
Di sepanjang perjalanan Sheng Liu terus saja berdoa dengan disertai amithaba nya, Li Xuan terlihat selalu merawat sisa bandit yang mereka tawan, para bandit itu terlihat pasrah, patuh dan menyerah, membuat rasa empati Li Xuan muncul dan merawat mereka secara berkala.
" Saudara Sheng, sebenarnya apa tujuan mu pergi ke kota besar yang kau sebut tadi itu? " Tanya Li Xuan.
" Amithaba.. Pertama di kota itu akan di adakan sebuah pelelangan besar yang diadakan oleh sekte super aliran netral, Yaitu Asosiasi Harta Karun Langit, namun acara ini dikhususkan bagi para sekte aliran putih, amithaba.... "
" Amithaba.. Pusat dari Asosiasi Harta Karun Langit adalah di Kekaisaran Giok Kuno, Asosiasi ini membuat beberapa cabang di kota kota yang tersebar di 3 kekaisaran yang lain, namun membuat kota khusus cabang pusat Asosiasi di 3 kekaisaran itu, salah satu nya yang berada di kota yang akan kita tuju sekarang ini, amithaba.... "
" Amithaba.. Yang kedua adalah karena akan diadakan nya pertemuan besar antar sekte aliran putih disana, juga ada sebuah kompetisi antar jenius yang di prakarsai oleh Asosiasi Harta Karun Langit khusus bagi para jenius aliran putih yang berusia kurang dari 20 tahun, dengan hadiah yang tentu sudah disiapkan oleh Asosiasi, begitupun di aliran hitam sepertinya, amithaba... " Pungkas Sheng Liu setelah penjelasan panjang nya.
" Dan ku tebak kau salah satu kandidatnya Saudara Sheng? Apakah benar? " Tanya Li Xuan.
" Begitulah Saudara Li, dan juga akan ada bazar besar besaran di pasar kota yang akan kita tuju nanti, bazar itu menawarkan banyak sekali benda yang dibutuhkan oleh para kultivator, bahkan yang sangat berharga sekalipun, bahkan katanya dahulu Asosiasi sendiri pernah tertarik untuk membeli sebuah benda langka kuno yang sangat mahal dari seorang pembeli disana, bazar itu selalu di adakan bertepatan dengan tanggal saat dilangsungkan nya kompetisi, amithaba... "
" Jadi, kenapa kau berjalan jalan sendirian? Biasanya akan ada serombongan kultivator tingkat tinggi yang ditugaskan khusus untuk mengawal sang jenius dari sebuah sekte super? " Tanya Li Xuan.
" Amithaba.. Memang tadinya aku pun seperti itu Saudara Li, namun aku meminta kepada mereka untuk lebih dulu saja ke kota itu, kebetulan kita juga bukan berangkat dari sekte, kami sedang melakukan sebuah misi ke wilayah terpencil dari Kekaisaran Bintang Surgawi, karena perintah dari guruku, aku diperintahkan untuk ikut sebagai bentuk mencari pengalaman sebelum kompetisi dan pertemuan itu dimulai, namun bahkan setelah misi ini pun aku merasa masih belum cukup untuk mengasah pengalaman ku ini, maka ku putuskan untuk berangkat saja ke kota itu sendiri, begitulah, amithaba.... "
" Ahh.. Jadi begitu Saudara Sheng, aku jadi tak sabar ingin melihat kehebatan kalian para jenius aliran putih saat bertarung, mungkin aku telah melihat salah satunya kemarin, namun nanti, aku akan bisa melihat mereka lebih banyak. " Ucap Li Xuan.
" Amithaba.. Saudara Li, bukankah kau juga salah satu nya? Kau juga jenius yang berasal dari sebuah sekte kan? Amithaba.. " Tanya Sheng Liu
" Tidak saudara Sheng, bahkan dengan para jenius besar sekalipun, bakat ku sangat jauh dibawah, dan juga aku bukanlah murid dari sekte manapun, aku hanyalah seorang pengelana. " Ucap Li Xuan tersenyum kecut.
__ADS_1
" Amithaba.. Ku pikir kau mengaku sebagai seorang kultivator pengelana hanyalah kebohongan untuk menutupi identitasmu, tapi memang aku belum pernah melihat seorang pun jenius yang seperti dirimu, bahkan di aliran hitam sekalipun, jadi apa tujuan mu ke kota itu Saudara Li? Amithaba.... "
" Tujuan? Sebenarnya aku memiliki tugas dari guru ku, namun mereka berpesan agar untuk berhati hati melakukan nya, dan juga ada seseorang yang memberitahu ku bahwa ada sebuah kota besar tak jauh dari asal tempat ku beristirahat, dan begitulah hingga aku bertemu dengamu Saudara Sheng. " Ucap Li Xuan.
" Amithaba.. Ternyata begitu, mungkin nanti kau bisa mencoba mendaftar untuk kompetisi nya Saudara Li, karena dulu seingat dan setahu ku, senior legenda Pill Emperor, dan juga Smith Emperor pernah mengikutinya, lalu sepertinya aku mendengar desas desus kalau mereka akan hadir ke pelelangan dan juga pertemuan itu Saudara Li, amithaba... "
" Benarkah? Mungkin nanti aku bisa mencoba peruntungan ku disana Saudara Sheng, mari kita percepat perjalanan kita, aku ingin segera menikmati bagaimana suasana kota besar itu. " Sambung Li Xuan.
" Amithaba.. Baiklah, mari Saudara Li, namun bolehkah aku bertanya dulu, siapakah guru mu itum? Dan juga sebenarnya darimana dirimu berasal Saudara Li? Amithaba... " Tanya Sheng Liu.
" Guru ku? Dia hanyalah seorang kultivator penyendiri, dan juga seorang pengelana, tak berasal dari sekte manapun seperti diriku, mengenai asal ku.. Aku hanya berasal dari kota terpencil Kekaisaran ini, yang secara tidak sengaja ditemukan oleh guru ku dan diangkat murid oleh nya. " Ucap Li Xuan menyembunyikan identitas nya.
" Amithaba.. Jadi begitu, baiklah, ayo kita percepat Saudara Li, mungkin tetua yang mengawal ku telah sangat cemas menunggu ku disana, amithaba... " Sambung Sheng Liu.
**
Sepanjang perjalanan, Li Xuan dan Sheng Liu tak henti henti nya mendapatkan gangguan, entah dari para Demonic Beast yang menyerang ataupun para bandit yang lain nya, sehingga membuat rombongan bandit yang mereka tawan menjadi bertambah banyak.
Namun, dengan kerja sama mereka berdua, bukanlah hal yang susah untuk melawan kumpulan Demonic Beast tingkat rendah yang menyerang itu, dan juga para bandit yang mencoba merampok mereka.
Rombongan bandit yang ditawan oleh mereka bertambah cukup signifikan, sekarang terdapat 20 bandit dengan tingkat kultivasi yang beragam mengikuti mereka, 6 bandit Kondensasi Qi tingkat 10 yang pertama mereka lawan, ditambah 5 bandit Kondensasi Qi tingkat 11, lalu 8 bandit tingkat Common Foundation, 5 diantara nya berada di tingkat menengah, 3 lainnya di tingkat akhir, dan satu lagi kultivator Superior Foundation tingkat awal.
Setelah seminggu berlalu sejak pertemuan mereka, akhir nya Li Xuan dan juga Sheng Liu sampai di sebuah bukit dekat Kota Besar Chang An, karena hari yg sudah malam, Li Xuan dan Sheng Liu memutuskan untuk bermalam dulu disana, agar tak terlihat mencurigakan jika masuk ke kota selarut ini.
__ADS_1
Para bandit itu terlihat semakin pasrah dan menyerah, namun salah seorang bandit memberanikan diri untuk berbicara, " Tuan muda berdua, bolehkah kami meminta sesuatu? " Dengan wajah penuh pengharapan nya.
Li Xuan dan juga Sheng Liu menoleh bersamaan, " Ya, apa yang kau mau? " Jawab Li Xuan.
" Amithaba.. Saudara Li, biar aku saja yang mengurus ini, amithaba.... " Sambung Sheng Liu.
" Baiklah, aku serahkan padamu saudara Sheng, jika ada apa apa kau boleh memanggilku. " Ucap Li Xuan.
Sheng Liu mengangguk, dengan perlahan Sheng Liu menghampiri para bandit itu, " Amithaba.. Jadi, apa yang diinginkan para paman bandit ini? Amithaba.... " Tanya Sheng Liu.
Para bandit itu menjawab, " Kami tak ingin dijebloskan ke penjara, jadi jangan laporkan kami, lalu kami akan dengan patuh turut pada tuan muda berdua, kami mohon jangan menyerahkan kami pada para petugas kota. " Ucap salah satu bandit itu dengan wajah penuh harap.
" Amithaba.. Aku bisa saja membebaskan kalian, namun orang itu yang di sebelah sana belum tentu, kalian mengetahui nya kan saat dia melawan kalian? Sebagian anggota bandit kalian berakhir seperti apa? Amithaba.... " Jawab Sheng Liu.
" Kami akan patuh, kami akan taat dan menuruti perintah kalian, mohon bebaskan kami. " Semua bandit itu bersujud.
" Amithaba.. Saudara Li kemarilah, ada yang perlu dibicarakan, amithaba.... " Panggil Sheng Liu.
Li Xuan perlahan berjalan mendekati Sheng Liu, Li Xuan terkejut saat melihat para bandit itu tengah bersujud, " Apa yang mereka lakukan Saudara Sheng? Bagaimana ini bisa terjadi? " Tanya Li Xuan.
" Amithaba.. Ini sebenarnya seperti ini... " Sheng Liu menceritakan semuanya pada Li Xuan.
Jangan lupa vote, like dan juga berikan support nya ya!
__ADS_1