Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 27 - Pertempuran


__ADS_3

Di tempat lain, tepatnya di pusat kota, terlihat pertempuran dua aliran berkecamuk, terdapat 20 kultivator Body Formation yang saling berhadapan dengan 20 lainnya, bahkan terhitung ratusan kultivator Qi Foundation saling berbenturan, tak terhitung para kultivator Kondensasi Qi yang ikut andil dalam pertempuran, walaupun kebanyakan hanya berusaha untuk menyerahkan nyawa nya sendiri.


Teelihat pertempuran yang paling mencolok, 2 orang kultivator tingkat Nascent Life early stage dari kedua belah pihak, seorang tetua luar Sekte Seribu Pedang Ilahi melawan tetua luar dari Sekte Darah Kegelapan, bahkan pertempurannya dapat menggetarkan daratan, merobohkan benteng dan kawasan perumahan penduduk.


" Heh... Ternyata ada saja aliran hitam yang berani menginjak kan kakinya di wilayah aliran putih, bahkan bermain main di dalam nya, ternyata aliran hitam telah sesombong ini selama bertahun tahun. " Ucap sang tetua luar aliran putih.


" Hem... Para tua aliran putih seperti kalian memang terlalu banyak bicara, mari kita selesaikan saja ini secepatnya. "


Swoosshhh


Tetua aliran hitam itu melesat dengan menodongkan tapaknya ke arah tetua aliran putih tadi.


" Hemm... Baiklah jika itu mau mu. " Mengangkat pedangnya lalu mengalirkan qi berwarna hijau nya, melaju dengan kecepatan tertinggi nya menyambut serangan dari tetua hitam tadi, pertempuran mereka pun pecah di atas langit Kota Batu Merah.


**


Di wilayah lain pusat Kota Batu Merah, terlihat 3 orang anak muda saling berhadapan, di sisi sebelah 2 anak muda berbaju merah dan hitam dengan seringai jahatnya, di sisi yang lain anak muda berbaju ungu berbalut kain putih dengan pedang yang tersarung dengan wajah congkak nya.


" Tuan muda Jian Shutian, lama tidak bertemu denganmu, ternyata kau telah berada di puncak kultivasi Kondensasi Qi tingkat 9, aku yang muda ini sangat iri dengan bakat mu. " Ucap sang pemuda berbaju merah, dengan lambang 7 menara di dada nya.

__ADS_1


" Zui Tanlan muda yang ke 100, dengan nama panjang mu itu bukankah kau juga seharusnya sangat berbakat? Dengan kultivasi ku yang setahun lebih dulu dari mu, apakah bakat mu itu milik orang lain yang tersesat lalu hinggap pada dirimu? " Timpal Jian Shutian dengan seringai congkaknya.


" Mulut mu ternyata memang sepedas yang dirumorkan, namun sepertinya aliran putih akan kehilangan salah satu bakatnya yang sangat gemilang dan memukau hari ini, bukankah begitu tuan muda Heise Qian. " Jawab Zui Tanlan muda itu dengan seringai, lalu mengalihkan muka nya ke sisi sebelah nya.


" Hahaha... Jika itu bermaksud untuk mengurangi kekuatan aliran putih di masa depan dengan signifikan, maka aku akan melakukan nya, bahkan dengan cara apapun itu, hahaha... " Anak muda berbaju hitam berlambangkan darah merah menyala di dada nya.


" Heh... Hanya dengan jumlah saja takkan bisa mengalahkan ku para tikus kecil, maju lah. " Ucap Jian Shutian disertai gemericik pedang yang di keluarkan.


" Bagaimana tuan muda Heise Qian? " Ucap Zui Tanlan muda.


" Mari kita lakukan, lebih cepat lebih baik, biarkan aliran putih berduka karena kehilangan seorang jenius nya, hahaha.... " Heise Qian tertawa dengan seringai nya.


Swooshh Swooshh


Kedua pemuda itu bergerak dengan kecepatan penuh nya menyerang Jian Shutian, namun dalam hal kecepatan Jian Shutian sepertinya sedikit diunggulkan karena energi root nya yang berelemen petir, begitupun dengan kekuatan nya, juga bakat dalam berpedang nya, pertempuran ketiga jenius itu berlangsung dengan sengit.


**


Dari sisi kota terlihat juga seorang anak muda yang berlari dengan kecepatan penuh nya yang ia tekankan pada energi root berelemen petir dan angin nya, memperlihatkan kecepatan yang bahkan jika para kultivator Kondensasi Qi sekalipun melihat nya, mereka takkan mempercayai bahwa Li Xuan masih merupakan kultivator Kondensasi Qi.

__ADS_1


" Hufftt... Ternyata memang selalu seperti ini keadaan dunia kultivator, bahkan mungkin setiap harinya beberapa nyawa tak berdosa melayang, mayat yang bergelimpangan, darah yang berceceran, entah kultivator ataupun manusia biasa, bahkan hewan buas yang di jinakkan sekalipun, hah... Kapan kekacauan ini akan berakhir. " Keluh Li Xuan yang melihat di setiap jalan yang dirinya lalui, selalu saja ada mayat yang bergelimpangan dan darah yang berceceran.


Tiba tiba dalam perjalanan nya, muncul sebuah tato bercahaya di punggung Li Xuan, tato itu seperti berbicara, berulang ulang, meredup, lalu terang kembali, namun Li Xuan dapat merasakan apa yang di rasakan tato nya itu, riak tato itu menunjukan rasa simpati dan empati, juga kesedihan dan penyesalan di dalamnya.


" Kau merasakan hal seperti itu kan Ayam Kecil? Kalau begitu mari kita bersama sama mencari jalan keluar untuk menyebarkan kedamaian di benua ini. " Ucap Li Xuan berhenti dari berlari nya, lalu menengadahkan kepala nya perlahan ke langit.


Tato itu bercahaya lalu redup lagi bekali kali, seperti mengangguk dengan bersemangat.


Perlu diketahui, tato seperti itu merupakan sebuah bukti realm tersembunyi yang dimiliki oleh para Demonic Beast tingkat tinggi, yaitu para Divine Beast, dan juga para Demonic Beast langka yang disebut Dao Beast atau Half Divine Beast, namun bedanya para Dao Beast tak bisa bergerak bebas, karena mereka menempati realm itu dengan cara di segel secara paksa, bukan membuatnya sendiri seperti para Divine Beast, para half Divine Beast itu di segel oleh para kultivator tingkat tinggi sebelum ditemukan atau diciptakan nya manual praktik mengenai penjinakan Demonic Beast seperti sekarang ini.


Para Dao Beast itu di segel oleh para kultivator tingkat tinggi menjadi sebuah benda atau ke dalam sebuah benda yang di rasa bisa ringan dan gampang untuk bisa di bawa kemana mana, tujuan nya yaitu tentu saja agar dapat di jadikan hewan peliharaan yang bisa ada kapan saja saat dibutuhkan, dan bisa dengan gampang di selamatkan tanpa harus takut kehilangan nya, dan bahkan bisa merasakan keberadaan nya jika sedang di berikan tugas oleh tuan nya, maka dari itu mereka hanya bisa berkeliaran di luar saat tuan nya mengizinkan, tak bisa dengan sesuka hati keluar dan masuk tanpa sepengetahuan tuan nya, para Dao Beast ini biasanya di miliki oleh para jenius sekte super untuk melindungi mereka dari saat saat berbahaya.


Dahulu kala para Dao Beast ini merupakan calon tertinggi Demonic Beast yang bisa menaikkan tingkat nya menjadi Divine Beast atau di sebut juga half Divine Beast, namun karena para kultivator kuat menginginkan peliharaan yang sangat kuat tetapi bukan dari para Divine Beast karena mereka yakin takkan bisa untuk mengalahkan nya, maka dipilih lah mereka para half Divine Beast, yaitu bakal calon para Divine Beast, yang pada akhirnya mereka semua sepakat untuk menyegel semua half Divine Beast itu sebelum mereka di berkati surga untuk berevolusi menjadi seekor Divine Beast sejati, lalu setelah di segel, para Dao Beast yang telah terkurung itu, dibagikan kepenguasan pemeliharaan nya diantara para kultivator tinggi tadi dan mereka pun menyebutnya para Dao Beast, namun barulah saat setelah bermillenium millenium lama nya para kultivator menemukan cara menjinakan para Demonic Beast, dan akhirnya para Dao Beast ini mulai hanya menjadi sebuah pusaka yang terlupakan.


Namun masih selalu setia dan diwariskan turun temurun jika itu berbicara diantara para jenius sekte, berbeda dengan para Demonic Beast sekarang yang kekuatannya hanya akan berhenti menjadi seorang Demonic King Beast tanpa bisa berevolusi ke tahap half Divine Beast lalu berkultivasi untuk naik menuju ke tahap menjadi seekor Divine Beast, konon katanya cara mereka untuk bisa berevolusi dan berkultivasi ke tingkat yang selanjutnya dari tingkat puncaknya yang seekor Demonic King Beast telah hilang dibawa para leluhur mereka sang para Dao Beast yang sekarang berada di alam nya masing masing, dan menjadi peliharaan para manusia.


Untuk kasus para Divine Beast, mereka bisa membuat dunia itu dimana pun, bahkan di bagian tubuh manusia sekalipun, dimana pun yang mereka inginkan, Fang Hao dan Xiao Li dulu memberi tahu kan informasi ini agar Li Xuan bisa menyembunyikan burung kecil Divine Beast peliharaan nya itu secara maksimal dari tatapan orang lain, mungkin saja itu akan sangat membantu nya di masa depan.


Saat Li Xuan melatih burung kecil itu, Li Xuan juga berpikir untuk memberikan dulu burung kecil itu sebuah nama, akhirnya terpikirkan lah nama " Ayam Kecil " Karena setengah tubuh bagian bawahnya yang menyerupai ayam, berbeda dengan setengah tubuhnya yang lain, Li Xuan memberikan pelajaran pada burung itu tentang pelatihan dasar bertarung, memadatkan tubuh menjadi seukuran telapak tangan agar meringankan Li Xuan dalam membawanya, dan terakhir membuat alam khusus itu, mungkin karena Ayam Kecil itu merupakan Divine Beast yang masih terhitung bayi, walaupun dengan kultivasi nya yang telah berada ditingkat Kondensasi Qi 10 memang masih sangat kesulitan, namun karena chemistry nya dengan Li Xuan, juga tekad dan semangat nya yang telah tertular dari Li Xuan, akhirnya burung kecil itu bisa membuatnya beberapa hari sebelum Li Xuan keluar dari dunia itu, namun karena nya burung kecil itu harus mengorbankan seluruh qi nya, dan membuatnya tertidur di dalam realm buatan nya itu.

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan juga support nya ya!


__ADS_2