Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 46 - Persiapan Pertemuan & Kompetisi


__ADS_3

Di sebuah ruas jalan Kota Besar Chang An, terlihat kerumunan manusia mengerubungi seorang pedagang yang usianya masih terlihat belia, berbekal sebuah kain yang di hamparkan dengan kotak kotak giok dari yang kecil hingga besar diatasnya.


" 50 ribu energi stone! "


" 51 ribu! "


" 53 ribu! "


" Cih.. 54 ribu!! "


" 60 ribu!!! "


" Apakah ada yang lebih tinggi? 60 ribu satu ketuk! 60 ribu 2 ketuk!! "


" Baiklah Pill Teratai Hijau ini milik anda senior, selamat! "


" Silahkan diambil dan juga selesaikan pembayaran nya, " ucap seorang anak muda.


Terlihat sebuah lelang kecil terjadi di toko yang digelar dadakan oleh anak muda itu, hal seperti ini sudah biasa dilakukannya selama beberapa hari, beberapa Pill tingkat Earth yang ia sendiri murnikan dijualnya dengan cara sebuah lelang kecil.


Dari low hingga top tier, dengan berbagai macam efek yang bisa didapat, sebuah pill penyembuh, ataupun sebuah pill peningkat kekuatan, pill peningkat kualitas fondasi tubuh, dan lainnya.


Penghasilannya terus meningkat dari hari ke hari, bahkan kekayaan sebuah sekte besar tak bisa dibandingkan dengan dirinya sekarang, bahkan hampir menyamai pendapatan sebuah sekte super setiap harinya.


Membuat para penjual pill yang lain merasa resah selama beberapa terakhir ini, namun saat desas desus seorang master alkemis di belakangnya, mereka memilih untuk membungkam mulutnya saja.


Beberapa sekte besar telah mengetahui nya, bahkan para sekte super pun telah memperhatikan nya,


" Para senior sekalian, untuk hari ini saya cukupkan saja dulu penjualannya, dan juga esok hingga beberapa hari kedepan saya tidak akan berjualan terlebih dahulu. "


" Tujuan utama saya ke sini adalah karena perintah guru untuk menonton pertemuan, dan juga mencari ilmu dari para jenius itu yang akan saling bertempur, jadi mungkin saya akan cukupkan saja disini penjualannya. "


" Namun, guru memberikan kesempatan terakhirnya pada siapa saja yang mau memesan pill, berapapun jumlah nya hari ini, nanti setelah acara kota ini selesai, tunggulah lagi disini untuk mengambil pesanan kalian. "


" Tetapi guru menekankan bahwa uang nya harus diberikan padaku sekarang, guru memberikan waktu untuk kalian mengumpulkan nya segera sekarang sebelum habisnya petang. "


" Sekian saja mungkin dari saya, kalian boleh untuk mempertimbangkannya terlebih dahulu, " ucap Li Xuan.


" Kami akan memesan Nak Li! "

__ADS_1


" Apalagi kami Nak Li! "


" Tunggu.. Tunggu dulu Nak Li, aku harus mengumpulkan lagi beberapa energi stone. "


Setelah informasi itu di keluarkan, semua kultivator yang tadi mengerumuni Li Xuan tiba tiba bubar dengan cepat menuju kediaman nya masing masing untuk mengumpulkan beberapa energi stone lagi,


Saat sudah sepi, Li Xuan terpikir bahaya dan juga apa yang akan didapatkannya di masa depan saat dirinya tiba tiba berhenti seperti ini, beberapa sekte akan melakukan sedikit persaingan untuk memcoba mendapatkan hati dari guru ilusi nya Li Xuan.


" Sepertinya aku harus lebih berhati hati lagi kedepan nya, " gumam Li Xuan yang baru saja selesai berjualan di hari ke 6 nya.


Tak beberapa lama berselang, para kultivator tadi mulai terlihat bermunculan, dengan beberapa pesanan yang telah mereka catat, juga kumpulan energi stone yang selaras dengan harga yang Li Xuan tetapkan.


Dan akhirnya para kultivator itu berangsur angsur pergi meninggalkan Li Xuan dengan beberapa tumbuk kantong dan juga beberapa cincin penyimpanan.


" Lebih dari puluhan ribu pill? Aku memang harus bekerja keras selama beberapa hari kedepan, namun sebagai gantinya, aku benar benar menjadi orang kaya, " ucapnya dengan sebuah senyuman.


Setelahnya, Li Xuan seperti biasa pergi ke Asosiasi Harta Karun Langit untuk berbelanja bahan bahan pill nya, dengan pill yang makin beragam, semakin berbeda pula bahan dan resepnya juga.


**


Di tempat lain, sebuah ruangan dengan belasan kursi mengelilingi meja bundar besar, terlihat 2 orang sedang mengobrol di dalamnya, namun tanpa menduduki kursi kursi itu satu pun.


" Persiapan yang anda instruksikan telah kami laksanakan, pengamanan, kenyamanan, kelengkapan barang, dan penerimaan khusus tamu telah kami lakukan, juga sejak beberapa hari kebelakang, sebagian sekte sekte super sudah mulai berdatangan. "


" Kabarnya, para sekte super aliran putih yang berada di luar kekaisaran ini pun akan hadir di pertemuan kali ini, mungkin karena tema pertemuan nya, mereka yang jauh dari kekaisaran lain pun bahkan harus repot repot datang ke sini, " Ucap Pegawai itu dengan sedikit senyuman.


" Ya, dan juga perketat lagi pengamanan, aku mendengar kabar dari markas Asosiasi cabang pusat di Kekaisaran Awan Darah, mereka juga sepertinya sedang disibuk kan oleh persiapan acara pertemuan dan juga kompetisi yang serupa. "


" Aku khawatir keputusan yang mereka ambil, bulat untuk melakukan sebuah serangan besar besaran ke Kekaisaran ini. "


" Baik Pemimpin cabang! " ucap Pegawai itu.


" Dan juga, apakah kau sudah menerima kabar dari para pengintai ataupun pembawa pesan tentang Ketua Asosiasi? " tanya Pemimpin cabang itu.


Tiba tiba Pegawai itu bergidik ngeri sebelum menjawab, " Belum Pemimpin cabang, saya kurang tau mengenai informasi itu, " ucap si Pegawai.


" Baiklah, kau boleh pergi, perintahkan pada yang lainnya untuk mempersiapkan acara besok dengan sebaik baik dan semaksimal mungkin. "


" Baik Pemimpin cabang! " sahut si Pegawai, lalu keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


" Apakah kau akan hadir di pertemuan kali ini Ketua? " gumam Pemimpin cabang itu.


**


Fajar menyingsing, ayam ayam mulai berkokok bersahutan, pagi hari yang dinanti semua orang di Kota Besar Chang An, awal dari acara acara besar yang akan di gelar disana.


Li Xuan yang bangun dari tidur formalitas nya telah mencoba berkultivasi sebentar, menyegarkan kembali badan dan stamina nya yang telah ia pakai semalaman untuk memurnikan pill.


" Sepertinya ini sudah cukup, aku harus segera bergegas, kalau tidak, sudah dipastikan aku harus menonton pertempuran itu dengan berdiri seharian, hufftt.. " keluh Li Xuan.


Setelah berkultivasi, Li Xuan bergegas mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih sederhana, juga membawa keluar semua barang barang nya, karena hari ini tepat satu minggu sejak dia menginap disana.


**


Terlihat keramaian di sekitar arena pertempuran di pusat kota, yang juga bersebelahan dengan gedung khusus tempat pertemuan di adakan, para elite sekte besar dan super terlihat memasuki gedung pertemuan, sedangkan para jenius perlahan terlihat bermunculan di sekitar pintu masuk arena itu dengan masing masing ditemani beberapa pengawal khusus.


Li Xuan terlihat kebingungan dengan kerumunan manusia itu, ia merasa dengan berangkat di waktu yang secepat ini pun tetap saja terasa sangat terlambat jika yang ia dapatkan adalah hal semacam ini.


Padahal semua pintu masuk sudah di buka, namun, dengan manusia sebanyak ini, tetap saja pintu sebanyak apapun tetap saja kurang.


Tetapi, tentu saja para jenius sekte besar dan super itu diperlakukan khusus, terdapat sebuah pintu khusus bagi mereka para jenius sekte besar dan super itu.


Li Xuan hanya bisa berharap, semoga dirinya bisa mendapatkan sebuah kursi di arena itu dimana pun letaknya.


Sebelum masuk, Li Xuan berusaha mencoba mencari seseorang yang ia kenal, sang biksu botak yang menemani perjalanan nya kesini, Li Xuan merasa belum berterima kasih sebelumnya, juga ingin berbagi cerita dan juga sedikit penghasilannya pada Sheng Liu.


Namun, Li Xuan tersenyum kecut, ia berpikir positif, mungkin Sheng Liu sudah masuk ke dalam dengan rombongan para jenius dari sekte besar dan super itu.


" Baiklah, mungkin nanti kita akan bertemu lagi, masih ada pelelangan juga yang akan di selenggarakan lusa, aku masih memiliki waktu. "


" Antrian ku sedah mulai memendek, aku pikirkan saja itu nanti, " gumam Li Xuan.


Hingga matahari terlihat jelas meninggi, akhirnya Li Xuan masuk ke dalam arena itu, terlihat kursi kursi yang sudah mulai penuh, namun Li Xuan dengan sigap bergegas menuju sebuah kursi yang masih kosong di sebuah sudut arena.


" Kursi kursi ini cukup nyaman, untung lah belum terlalu terlambat, jadi aku bisa menonton pertempuran para jenius itu dari tempat nyaman seperti ini. "


Tak berapa lama dari saat Li Xuan tiba di tempat duduk nya, di bangunan khusus tempat pertemuan, pembicaraan yang mengundang banyak minat para petinggi sekte besar dan super itu telah dimulai.


Jangan lupa vote, like dan juga berikan support nya ya!

__ADS_1


__ADS_2