Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 60 - Mengukur Kekuatan


__ADS_3

" Bersiap untuk pertempuran.. Mulai!!! "


Shan Huangdi dengan tubuh tua nya langsung maju menyerang Li Xuan, tanpa ragu Li Xuan langsung membalas serangan dari Shan Huangdi.


Shan Huangdi terkejut bukan main, ketika ia melihat teknik teknik yang dipakai Li Xuan, juga cara nya memainkan sebuah pedang, Shan Huangdi teringat pada murid pertamanya yang juga merupakan murid paling berbakat yang pernah ia miliki, Fang Hao, bahkan ia yakin bahwa ilmu berpedang Fang Hao telah jauh melebihi dirinya.


Shan Huangdi bertarung dengan membawa banyak kenangan, bahkan tak terduga bibir tuanya menyunggingkan sebuah senyuman kecil, terlihat kebahagiaan di wajah keriput nya ketika berhadapan dengan Li Xuan.


Namun disisi lain, Shan Huangdi mencoba mempercepat tempo permainannya untuk melihat sampai dimana Li Xuan dapat mengimbangi nya, ternyata bahkan setelah dipercepat sekalipun Li Xuan tetap saja dapat menerima bahkan menghindari serangan serangan dari Shan Huangdi.


" Sebentar.. Ada yang salah dengan anak ini, Jian Shutian, Shan Jianfeng, dan juga Feng Shejian telah berada di jalan Sword Dao " Sebuah Pedang " , seharusnya jika mereka beradu serangan dengan ku di kecepatan seperti ini, minimal mereka akan terdesak, dan jika ku tingkatkan sedikit lagi, maka dipastikan mereka akan tumbang. "


" Namun Anak ini.. Aku harus terus mencoba meningkatkan tempo permainannya, " pikir Shan Huangdi.


Shan Huangdi terus saja menaikkan tempo permainannya, di tempat lain Feng Xiantian yang menonton pertarungan itu merasakan ada hal yang salah dengan pertarungan ini, ia merasa ini sudah bukan pertarungan para Sword kultivator yang masih berada di jalan " Sebuah Pedang ",


" Sayangnya Jian Wang sedang tak ada di sini, aku jadu tak memiliki teman untuk mengobrol perihal ilmu berpedang ini, dan juga, sepertinya Anak muda itu telah melampaui jauh bakat ketiga Anak muda kita ini, sebenarnya siapa guru Anak muda Li Xuan itu? " gumam Feng Xiantian.


**


Di pusat arena Shan Huangdi terus saja meningkatkan permainan berpedangnya secara perlahan, namun tak terlihat kemunduran dari permainan pedang lawannya itu, Li Xuan masih tetap dan terus bertahan seperti itu sejak awal mereka bertarung.


Shan Huangdi tiba tiba terpikir sesuatu yang bahkan tak masuk akal menurutnya,

__ADS_1


" Jangan jangan anak ini telah menapaki jalan " Menjadi Pedang " ? Tidak tidak.. Usia belasan tahun remaja? Omong kosong, bahkan dulu Fang Hao butuh beberapa puluh tahun untuk mencapainya, aku akan mencoba mendesaknya hingga ke puncak apa itu " Sebuah Pedang ".


Shan Huangdi masih belum percaya dengan apa yang diliatnya, jika itu hanya sama atau bahkan lebih sedikit dari Fang Hao ia akan merasa wajar, tapi jika seperti itu, bahkan mungkin dewa sekalipun akan murka pada anak bocah Li Xuan ini karena bakatnya sendiri.


" Nak Li, kalau aku boleh jujur, bolehkah nanti setelah pertarungan ini kau memberitahuku sebenarnya siapa gurumu itu? Dengan bakat mengerikan mu ini, juga pelatihan yang diberikan oleh gurumu itu sangat mengangumkan, " ucap Shan Huangdi.


" Sebenarnya senior termasuk salah seorang dari beberapa orang yang diizinkan oleh guru mengetahui mengenai hubungan ku dengannya, namun terdapat seorang lagi senior yang lain, bahkan guru memberi ku pesan khusus pada kalian berdua. "


" Senior bisa mengakhiri ini dengan mencoba meningkatkan permainannya ke tingkat selanjutnya, percuma saja, jika masih dalam jalan " Sebuah Pedang ", kau takkan bisa mengalahkan ku, dan juga, aku bisa menceritakan semuanya setelah pertarungan ini berakhir, dan itupun jika senior membebaskan ku dari hukuman, " ucap Li Xuan.


Shan Huangdi terkejut dengan semua yang Li Xuan katakan, " Kau.. Kau.. Baiklah, mari kita kejutkan para Sword kultivator di Benua Bumi Selatan ini dengan bakat mu bocah Li Xuan. "


Shan Huangdi kembali menerjang Li Xuan, permainan berpedangnya semakin menajam, Li Xuan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengimbangi permainan Li Xuan.


**


Dua pertarungan sword kultivator kali ini terlihat sangat berbeda dari yang sebelum sebelumnya mereka lihat, semua penonton diam, tak ada yang bisa bersuara melihat pertarungan keduanya.


" Apakah ini bisa disebut pertarungan dua sword kultivator biasa? Hey.. Bisakah para Tuan muda itu bertarung hingga seperti ini? Bahkan Anak muda Li Xuan itu bertarung dengan seorang King, White King yang mana ilmu berpedangnya hanya kalah sedikit saja dari sang Sword King. "


" Ya.. Aku setuju denganmu, bukankah jika begitu bocah muda Li Xuan itu sangatlah berbakat? Bahkan mengalahkan para jenius yang hadir di arena ini? "


" Sepertinya aku setuju denganmu. "

__ADS_1


Penonton saling bergumam mendiskusikan beberapa fakta yang telah mereka lihat di lapangan, kekaguman sebagian penonton mulai terlihat memenuhi wajah wajah di arena itu, namun tak sedikit pula yang tetap tak berpendapat tentang bocah muda Li Xuan itu karena keasingan asal usulnya.


Setelah beberapa lama, akhirnya Shan Huangdi memutuskan untuk segera mengakhiri pertempuran itu,


" Maaf Nak, mungkin Sword Dao mu telah berada di jalan " Menjadi Pedang " , tapi.. kau perlu tau, inilah jalan Sword Dao bagi para sword kultivator itu sendiri! " gumam Shan Huangdi.


Terlihat bayangan sebuah pedang melapisi kayu rapuh yang dipegang oleh Shan Huangdi, Lu Xuan melihatnya dengan seksama, dirinya pun tersenyum kecut melihatnya,


" Pedang Tanpa Pedang ya.. Aku akan mencapainya di masa depan setelah pemahaman ku di jalan kali ini cukup, " gumam Li Xuan.


Setelah beberapa saat barulah terlihat perbedaan kemampuan yang sebenarnya, Li Xuan dikalahkan dalam beberapa langkah setelah Shan Huangdi memperlihatkan taring tuanya.


Semua yang hadir disana merasa wajar dengan apa yang telah terjadi karena memang perbedaan keduanya yang memang cukup signifikan, entah dalam pengalaman, ataupun tingkat pemahamannya dalam Sword Dao.


Tetap saja, penonton seperti telah menonton para ahli sword kultivator hebat bertempur ditengah arena, Li Xuan bahkan diberikan penghormatan oleh semua penonton yang hadir disana.


" Aku Shan Huangdi, dengan ini meluluskan nya dari hukuman berat, namun tetap saja karena Anak muda Li Xuan ini telah sembarangan menggunakan jurus rahasia Sekte Pegunungan Surgawi, maka aku sebagai Grand Elder untuk tetap menghukumnya dengan beberapa syarat yang lain. "


" Anak muda Li Xuan ini, akan bertarung dengan semua jenius sekte yang hadir disini secara bergiliran, dan Li Xuan ini harus memenangkan semua pertarungannya jika ingin selamat dari kesempatan terakhir dari ku ini, " ucap Shan Huangdi.


" Senior!? Bukankah itu.. " Li Xuan mencoba melayangkan protes nya.


" Kau berani menolaknya anak kecil? " timpal Shan Huangdi.

__ADS_1


" Hah.. Aku benar benar tak bisa menolak nya, " keluh Li Xuan.


__ADS_2