
Tinggal beberapa hari lagi sebelum acara peringatan hari lahir sang kultivator terkuat Benua Bumi Selatan, Pill Emperor Yao Lao sejak acara pertemuan akbar aliran putih.
Acara yg di adakan oleh sang Pill Emperor ini selalu diadakan olehnya setiap seratus tahun sekali saat peringatan ulang tahunnya sejak 400 tahun kebelakang.
Selalu setiap acara besar ini diadakan, seluruh Benua Bumi Selatan akan berguncang dan begejolak dibuatnya, bahkan setiap seratus tahun sekali dua aliran berlawanan yg selalu berkonflik mendadak melakukan gencatan senjata dan memutuskan untuk berdamai.
Dalam acara ini, seluruh kultivator yg berada di Benua Bumi Selatan, entah itu aliran hitam atau putih, sekte kecil, menengah, besar, ataupun super, bahkan para kultivator pengelana sekalipun, akan berusaha berbondong bondong berangkat menuju ke Pulau Teratai Putih untuk menghadiri acara itu.
Akan tampak lautan manusia mengisi pulau itu, kedamaian sesaat pun selalu turut ikut hadir menyertainya, tak ada pertumpahan darah karena permintaan dari sang Pill Emperor itu sendiri untuk agar selalu damai ketika datang ke pulau nya.
Dengan para Demonic Beast, Pill Emperor melakukan sebuah perundingan untuk mengosongkan sebagian isi pulau, atau berbaur dengan para manusia itu tanpa ada perselisihan.
Begitu pula sejak empat abad yg lalu para manusia yg datang di himbau untuk tidak melakukan kerusuhan atau perselisihan dengan Demonic Beast sekalipun, dan juga merusak ekosistem alam sekitar pulau itu.
**
Terletak jauh dari Pulau Teratai Putih, terlihat sebuah pelabuhan yang sedang dikerumuni lautan manusia, bahkan kapal kapal yang terlihat berlabuh disana, rasanya takkan bisa cukup untuk menampung semua manusia ini.
Beberapa kapal yang sudah di pesan khusus berlabuh berbeda di beberapa tempat yang telah di sediakan, terlihat bendera yang berbeda beda dari setiap kapal, uniknya entah itu kapal dari perwakilan sekte hitam ataupun putih, keduanya bertempat saling bersebelahan.
Terlihat beberapa perwakilan sekte kecil dan menengah hitam dan putih mulai memasuki kapal kapal yang telah disediakan, namun mereka akan memulai pelayarannya setelah para sekte super yg mereka naungi hadir untuk menjaga nya selama perjalanan dari gangguan dan bahaya selama perjalanannya itu.
__ADS_1
**
Tak berselang lama terlihat beberapa perwakilan dari para sekte sekte besar dan juga super aliran hitam, berkelompok dengan sekte nya masing masing.
Terlihat mencolok dengan jumlah orang yang dibawa nya, Sekte Menara Tujuh Dosa mendominasi kuantitas dari ke semua sekte aliran hitam yang menyertainya.
Di samping Sekte Menara Tujuh Dosa, orang orang kekar berbadan besar terlihat berkerumun, walaupun jumlahnya tak sebanyak Sekte Menara Tujuh Dosa, namun tubuh satu orangnya saja terlihat seperti dapat melahap 7 orang dari Sekte Menara Tujuh Dosa itu sendiri, surga bagi para pengguna bloodline kultivator, Sekte Darah Kegelapan.
" Ternyata Tuan Muda Heise Qian, ku kira siapa yang berjalan berdampingan dengan kami saat ini, " ucap seorang anak muda dari Sekte Menara Tujuh Dosa yang tak lain adalah sang Tuan Muda Dosa Ketamakan Zui Tanlan ke 100.
" Ahh Tuan Muda Zui Tanlan ke 100, aku kira tak akan bisa menemukan mu di kerumunan manusia yang sebanyak itu, seperti biasa Sekte Menara Tujuh Dosa, " ucap Heise Qian.
" Haha.. Tuan Muda Heise Qian ini bisa saja, " balas Tuan Muda Zui Tanlan itu.
" Hei hei.. Bukankah kalian mengobrol dengan santai tanpa mengajak kami? " ucap seorang perempuan dengan nada halus dan menggoda.
" Hei.. Bukankah ini waktunya untuk tidur? Guru memberitahu bahwa sebentar lagi kita bisa tidur sepuasnya? " ucap seorang pria kecil dengan muka yang selalu terlihat mengantuk, dan malas.
" Kau ini tidur saja yang ada di dalam otak mu, guru ku bilang akan ada banyak makanan yang bisa ku makan setelah kita melihat perairan yang luas, rupanya perkataan guru itu tidak salah, aku telah lapar sejak kita datang ke sini, " ucap seorang pria muda berbadan buncit yang berjalan lambat menghampiri mereka.
" Hemm.. Aku menyukai perlakuan kalian yang membuat hingga iri seperti ini, tapi lain kali jangan tinggalkan aku bersama orang pendiam namun menyeramkan itu, aku tidak menyukainya, hemm.. " ucap seorang wanita muda remaja yang berbadan bocah menghampiri mereka semua.
__ADS_1
Tiba tiba seorang anak muda yang terlihat marah marah dengan muka merah padam yang meledak ledak tiba tiba datang dan berlari menghampiri kerumunan anak muda tadi.
" Bukankah sudah ku bilang untuk tidak meninggalkan ku juga!? Aku paling tak suka melihat wajah seorang yang sombong seperti dia! dan juga kalian ini! setelah meninggalkan ku malah berbincang tanpa diriku!? Bukankah kalian tau aku selalu dipenuhi amarah! Kalian malah memancingnya! "
Tak jauh dari tempat perbincangan mereka, terlihat seorang pemuda yg lain, dengan wajah congkak yang selalu dibawa nya, dada membusung ke depan dengan langkah yang sengaja dibesarkan.
" Kalian para cecunguk rendahan sudah mulai berani meninggalkan ku? Aku adalah yang terhebat dan terkuat di seluruh Benua Bumi Selatan ini, tak ada yang bisa menandingi ku, aku Zui Zihao ke 100, menyapa Tuan Muda Heise Qian dari Sekte Darah Kegelapan, " ucap pemuda yang cukup tampan namun seluruh tubuhnya dipenuhi oleh kesombongan yang seperti tiada habisnya.
Heise Qian yang melihat kerumunan 7 pemuda pemudi itu sedikit risih dibuatnya, sudah bukan cerita yang aneh lagi, mereka adalah para 7 tuan muda dosa besar dari Sekte Menara Tujuh Dosa.
Pertama ada sang Tuan Muda Dosa Kesombongan, Zui Zihao ke 100 yang datang paling akhir juga yang terkuat di antara semuanya.
Kedua sang Tuan Muda Dosa Kemarahan, Zui Shengqi ke 100, dalam hal kekuatan hampir bisa menyaingi sang Zui Zihao.
Lalu ada sang Tuan Muda Dosa Kerakusan Zui Chi ke 100 yang juga sejajar dalam hal kekuatannya dengan sang Tuan Muda Dosa Ketamakan/Keserakahan Zui Tanlan ke 100.
Setelah mereka berempat lalu tiga dosa lainnya yang memiliki kekuatan khusus di setiap orang nya, dua perempuan sang Putri Iri Hati Zui Hen ke 100, dan juga Putri Nafsu Zui Qingyu ke 100 yang memang memiliki tubuh paling indah seeemikian rupa untuk menggoda para pria di luar sana dengan kemampuan khususnya.
Diikuti oleh sang Tuan Muda Dosa Kemalasan Zui Landuo ke 100 yang memiliki kemampuan khusus terlarang jika dirinya serius dalam bertarung.
Keseluruhan semuanya memilki kemampuan bertarung yang berbeda, tanpa membandingkan kemampuan individualnya.
__ADS_1
Maka dari itu Heise Qian memilih untuk tidak selalu meladeni mereka bertujuh, akan sangat merepotkan jika tak sengaja membuat mereka bertujuh mengeroyok dirinya, dengan kekuatannya tetap saja akan sangat merepotkan bila harus beradu dengan mereka.