Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 54 - Menantang Seorang Penonton


__ADS_3

" Salam pada para Emperor yang terhormat! "


Sontak membuat semua penonton yang hadir di sana termasuk Li Xuan merasa terperangah dibuatnya, ia masih mencerna semuanya, bahkan ia seperti pernah melihat Pria tua kecil dan juga Pria tua berotot itu di suatu tempat.


" Hah.. Aku selalu tak menyukai hal hal seperti ini Luo tua. "


" Hohoho.. Terkadang kau harus membiasakannya Taiyang tua, dan ingat juga umur tua mu itu, hahaha... " timpal Pria tua yang di panggil Luo tua tadi.


" Sudahlah kalian berdua, mari kita turun lalu menyembuhkan kedua anak muda ini, dan juga beristirahat setelah perjalanan kita dari kumpulan sekte hitam, terutama kau Luo tua, " ucap seorang Pria tua lagi yang lain.


" Hah.. Kau ini tetap saja selalu terburu buru dan tak bisa menikmati suasana nya, benarkan Luo tua? " tanya Pria tua yang dipanggil Taiyang itu.


" Ya.. Ya.. Kau benar Taiyang tua, Yao Lao sang Pill Emperor sangatlah kaku dan terlalu serius, buatlah dirimu nyaman dan mencoba tenang sedikit saja, " timpal Pria Luo tua.


" Kalian ini, jangan mencoba memprovokasi ku, Taiyang Huo sang Smith Emperor, dan juga Luo Fengtian sang Space Emperor, " ucap Yao Lao sang Pill Emperor.


Swoosshh


Yao Lao dengan kecepatannya perlahan turun ke depan balkon para Patriack yang masih menunduk hormat, juga seluruh penonton yang ada di arena itu.


" Sudahlah kalian semua, kami tidak terlalu menyukai hal hal seperti ini, bersikaplah seperti biasa, dan jika ingin menghormati pun, hormatilah kami seperti biasa, " ucap Yao Lao pelan, namun suara itu tertuju ke seluruh arena pertandingan.


" Ya.. Ya.. Luo Huang, kau harus menghentikan penghormatan berlebih seperti ini, kami sudah merasa tua, jadi sudahi lah semua keformalan ini, " ucap Pria tua sepuh kecil.


" Baik ketua Asosiasi! " ucap Luo Huang yang juga berada di sana.


" Ahh.. Luo Huang jangan lupakan arak arak berkualitasnya, kita harus berpesta ditempat inI terlebih dahulu, haha.. " ucap Pria tua Taiyang tadi.


Yao Lao terlihat berfokus menyembuhkan dua wanita yang terkapar itu, dengan keajaiban nya sebagai seorang Pill Emperor, ia tak memerlukan bahan bahan dan juga obat obatan yang cukup penting, bahkan dengan hanya menggunakan qi dari energi kayu nya, lebih dari cukup untuk menyembuhkan mereka berdua.


" Hei, kau tau tentang mereka para Emperor itu kan? "


" Desas desus mengatakan bahwa untuk bertemu dengan salah satunya saja mungkin harus mengandalkan kehokian seumur hidupnya, apalagi bertemu ketiganya? "


" Bukankah tuhan memberikan kita berkah? "


Penonton saling bersahutan di tempatnya, ada yang berbisik bisik karena takut akan terjadi hal tak terduga nantinya.


Di sudut tempat penonton, Li Xuan sedikit tertegun dengan situasi dan kondisi yang ada, Li Xuan berpikir bahwa sepertinya bertemu dengan para Emperor seperti ini bukanlah hal yang biasa bukan?


Bahkan, Li Xuan ingat pernah bertemu dengan Pria tua berotot, dan Pria tua kecil itu di suatu tempat, bukankah sebuah kebetulan jika Li Xuan bahkan telah bertemu mereka sebanyak 2 kali dalam jangka waktu yang tak terlalu lama?


Luo Huang terlihat tergesa gesa, mendadak menyiapkan tempat untuk para Emperor terhormat itu, di sisi lain semua pekerja di kerahkan Asosiasi untuk kembali membangun arena pertarungan kembali.


Ratusan kultivator berelemen tanah di pekerjakan untuk kembali membangunnya lagi, di balkon tempat para Patriack terlihat Yao Lao yang sedang memarahi kedua guru atau Patriack dan Matriack sekte aliran putih tersebut,


" Kalian ini mengaku guru dan Patriack sekte nya? Sungguh sebuah kebodohan membiarkan kedua anak didik kalian ini menggunakan jurus seberbahaya itu, jika tadi Pak tua kecil itu memutuskan untuk tak mengeluarkan sedikit kekuatannya, mungkin kedua bayi kalian itu sudah meninggalkan kalian saat ini, " ucap Yao Lao.

__ADS_1


" Terima kasih dan maafkan kami Pill Emperor, kami telah lalai dalam tugas kami menjaga mereka, mohon maafkan kami Pill Emperor, " ucqp keduanya terduduk lemah.


" Hah.. Minta maaflah pada kedua anak didik mu itu, lalu.. berikanlah pill ini setelah mereka sadar, dan mereka akan kembali sembuh seperti sedia kala, bahkan bertarung seperti tadi pun akan bisa kembali mereka lakukan, " ucap Yao Lao dengan mata tajam menyerahkan kedua pill itu.


" Ahh.. Satu lagi, jangan lupakan tagihan untuk pembayaran pengobatan dan juga pill nya, aku akan menunggunya setelah acara ini selesai, jangan harap kalian mendapatkannya secara cuma cuma, " tegas Yao Lao masih dengan mata tajam nya.


Dua Ketua sekte itu bergidik ngeri, " Baik Tuan Pill Emperor, " ucap keduanya serempak.


" Baguslah kalau begitu, aku tak perlu melakukan hal yang merepotkan seperti mendobrak sekte mu untuk meminta tagihannya, " sambung Yao Lao masih dengan lirikan tajam nya.


Kedua Peminpin sekte itu hanya bisa mengangguk lalu kembali ke tempat duduk nya dengan bercucuran keringat, memang kekuatan seorang Pill Emperor tak bisa mereka dibayangkan.


Energi Qi yang telah ditempa dan dimurnikan selama hampir kurang lebih 900 tahun tak bisa dibandingkan dengan mereka yang hanya baru beberapa ratus tahun saja, walaupun memang tingkat kultivasi nya sama berada di Nascent Life final circle stage.


Pill Emperor kembali terbang, menyebrang ke atas balkon tempat para Patriack sekte itu berada, di sana sudah disiapkan 3 kursi kehormatan, dua dari kursi di sana sudah ditempati oleh Taiyang Huo sang Smith Emperor, dan juga Luo Fengtian sang Space Emperor, barulah Yao Lao pun menempati kurisinya di balkon khusus kehormatan itu.


Pembawa acara naik ke atas tempat nya, terlihat rauh wajah ketakutan dan kengerian untuk melanjutkannya, kehadiran mendadak dari para Emperor memanglah sedikit menguji mental, apalagi jika ketiganya langsung yang menghadirinya, terdapat perbedaan mencolok dalam hal kekuatan dengan para kings atau lords sekalipun.


Dengan sigap dan cepat Luo Huang mengambil alih kursi pembawa acaranya, " Baiklah, sebelumnya maafkan kami karena kejadian sebelumnya, dan lagi lagi pertarungan kedua jenius aliran putih yang kedua ini harus berakhir dengan seri bagi kedua belah pihak. "


" Saya selaku Pemimpin cabang markas pusat Asosiasi di Kekaisaran Bintang Surgawi akan mengambil alih jalannya pertempuran, termasuk wasit dalam mengatur pertandingannya. "


" Kami menyambut para Emperor terhormat yang telah meluangkan sedikit waktunya untuk menghadiri acara akbar ini! Semoga dengan kedatangan mereka yang terhormat, acara ini akan semakin meriah kedepannya! "


" Perlu diketahui, kami memutuskan untuk merubah peraturan hasil akhir pertandingan 12 besar ini, bagi siapapun para jenius yang dapat mengalahkan jenius lainnya, maka hadiah seorang peringkat pertama akan diberikan, siapapun itu, hal ini telah kami konfirmasi pada Ketua Asosiasi yang terhormat. "


" Baiklah, silahkan bagi para jenius untuk melayangkan tantangannya kembali untuk mendapatkan sejumlah barang berharga sebagai hadiahnya! " teriak Luo Huang.


Penonton kembali bersorak, 4 jenius dari setiap sekte nya memang sedang dalam proses penyembuhan, namun, masih terdapat 8 jenius lain di balkon khusus nya, masih banyak pertempuran pertempuran dahsyat yang akan terjadi di atas arena ini.


Tiba tiba Jian Shutian mengangkat tangannya, membuat seisi arena itu diam, lalu ia berdiri dan menoleh kepada pembawa acara,


" Bisakah aku menantang seseorang yang tidak berada di balkon khusus ini? " ucap Jian Shutian dengan menangkupkan tangannya.


Sontak seluruh penonton kebingungan, bahkan para Patriack sekte pun merasa keheranan dibuatnya, para Emperor hanya menanggapinya dengan tersenyum.


" Itu diperbolehkan, namun bukan di sesi sekarang ini, karena kita sedang melanjutkan acara kompetisi ini, yang juga ini bukanlah sebuah acara main main, " Luo Huang menambahkan.


" Begitu ya? Jadi mungkin aku harus menunggu acara ini selesai, memangnya masih ada dari kalian yang ingin saling menantang dan bertarung? " Jian Shutian melayangkan pertanyaannya.


" Kita tunggu saja hingga Pak tua Pemimpin cabang itu akhirnya memasangkan kita untuk sebuah pertarungan, bukankah begitu? " ucap Feng Shejian.


" Ya, kita bisa melakukan itu saudara Jian, ataukah kau sudah menyerah jika harus berhadapan dengan kami? Hahaha.. " timpal Shan Jianfeng.


" Amithaba.. Aku memutuskan untuk tak bertarung saja, amithaba.. " sambung Sheng Liu.


" Hah.. Kalian takkan mengerti, aku telah menebak kalian berdua akan berkomentar seperti apa jika telah melihat caranya bertarung, Saudara Shan, Saudara Feng. "

__ADS_1


" Kehebatannya dalam berpedang, tidaklah kalah dari kita bertiga, bahkan.. hah.. aku benci mengatakannya, " Jian Shutian menjelaskan semuanya.


Begitu kata berpedang keluar, raut wajah keduanya menjadi sangat serius, " Memangnya siapa Jian yang bisa bersaing dalam berpedang dengan kita? Jenius sekte besar bintang 9 itu yang membawa dua pedang? Bukankah kau telah melihatnya sendiri? " sanggah Shan Jianfeng


" Kau bisa yakin itu bukan dia, " sambung Jian Shutian.


Di balkon para Patriack sekte, " Hahaha.. Anak sang Sword King ternyata sepenakut itu, bukankah ia akan kehilangan gelar penerus ayahnya di kemudian hari? Hahaha.. " ucap Shan Yuan memprovokasi nya.


" Diamlah kau, anak ku mungkin mempunyai pertimbangannya sendiri, bahkan aku juga sangat penasaran, memangnya siapa orang yang bisa bersaing dengan ketiga anak kita itu, bukankah itu akan menjadi sebuah penghalang terbesar? " Jian Wang menjelaskan pemikirannya.


" Ya.. Kau benar Jian tua, aku setuju dengan mu, si Shan tua itu mana mungkin mengerti para Sword kultivator, kita tinggal menunggu saja keputusan selanjutnya, " Feng Xiantian menguatkan pendapat Jian Wang.


Saat Jian Shutian memutuskan untuk kembali duduk ke kursinya, tiba tiba suara tua berasal dari balkon khusus kehormatan, " Aku mengizinkannya, hohoho.. " ternyata suara itu berasal dari Luo Fengtian, sang Space Emperor dan Ketua Asosiasi Harta Karun Langit.


" Anda serius Ketua? " ucap Luo Huang.


" Ya.. Aku ingin tau, atas dasar apa anak kecil itu meminta hal seperti itu, hohoho.. " lanjut Luo Fengtian.


" Tapi Ketua - "


" Kau berani menginterupsi ku Luo Huang? " ucap Luo Fengtian dengan membawa sedikit tekanan dalam ucapannya.


" Saya tidak berani ketua, mohon maafkan saya, " jawab Luo Huang.


" Bagus.. baiklah, kau boleh memilihnya sesuka mu anak kecil, " ucap Luo Fengtian.


" Terima kasih atas kemurahan hati anda yang mulia Emperor, " Jian Shutian melayangkan rasa terima kasih nya dengan menundukkan kepala nya hingga ke pangkal pinggang, menunjukkan tanda hormatnya.


" Baiklah, kau bisa menantangnya sekarang anak muda, dan ku harap kau tak membuat lelucon apapun yang bisa merusak acara ini, " tegas Luo Huang.


Tiba tiba mata Jian Shutian mengarah ke balkon sudut penonton tempat Li Xuan berada, " Aku menantang mu! " Sontak semua yang hadir disana mengganti fokusnya pada Li Xuan.


**


Setelah pertempuran dua wanita tadi Li Xuan mencoba menenangkan dirinya karena telah melihat dua kekuatan para penilik tubuh istimewa yang langka.


Namun, ia kembali dikejutkan dengan kehadiran para Emperor, yang mana tidak lain dua dari ketiganya telah ia temui, bahkan salah satu dari mereka bertiga telah menolongnya.


Siapa lagi kalau bukan Taiyang Huo sang Smith Emperor, dan juga Pria tua penjual barang barang tingkat tinggi yaitu, Luo Fengtian sang Ketua Asosiasi Harta Karun Langit, dan juga sang Space Emperor.


Li Xuan merasa pusing dibuatnya, dan juga ada tugas dari gurunya untuk menjadi murid dari para emperor itu, minimal ia harus menjadi murid dari sang Pill Emperor itu sebagai manusia terkuat di Benua Bumi Selatan.


Dan tanpa diduga Jian Shutian yang sudah ia kenal tiba tiba melayangkan permintaan seperti itu, saat sedang berbincang dengan pembawa acara diam diam Li Xuan mencoba untuk pergi dari sana, namun naas, sebuah tekanan ruang menghentikan pergerakannya.


" Sial, Pak tua itu sengaja melakukan ini, hah.. Sepertinya aku harus bertarung di sini, " gumam Li Xuan.


Tak berapa lama sejak tekanan itu Li Xuan rasakan, Pak tua yang tak lain adalah Luo Fengtian itu menyetujui permintaan Jian Shutian, seperti yang telah Li Xuan duga, tanpa aba aba, Jian Shutian langsung menoleh padanya, " Aku menantang mu! "

__ADS_1


__ADS_2