang mengerikan dan tubuh yang mendukungnya, kau pantas untuk menjadi calon penguasa tunggal pulau ini dikemudian hari, " ucap Luo Fengtian.


" Itu.. Aku tidak pernah berpikir hingga sejauh itu guru, aku hanya ingin membawa kedamaian seperti yang diimpikan oleh kedua guru ku itu, " jawab Li Xuan.


" Ohh? Kau menginginkan kedamaian? Ternyata ambisi dan tekad mu lebih besar dari apa yang kami harapkan, kami sebagai gurumu akan selalu mendukung tujuan mulia mu itu, "


" Lagipula orang tua renta seperti kami ini ingin juga sekali saja merasakan kedamaian di akhir usia kami, " ucap Luo Fengtian sambil menolehkan kepalanya ke kedua sahabat tua nya itu.


" Namun Xuan'er, mewujudkan kedamaian seperti yang kau harapkan itu tidaklah mudah, kau harus mempunyai kekuatan yang mumpuni di segala aspek, mulai dari kekuatan kultivasi, ekonomi, diplomasi, politik, dan juga lainnya, "


" Orang atau golongan mayoritas akan cenderung menyingkirkan apapun yang dianggapnya sebagai hama, penghalang ataupun pengganggu ambisinya, sedari mereka masih tumbuh atau baru muncul ke permukaan sebagai minoritas yang masih membutuhkan uluran tangan, kau harus mengingat itu Xuan'er, " sambung Yao Lao.


" Sudahlah kalian ini, biarkan dia beristirahat, tadi selagi kalian mengambil beberapa barang, aku menemukan arak dan makanan ini di sebuah meja tak jauh dari sana, kita rayakan pengangkatan murid pertama kita dengan seperti ini saja haha.. ayo ayo.. haha, " ucap Taiyang Huo.


" Kau ini, tidakkah sebagai murid pertama mu Li Xuan kau berikan beberapa arahan untuk kedepannya, apalagi dengan rencana gila dan berbahaya itu bukankah akan membuat Xuan'er harus kembali berjuang bertahan hidup sebelum mendapat satupun pelajaran dari kita? " ucap Yao Lao.


" Hei hei hei.. Kalian tak perlu setegang itu, untuk sekarang mari kita nikmati saja dulu apa yang telah disiapkan dihadapan kita dulu, haha.. " ucap Taiyang Huo.


" Hah kau ini tak pernah berubah Taiyang Huo, " ucap Yao Lao.

__ADS_1


Sore itu hingga malam menjelang mereka berempat menghabiskan malamnya dengan merayakan pengangkatan murid pertama ketiganya secara sederhana, saling bertukar cerita hingga fajar lalu membersihkan sisa sisa alkoholnya dengan berkultivasi.


Sebelum memulai kultivasinya, tak lupa mereka bertiga memulai proses pengangkatan murid saat fajar menampakkan wajah nya agar ketiganya resmi menjadi guru dari Li Xuan si bocah kuda hitam di kompetisi dan pertemuan kali ini.


Saat pagi menyingsing setelah mereka berempat menyelesaikan kultivasi nya, Li Xuan mulai membicarakan rencana yang telah dibuatnya dengan para bandit yang telah menunggunya selama hampir seminggu terakhir ini,


" Guru sebelum sampai di kota ini, aku terlibat dengan beberapa bandit yang mencoba menghalangi, namun untungnya akau bisa menyelesaikan masalah para bandit itu. "


" Ke semua bandit itu mencoba meminta pengampunan padaku, lalu aku memberikan mereka beberapa syarat sebagai jaminan pengampunan nya, termasuk memasang segel Qi dalam tubuh mereka, jika diizinkan aku harus kembali menemui mereka terlebih dahulu untuk mengurusnya sebelum bisa berangkat dengan kalian, " ucap Li Xuan.


Ketiganya saling menoleh lalu tersenyum, " Jika seperti itu.. Sebelumnya kami pun telah memikirkan bagaimana kami harus menguji murid kami di hari pertama pelatihan mu, sepertinya mungkin kita harus memilih yang itu, bukankah begitu Yao Lao? Taiyang Huo? " ucap Luo Fengtian.


" Benarkan? Usulanku lebih bagus dari usulan kalian bertiga, sehingga kondisinya mengharuskan kita memilih opsi itu, terlebih juga bagus untuk semakin melatih dirinya terbiasa menghadapi dunia kita yang seperti sekarang ini, " ucap Taiyng Huo.


" Baiklah sudah diputuskan, Xuan'er! Tugas pertama mu sebagai murid, kau harus pergi menuju Pulau Teratai Putih tempat kediaman Yao Lao dalam waktu satu bulan bertepatan dengan dibukanya kembali pulau itu untuk umum sebagai perayaan ulang tahun pak tua ini yang menginjak usia genap 900 tahun, " ucap Luo Fengtian.


" Untuk sekarang instruksi dari kami hanyalah sebatas itu, kedepannya kau harus berjuang sendiri untuk bisa mencapainya, kau harus siap dalam pengujian kelayakan seperti ini, kami akan meninggalkan mu hari ini, silahkan untuk menyelesaikan dulu semua urusan mu, " ucap Luo Fengtian.


" Baiklah kami bertiga akan meninggalkan mu sekarang, dan datanglah ke pulau ku dengan selamat, sebagai bukti bahwa kau layak menjadi murid kami Xuan'er! " ucap Yao Lao.


Setelah mengatakan itu, ketiganya menghilang dibawa oleh kekuatan ruang dari sang Space Emperor Luo Fengtian,


" Hah.. Ini akan menjadi perjalanan yang melelahkan.. " keluh Li Xuan.


Tanpa berlama lama lagi Li Xuan meninggalkan ruangan itu, kembali menuju penginapan tempat para pembeli memesan pill pada dirinya.


Saat tiba, Li Xuan tak melihat siapapun yang berada di sana, mungkin karena dirinya telah terlambat selama satu hari mereka berpikir Li Xuan telah mengecewakannya, kemudian Ia mencoba membuka toko nya lagi di dekat penginapan itu.


" Mungkin mereka yang telah aku kecewakan akan mendapatkan informasinya lagi dan kembali datang ke sini, aku merasa tak enak hati telah mengecewakan mereka, " gumam Li Xuan.


Seperti yang telah diperkirakan, tak lama kemudian para pemesannya tiba tiba berdatangan, ada yang datang dengan amarah, ada juga yang masih bisa memaklumi nya, namun dengan sigap Li Xuan langsung menceritakan kejadian keadaan keterlambatannya.

__ADS_1


Setelah dirinya menceritakan apa yang terjadi, tentu saja dengan sedikit perasa kebohongan di dalamnya, akhirnya para pembeli itu mengerti dan mulai menerima pill pill yang telah dipesannya, tak lupa Li Xuan menambahkan bonus beberapa pill sebagai permohonan maaf nya.


" Fiuhh.. Ini sungguh melelahkan, sepertinya harus bergegas menemui para bandit itu, bagaimana kabar mereka sekarang? " gumam Li Xuan.


Dengan cepat Li Xuan membereskan barang barang nya lalu keluar kota menuju sebuah bukit tempat persembunyian para bandit itu.


Saat Li Xuan tiba, ia melihat di tempat itu hanya ada bekas api unggun yang telah padam, namun masih terasa hangat, saat dirinya sedang memeriksa tempat itu, tiba tiba ada yang menerjang nya dari arah yang berlawanan.


Swoosshh


Li Xuan dengan cepat menghindarinya, saat akan membalasnya, ternyata orang yang menyerangnya itu termasuk salah satu bandit yang dulu ditangkap nya,


" Berhenti!! Ini aku, apakah kalian lupa? " ucap Li Xuan.


Bandit itu tiba tiba terdiam melihat sosok Li Xuan yang sedang berdiri tak jauh dari hadapannya,


" Tuan muda? Kau kah itu? " ucap sang bandit.


" Ya, ini aku, ngomong ngomong kemana yang lain? Aku tidak merasakan riak bahaya juga dengan rantai segel jiwa kalian? " ucap Li Xuan.


" Ahh mereka telah kembali ke pemukiman itu dan membangun lagi desanya, mereka semua sebagian telah mendapatkan pasangan hidupnya dan mencoba untuk hidup damai di desa itu, "


" Sebagian yang lain masih menunggu tuan sambil berkultivasi dengan giat, untuk menunggu kepulangan Tuan, kami terus bergiliran berjaga di tempat ini, " ucap Bandit itu.


" Baiklah, kalau begitu mari kita hampiri mereka, kau pandu jalannya di depan, " ucap Li Xuan.


Sambil berjalan bandit itu memberitahukan pada Li Xuan, bahwa sebelum mereka mencoba membangun desa kecil di sana, sang pemimpin bandit mengajak para bandit itu mencari kelompok bandit lain untuk diajak bekerja sama dan mencoba patuh dan tunduk pada Li Xuan.


Selama berhari hari kelompoknya melakukan pencarian akhirnya terkumpul beberapa puluh bandit, terdiri dari 20 bandit Kondensasi Qi, ada yang masih berada di tingkat 10, ada juga yang telah masuk ke tingkat 11, lalu 10 bandit Common Foundation, dan 5 bandit Superior Foundation, yang semuanya masih ada di tahap awal.


Semuanya dapat ditaklukan oleh kekuatan dari kelompok bandit itu sendiri, karena termasuk dalam beberapa kelompok bandit terkuat yang berada di daerah itu.

__ADS_1


__ADS_2