Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 29 - Pertempuran 3


__ADS_3

" Baiklah, mungkin ini saat nya aku serius. " Ucap Li Xuan dengan sorot mata penuh tekadnya.


**


Qi emas mengalir sempurna di permukaan pedang kayu itu, Li Xuan selalu mengingat pesan dari Fang Hao, jangan pernah menggunakan pedang Magic tool lain selain pedang kayu itu, hingga pedang kayu itu benar benar hancur dan tak bisa digunakan lagi.


Li Xuan sangat mengerti tujuan dari Fang Hao yang berbicara seperti itu, semata mata untuk kemajuan kemampuan berpedang dirinya sendiri, dengan terbiasa menggunakan pedang dengan kualitas rendah seperti itu, membuat permainan berpedangnya akan menajam dengan sendiri nya, jika sedari awal sudah bertumpu pada kualitas yang sangat tinggi, maka walaupun pemahamannya meningkat, namun, kemampuan nya hanya akan seperti itu saja, karena hanya bertumpu atau mengandalkan kualitas pedangnya saja dalam bertempur.


" Kau.. Kau seorang Sword kultivator? Bahkan penguasaan qi mu sudah dapat menyaingi diriku? Kau... Siapa kau? " Tanya Jian Shutian dengan wajah kaget sekaligus terkejut.


" Apakah mungkin hal seperti itu dibicarakan sekarang yang terhormat jenius dari para jenius pedang? Bisakah kau mengalahkan pria muda mengerikan di hadapan mu itu dengan mengobrol? " Ucap Li Xuan.


" Cihh... Baiklah, serahkan Zui Tanlan muda itu padaku, kau tahan saja dulu dia dengan segenap kemampuan mu, setelah aku menyelesaikan satu sampah jenius ini, aku akan mencoba membantu mu. " Jawab Jian Shutian.


" Begitu lebih baik. " Ucap Li Xuan, kembali fokus pada musuh mengerikan yang berdiri tak jauh dari nya.


" Sudah kah kalian selesai mengobrol nya? Ohh? Ternyata kau seorang Sword kultivator juga, namun hahaha... Sungguh lucu kawan muda, Kau berani menggunakan pedang kayu rapuh itu untuk melawan ku? Bahkan seorang kultivator Superior Foundation pun harus merasa waspada dengan kekuatan ku yang sekarang, apalagi dengan dirimu yang bahkan hanya menenteng pedang kayu itu untuk menghadapi ku, hahaha... " Heise Qian tertawa lantang.


" Baiklah, mari kita lihat, sampai kapan kesombongan mu itu dapat bertahan melawan pedang kayu yang rapuh ini. " Ucap Li Xuan dengan sorot mata penuh ketajaman.


" Guru Fang mengatakan bahwa aku harus berpikir untuk menjadi sebuah pedang, bahkan seperti pedang, jika ingin meningkatkan pemahaman ku dalam Sword Dao, yaitu " Menjadi Pedang " , diperlukan ketajaman pikiran untuk pemahaman nya, juga kelihaian dalam mengendalikan nya, ini memang sangat beresiko. " Gumam Li Xuan.

__ADS_1


Untuk meningkatkan Dao Sword nya, Fang Hao menyarankan pada Li Xuan untuk meningkatkan pemahaman nya dalam situasi pertarungan hidup dan mati, Fang Hao berpesan , pikirkan lah jalan menjadi sebuah pedang untuk bisa mencapai Dao Sword tahap selanjutnya, " Alat tulis bertinta merah diantara kertas hitam dan putih, yang terkurung dalam tempurung, budak surga dan neraka, juga pemangsa tanpa penguasa. " Sepenggal kalimat yang ditinggalkan Fang Hao pada Li Xuan untuk meningkatkan Dao Sword nya, tang harus Li Xuan pikirkan dalam pertarungan hidup dan mati nya.


" Baiklah guru, murid ini akan mencoba memahami nya sekarang, semoga guru berdua selalu memberkati murid ini dimana pun murid ini berada. " Li Xuan menengadah ke langit, menyuarakan harapan nya.


" Sudahkah kau berdoa untuk kematian mu kawan muda? Hahaha... "


" Ayo tuan muda Zui!! " Teriak Heise Qian melesat dengan kecepatan tertinggi nya.


" Hahaha... Seperti yang kau katakan tuan muda Heise. " Jawab Zui Tanlan muda.


Swoosshh Swoosshh


Pertarungan sengit terjadi diantara mereka, bahkan tak henti henti nya riak energi mengerikan berbenturan terlihat diantara mereka.


**


" Cihh... Kalian para aliran hitam selalu saja bermain licik, mendatangkan para Poison kultivator di akhir pertempuran untuk bisa menekan keunggulan. " Ucap sang kultivator tetua Sekte Seribu Pedang Ilahi.


" Hahaha.... Bagi kami, asalkan itu bisa memenangkan pertempuran kenapa tidak dilakukan? Asal kau tau, kami para aliran hitam tak pernah senaif kalian para aliran putih hahaha.... Rasakanlah awal kekalahan ini para aliran putih, hahaha... " Jawab tetua Sekte Darah Kegelapan.


Tiba tiba riak peningkatan energi terasa hingga ke tempat pertarungan mereka, membuat terkejut keduanya.

__ADS_1


" Hahaha... Tuan muda sekte ku ini memang jenius sejati, jika dipikirkan, apa yang akan tuan muda jenius dari para jenius pedang kalian itu setelah ini ya? Hahaha... " Tawa tetua Sekte Darah Kegelapan semakin kencang.


" Cihh... Sial, aku harus segera kesana untuk menolong tuan muda, bagaimanapun caranya. " Gumam tetua Sekte Seribu Pedang Ilahi dengan perlahan menekankan qi pada energi root nya, lalu melesat pergi menuju tuan muda nya berada.


Namun, baru satu tarikan nafas saja tetua Sekte Darah Kegelapan menghalangi nya.


" Heh... Ternyata para kultivator aliran putih memang telah berubah menjadi sepengecut ini, apakah kau berpikir bisa lari dari ku? Mari kita akhiri saja pertempuran ini sekarang!! " Teriak tetua Sekte Darah Kegelapan.


Terlihat riak yang bahkan lebih mengerikan dari Heise Qian, dengan perlahan kekuatan nya meningkat menjadi seorang kultivator Nascent Life mid stage, hingga peningkatan nya berhenti di puncak Nascent Life mid stage.


" Huh... Jika tuan muda nanti berhasil membuat sebuah Divine Foundation, maka saat dia berada di ranah Nascent Life, tuan muda akan dapat meningkatkan kekuatan nya hingga 2 tingkat, namun, dengan peningkatan seperti ini juga, akan cukup untuk menghabisi seorang dirimu tikus tua. " Ucap tetua Sekte Darah Kegelapan setelah transformasi nya dengan seringai mengerikan.


" Bersiaplah!! " Tetua Sekte Darah Kegelapan itu menerjang ke arah lawan nya.


" Ini benar benar mengerikan. " Bersiap menerima serangan tersebut.


**


Tanpa mengetahui situasi dan kondisi keseluruhan pertempuran, para tuan muda itu terus bertempur dengan sengit, bahkan di benak Jian Shutian dia berdecak kagum pada permainan pedang dari Li Xuan, karena kelihaian, ketajaman, kecepatan, kelincahan, dan juga kekuatan nya dalam berpedang tak sedikit pun kalah dari dirinya, bahkan mungkin dalam hal penguasaan Li Xuan sedikit diunggulkan.


Bahkan Jian Shutian pun bertarung dengan pikiran nya, hanya ada satu orang yang dapat bersaing dalam hal berpedang dengan nya, yaitu seorang jenius dari Sekte Pegunungan Surgawi, Shan Jianfeng, awalnya ia berpikir bahwa itu adalah Shan Jianfeng yang menyamar, namun bahkan sejak pertukaran serangan nya dengan Shan Jianfeng, Jian Shutian yakin, permainan berpedang yang Li Xuan perlihatkan bukanlah berasal darinya.

__ADS_1


**


Jangan lupa vote, like dan juga support nya ya!


__ADS_2