
Swoosshh
Seorang pria tua terbang membawa seorang anak muda yang terlihat babak belur dengan baju yang compang camping, setelah terbang beberapa nafas saja, pria tua itu menemukan sebuah gua yang tak jauh dari Kota Batu Merah tadi.
Saat Pria Tua itu memasuki nya, tanpa diduga tubuh Li Xuan tiba tiba terbakar oleh api berwarna merah keemasan, bahkan seluruh pakaian nya hangus, Pria Tua yang menggendong nya tadi tentu saja kaget dibuatnya, sebagai bentuk perlindungan, Pria Tua itu melemparkan tubuh pemuda itu ke tanah di dalam gua, karena takut api itu akan menjalar membakar nya, apalagi Pria Tua itu merasakan gelagat aneh yang begitu kuat dari api keemasan itu.
Namun beberapa saat setelah Pria Tua itu melemparkan tubuh pemuda yang terbakar tadi, Pria Tua itu seperti menyadari sesuatu, ternyata api keemasan yang tadi membakar seluruh tubuh nya, menyembuhkan semua luka yang tadi di dapat pemuda itu.
" Ini.. Api ini tak membakar nya, melainkan menyembuhkan nya, bahkan cedera tubuh bagian dalam nya juga, sungguh anak ini sangat menarik. " Ucap Pria Tua itu sembari membolak balikan tangan nya di atas api itu.
Pria Tua itu memutuskan untuk menunggu di dalam gua, hingga api itu berhenti menyala, bahkan akan menunggu anak muda itu bangun, namun karena watak nya yang tak sabaran, impulsif, dan juga sangat gampang sekali bergonta ganti suasana hati, lama kelamaan Pria Tua yang dijuluki Smith Emperor itu, memutuskan untuk berjalan jalan mencari kota terdekat selain Kota Batu Merah, ia bertujuan untuk mencari restoran makanan yang menyajikan arak arak terbaik.
**
Tanpa diketahui Orang Tua itu, sebenarnya tak lama setelah kepergian Li Xuan telah tersadar, namun butuh waktu hingga berhari hari untuk benar benar menyembuhkan nya.
Setelah beberapa hari berlalu, akhirnya Li Xuan bisa menggerakkan tubuh nya kembali, setelah mengenakan pakaian nya kembali, Li Xuan kemudian mencoba membantu teman burung kecil nya itu yang sedang berusaha bersusah payah menyembuhkan nya, Li Xuan berkultivasi untuk bisa menyembuhkan sisa sisa organ dalam tubuh nya yang belum sembuh sepenuhnya.
Setelah berhari hari berlalu akhirnya luka dan cedera yang di derita nya benar benar sembuh, ayam kecil yang bahkan belum bisa menstabilkan kehidupan nya, lagi lagi di repotkan dengan terluka nya Li Xuan, dan harus kembali berakhir tertidur di dalam realm nya sendiri.
" Mungkin kau harus kembali tidur lagi di realm mu sendiri itu sebentar lagi Ayam Kecil. " Ucap Li Xuan lirih.
Saat Li Xuan akan bangun dari sikap kultivasi nya, tiba tiba dari arah luar terlihat seorang Pria Tua berjalan ke dalam gua memghampiri nya.
" Kau sudah siuman? Ku kira waktu penyembuhan mu akan membutuhkan waktu hingga berminggu minggu atau bahkan berbulan bulan, sukur lah kalau begitu. " Ucap Pria Tua itu.
__ADS_1
" Terima kasih senior telah menyelamatkan saya, andaikan senior tak menyelamatkan ku, kemungkinan aku sudah di kubur di kota itu. " Ucap Li Xuan sambil menangkupkan tangan nya hormat.
" Hahaha.. Tak apa, mungkin tanpa ku selamatkan pun kamu tetap akan selamat Bocah Kecil dengan bantuan api keemasan mu itu. " Jawab Pria Tua itu.
" Hehe.. Mungkin seperti itu, " Jawab Li Xuan sembari menggaruk belakang punggung nya.
" Haha.. Baiklah, jadi sebelumnya siapa nama mu Nak? " Tanya Pria Tua itu.
" Ahh.. Aku lupa mengenalkan diriku, mohon maaf sebelumnya senior, perkenalkan sebelumnya namaku Li Xuan, aku tidak berasal darimana pun, aku hanyalah seorang pengelana biasa. " Jawan Li Xuan.
" Hem.. Baiklah, kalau begitu, ohh.. Ya, namaku Taiyang Huo, kau bisa memanggilku senior Taiyang atau apalah itu. "
" Baik senior. " Jawab Li Xuan.
Setelah keduanya saling mengenal, Li Xuan menjadi paham dengan sifat dan sikap yang dimiliki oleh Pak Tua Taiyang itu, yang memiliki sifat baik, keras, namun impulsif dan selalu memiliki suasana hati yang berubah ubah, namun sepertinya Taiyang Huo
Smith Emperor Taiyang Huo tua itu bercerita mengenai asal usul nya, gurunya, juga cerita tentang petualangan nya, awal ia menapaki jalan keabadian, dan juga secuil kisah tentang orang yang disukai nya namun tak pernah bisa di dapatkan nya.
Taiyang Huo bercerita bahwa dulu ia hidup di sebuah desa terpencil di Benua Bumi Selatan ini, dirinya hidup damai dengan teman kecil nya di desa itu, namun semua berakhir saat peperangan yang melibatkan seluruh benua terjadi.
Seluruh warga di desa itu tak ada yang selamat, bahkan kedua orang tua nya pun mati terkena serangan mematikan yang tak terarah dari para kultivator yang berperang.
Dirinya melarikan diri dari desa itu secepat mungkin, bahkan meninggalkan teman masa kecil nya itu disana, hingga beranggapan bahwa teman kecil nya itu sudah tak terselamatkan.
Berhari hari berbulan bulan Taiyang Huo berjalan tak tentu arah, hingga suatu saat dirinya tengah kehabisan bekal, bahkan telah pasrah pada nyawa nya sendiri, ia ditemukan oleh seorang kultivator pengelana, dibawa lah Taiyang Huo ke tempat kediaman kultivator pengelana itu.
__ADS_1
Namun tak di sangka, teman masa kecil nya selama di desa itu telah diselamatkan oleh kultivator pengelana itu, dan bahkan sudah lebih dulu menjadi murid kultivator pengelana itu, sehingga tingkat kultivasinya selalu selangkah lebih depan dari dirinya.
Hari berganti minggu, minggu berlalu ditinggalkan hitungan bulan, dan juga hitungan bulang digantikan tahun, Taiyang Huo dan temannya berlatih di bawah pengawasan kultivator pengelana itu, hingga pada saat mereka berdua beranjak dewasa, kultivator pengelana itu meninggalkan mereka dengan tiba tiba.
Namun, beberapa tahun sebelum kepergian kultivator itu, mereka berdua diberikan dua pelatihan keahlian sampingan dari kultivator itu, yaitu menempa peralatan magic tool, dan juga meramu pill, dia diberikan keahlian menempa peralatan, karena energi root nya yang memungkinkan nya untuk melakukan penempaan, yaitu energi root elemen api dan juga energi root tanah, sedangkan temannya diberikan keahlian meramu pill, juga karena energi root yang dimilikinya, yaitu energi root api dan energi root kayu.
Setelah keduanya mahir dalam melakukannya, bahkan melebihi ekspektasi dari kultivator pengelana itu, akhirnya kultivator pengelana itu meninggalkan mereka, melalui sebuah surat, kultivator pengelana itu berpesan agar mereka berdua menjaga benua itu dari ancaman ancaman di masa depan.
Mereka berdua sejak dari dulu tak pernah tau apa ancaman besar yang akan mengancam benua mereka di masa depan, bahkan hingga sekarang, namun yang mereka tau, kultivator pengelana itu pernah sekali mengatakan bahwa dirinya bukan lah dari benua itu.
Setelah itu mereka berdua akhirnya mengarungi Benua Bumi Selatan ini dan mencatatkan namanya dalam sebuah legenda, namun ia tak menceritakan legenda apa pada Li Xuan, dan Li Xuan pun tak bertanya lebih jauh tentang nya, mungkin karena malam yang telah larut juga pembicaraan Taiyan Huo yang telah terlihat melantur karena efek alkohol nya.
**
Keesokan paginya Taiyang Huo menyatakan akan segera melanjutkan perjalanan nya, namun saat ia akan pergi, tiba tiba dirinya merasa penasaran dengan seluk beluk Li Xuan, juga siapa gurunya dan juga apa saja kartu as atau rahasia rahasia yang dimilikinya, namun Li Xuan tak pernah menjawabnya dengan serius, dan selalu menyembunyikan nya, untungnya Taiyang Huo tak membahas nya lebih jauh.
Saat Taiyang Huo meminta izin untuk memeriksa tubuh Li Xuan, awalnya Li Xuan ragu, namun setelah diyakinkan beberapa kali oleh Taiyang Huo, akhirnya Li Xuan mengalah dan mengizinkan Taiyang Huo untuk memeriksanya.
Begitu Taiyang Huo memeriksa tubuh Li Xuan, begitu kagetnya seorang Smith Emperor itu saat mengetahui bahwa Li Xuan memiliki 10 energi root di dalam nya, bahkan dalam hati kecilnya ia berniat mengangkat nya menjadi murid, namun perasaan nya mengatakan bahwa cepat atau lambat ia juga akan bertemu lagi dengan nya.
Setelah pemeriksaan itu, Taiyang Huo mencoba mengajak Li Xuan untuk ikut dengan nya yang akan menemui teman lamanya itu, namun Li Xuan menolaknya, karena masih banyak tugas dari gurunya yang harus di lakukan oleh Li Xuan.
" Baiklah jika seperti itu, kau memang anak yang mengejutkan, ku harap kita akan bertemu lagi di masa depan, jadi jangan mati sebelum hal itu terjadi. " Ucap Taiyang Huo
Setelah itu Taiyang Huo berpamitan pada Li Xuan, lalu berpesan, bahwa kota terdekat dari gua itu hanyalah Kota Batu Merah, namun jika Xuan terus berjalan ke arah barat, maka Li Xuan akan menemukan sebuah kota besar, bahkan termasuk salah satu dari beberapa kota besar yang berada di Kekaisaran Bintang Surgawi, mungkin Li Xuan akan menemukan sesuatu disana.
__ADS_1
Sesaat setelah kepergian Taiyang Huo, Li Xuan pun keluar dari gua itu dan melanjutkan petualangan nya di Benua Bumi Selatan.
Jangan lupa vote, like dan juga support nya ya!